Gambar Detail Struktur Bangunan — Untuk memulai proyek pembangunan, mau itu bangun rumah, perkantoran, atau sekolah tidak hanya butuh gambar kerja saja, namun juga butuh gambar struktur bangunan.
Adanya gambar struktur dapat menjamin keamanan bangunan, mempermudah proses pengerjaan proyek, dan memudahkan Anda melakukan renovasi dan perawatan bangunan.
Bayangkan jika proyek pembangunan tidak ada gambar detail struktur bangunan, yang ada menimbulkan berbagai masalah pada bangunan seperti:
➡️Bangunan mengalami kemiringan & retak
➡️Bangunan roboh karena beban tidak merata dengan benar
Untuk mengantisipasi masalah tersebut, Anda perlu konsultasi dan bekerja sama dengan jasa kontraktor berpengalaman seperti MBD Kontraktor terlebih dahulu untuk membahas gambar struktur tersebut agar hasilnya sesuai standar dan keinginan Anda.
Masih banyak orang yang menganggap kalau gambar struktur bangunan dengan gambar kerja itu sama. Padahal, kenyataannya kedua gambar tersebut memiliki perbedaan.
Kalau gambar kerja biasanya berisikan:
➡️Denah lantai
➡️Tampak bangunan
➡️Detail pintu dan jendela
➡️Detail finishing
➡️Tata ruang dan ukuran detail
Lalu, apa saja isi dari gambar struktur bangunan?
Anda bisa simak pembahasan berikut untuk cari tahu apa saja isi gambar detail struktur bangunan sekaligus cara yang biasanya dilakukan tim kontraktor untuk membuat gambar struktur bangunan.
Baca Juga : Wajib Punya Gambar Proyek Bangunan Rumah Sebelum Mulai!
Apa Saja Isi dari Gambar Struktur Bangunan?

Seperti di pembahasan sebelumnya, kalau masih banyak orang menganggap kalau gambar struktur bangunan dengan gambar kerja itu sama. Padahal, kedua gambar tersebut berbeda!
Berikut ini ada beberapa isi gambar detail struktur bangunan yang perlu Anda tahu jika berencana memulai proyek pembangunan.
Gambar Pondasi Bangunan
Dalam gambar pondasi bangunan berisikan beberapa hal berikut:
| Jenis pondasi (batu kali, footplat, cakar ayam, dan tiang pancang) |
| Dimensi pondasi |
| Kedalaman pondasi dari permukaan tanah |
| Detail tulangan pondasi |
| Mutu beton dan spesifikasi material |
Gambar ini sangat penting karena berfungsi untuk menyalurkan beban bangunan ke tanah. Jika ada kesalahan pada bagian ini bisa mengakibatkan bangunan jadi turun atau retak.
Gambar Kolom Struktur
Kolom pada bangunan merupakan elemen vertikal sebagai penopang beban bangunan. Biasanya di gambar kolom struktur berisikan:
| Ukuran penampang kolom |
| Jumlah dan diameter tulangan utama |
| Jarang sengkang |
| Ketinggian kolom per lantai |
| Detail sambungan kolom |
Adanya gambar ini memastikan kolom mampu menahan beban tekanan dari lantai atas secara aman.
Gambar Balok Struktur
Gambar balok merupakan elemen horizontal yang menyalurkan beban dari pelat ke kolom. Adapun isi gambar balok struktur yaitu:
| Dimensi balok (lebar dan tinggi) |
| Tulangan atas dan bawah |
| Tulang geser (sengkang) |
| Detail tumpuan balok ke kolom |
| Kode balok sesuai posisi |
Gambar balok yang salah perhitungan bisa menyebabkan lendutan, bahkan kegagalan pada struktur bangunan.
Gambar Pelat Lantai
Adanya gambar pelat lantai berfungsi sebagai bidang pijakan sekaligus penyalur beban. Adapun isi dari gambar ini yaitu:
| Ketebalan pelat |
| Pola dan arah tulangan |
| Spesifikasi beton |
| Sistem pelat (satu arah atau dua arah) |
| Detail sambungan dengan balok |
Gambar pelat lantai harus dibuat secara rinci agar hasilnya tidak mudah retak dan mampu menahan beban.
Gambar Tangga Struktur
Gambar ini juga termasuk ke dalam struktur bangunan. Adapun isi gambar tangga struktur yaitu:
| Kemiringan tangga |
| Ukuran anak tangga dan bordes |
| Detail tulangan tangga |
| Sambungan tangga ke pelat atau balok |
Jika tangga yang dibuat strukturnya kurang kuat bisa membahayakan pemilik rumah. Makanya, penting sekali untuk membuat gambar detail struktur bangunan yang satu ini secara terperinci.
Gambar Atap Struktur
Gambar struktur atap bisa berupa beton atau rangka baja/kayu. Adapun isi dari gambar ini yaitu:
| Jenis struktur atap |
| Detail kuda-kuda atau pelat atap |
| Dimensi dan jarak rangka |
| Detail sambungan struktur atap |
| Beban rencana atap |
Untuk gambar atap struktur ini harus dibuat tahan berbagai beban, mulai dari angin maupun cuaca ekstrem.
Itulah beberapa isi gambar detail struktur bangunan yang perlu Anda tahu agar bisa membedakan gambar kerja dengan gambar tersebut.
Penasaran gimana caranya kontraktor membuat gambar struktur bangunan? Simak penjelasan lebih detailnya di pembahasan berikut ini!
Baca Juga : Peran Estimator dalam Proyek Bangunan yang Wajib Anda Tahu!
Cara Tim Kontraktor Gambar Detail Struktur Bangunan

Seperti yang Anda tahu kalau buat gambar struktur bangunan tidak bisa dibuat asal-asalan, ada beberapa cara khusus membuatnya dan harus dilakukan oleh tim ahli dalam bidang konstruksi.
Berikut ini beberapa cara tim kontraktor saat membuat gambar struktur bangunan yang detail!
Mengumpulkan Data Teknis Proyek
Cara pertama yang dilakukan tim kontraktor yaitu mengumpulkan data teknis proyek. Data ini menjadi dasar perhitungan struktur bangunan. Adapun data yang dikumpulkan di antaranya:
➡️Fungsi bangunan
➡️Jumlah lantai dan luas bangunan
➡️Lokasi proyek dan kondisi lingkungan
➡️Hasil pengukuran lahan
➡️Data mengenai informasi tanah
Tanpa adanya data teknis proyek yang lengkap, gambar struktur jadi tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Menyesuaikan dengan Gambar Arsitektur
Sebelum membuat gambar struktur bangunan, biasanya tim kontraktor harus menyesuaikan gambar arsitektur.
Hal ini penting dilakukan agar struktur yang dibuat tidak bertabrakan dengan desain ruang, menyesuaikan bentuk & estetika bangunan, serta menyesuaikan tata letak ruangan.
Di tahap ini, kontraktor dan engineer akan mengecek:
➡️Grid bangunan
➡️Posisi kolom
➡️Bentang balok
➡️Bukaan besar seperti void atau tangga
Jika koordinasinya buruk bisa menyebabkan revisi total di tengah proyek sedang berlangsung.
Melakukan Perhitungan Struktur Bangunan
Setelah data yang terkumpul lengkap, engineer struktur mulai menganalisis dan membuat perhitungan struktur.
Tahap ini sangat penting karena menentukan kekuatan bangunan secara keseluruhan. Adapun perhitungannya yaitu:
➡️Beban mati (berat struktur sendiri)
➡️Beban hidup (aktivitas manusia & furniture)
➡️Beban angin dan gempa
➡️Kapasitas tanah
➡️Faktor keamanan struktur
Hasil dari perhitungan ini akan menentukan dimensi kolom, balok, pelat lantai, hingga jenis pondasi yang digunakan.
Menentukan Sistem Struktur Bangunan
Berdasarkan hasil analisis yang sudah dilakukan sebelumnya, tim kontraktor akan menentukan sistem struktur yang paling sesuai, seperti:
➡️Pondasi batu kali, foot plat, atau tiang pancang
➡️Sistem balok dan kolom beton bertulang
➡️Pelat satu arah atau dua arah
➡️Struktur atap beton atau rangka baja ringan
Pemilihan sistem struktur bangunan harus mempertimbangkan biaya, kemudahan pengerjaannya, dan keamanan jangka panjang.
Membuat Gambar Struktur Bangunan
Setelah sistem struktur ditetapkan, barulah tim kontraktor membuat gambar detail struktur bangunan. Tahap ini biasanya menggunakan software khusus seperti AutoCAD atau software struktur lainnya.
Isi gambar struktur bangunan yang dibuat seperti:
➡️Gambar denah pondasi
➡️Detail tulangan pondasi
➡️Gambar kolom tiap lantai
➡️Detail balok dan sambungan
➡️Gambar pelat lantai
➡️Detail tangga dan atap struktur
Setiap elemen dibuat dengan ukuran, simbol, dan keterangan yang jelas agar mudah dipahami oleh tim lapangan.
Baca Juga : Cara Membaca Gambar Kerja Bangunan untuk Pemula
Itulah beberapa cara yang biasanya dilakukan tim kontraktor untuk membuat gambar struktur bangunan yang detail.
Bagi Anda yang ingin bangun rumah atau bangunan lainnya, bisa percayakan MBD Kontraktor yang telah berpengalaman dalam bidang konstruksi lebih dari 10 tahun!
Tertarik bekerja sama dengan MBD Kontraktor? Anda bisa langsung konsultasi GRATIS bersama tim ahli kami.







