Kesalahan yang Membuat Rumah Terasa Panas

5 Kesalahan yang Membuat Rumah Terasa Panas & Pengap

Kesalahan yang Membuat Rumah Terasa Panas — Sebelum bangun rumah, pastikan Anda membuat perencanaan terlebih dahulu agar hasil bangunan sesuai keinginan dan kebutuhan Anda.

Proses pembangunan yang tidak sesuai dengan rencana awal berdampak langsung pada hasil bangunan rumah. Mulai dari desain yang tidak sesuai dengan keinginan, hingga rumah yang terasa panas dan pengap walaupun sudah menggunakan pendingin ruangan.

Kalau rumah Anda terasa panas dan pengap berarti ada kesalahan yang tidak Anda sadari saat membangun rumah, sehingga membuat hunian terasa lebih panas.

Penasaran, apa saja kesalahan yang membuat rumah terasa panas dan pengap walaupun sudah menggunakan pendingin ruangan?

Simak penjelasan lengkapnya di artikel MBD Kontraktor kali ini, ya!

Baca Juga : 5 Tips Bikin Rumah Adem Tanpa AC, Dijamin Sejuk!

Jarang Disadari! Ini Kesalahan yang Membuat Terasa Panas & Pengap

Kesalahan yang Membuat Rumah Terasa Panas

Banyak pemilik rumah baru menyadari kalau huniannya terasa panas dan pengap setelah menempati rumah barunya.

Rumah yang terasa panas dan pengap bisa disebabkan beberapa kesalahan yang tidak mereka sadar saat membangun rumah.

Lalu, apa saja kesalahan yang membuat terasa panas dan pengap? Simak jawaban lengkapnya berikut ini, ya!

Membiarkan Panas Terjebak di Dalam Rumah

Salah satu penyebab mengapa rumah Anda terasa panas dan pengap karena udara panas terjebak di dalam rumah.

Kesalahan ini disebabkan ventilasi yang dirancang tidak sesuai dengan sirkulasi udara di dalam ruangan.

Jadi, saat udara panas terjebak di dalam rumah, otomatis suhu ruangan jadi terasa panas dan pengap walaupun sudah menggunakan beberapa jendela dan ventilasi.

Maka dari itu, saat membuat ventilasi jangan hanya fokus pada bukaannya saja, namun juga pertimbangkan sirkulasi udaranya agar berjalan dengan baik.

Hanya Membuat Ventilasi di Bagian Atas

Membuat ventilasi bagian atas memang berguna untuk mengeluarkan udara panas. Namun, jika hanya mengandalkan ventilasi atas saja tanpa membuat jalur masuk udara yang ada sirkulasi udara tidak maksimal.

Walaupun udara panas naik dan berkumpul di area atas ruangan, namun rumah Anda juga butuh udara segar yang masuk dari bagian lain agar sirkulasi udara lancar.

Jadi, jangan hanya fokus membuat ventilasi di bagian atas saja. Posisi ventilasi juga perlu dibuat di beberapa area rumah agar ada pertukaran udara.

Tidak Menggunakan Konsep Ventilasi Silang

Masih banyak pemilik rumah yang tidak mengetahui apa itu ventilasi silang. Padahal, konsep ventilasi tersebut sangat penting agar sirkulasi udara di dalam rumah jadi lebih lancar.

Konsep ventilasi silang sangat sederhana, yang mana udara segar masuk melalui satu sisi rumah, lalu bergerak melewati ruangan dan udara panas keluar melalui bukaan di sisi lainnya.

Saat membuat ventilasi silang pastikan posisi bukaan dibuat berhadapan agar sirkulasi udara berjalan lancar.

Konsep ventilasi ini membuat udara tidak hanya masuk dan berhenti di satu titik saja, namun tetap terus bergerak sehingga ruangan rumah Anda terasa lebih sejuk.

Menganggap Rumah Adem Hanya Membutuhkan AC

Menggunakan AC memang bisa menurunkan suhu ruangan jadi lebih sejuk, namun bukan berarti pendingin ruangan tersebut menjadi satu-satunya solusi untuk mengatasi rumah yang terasa panas dan pengap.

Jika sirkulasi udara rumah Anda buruk, AC harus bekerja lebih keras untuk membuat suhu ruangan jadi lebih sejuk. Tentunya, hal ini membuat biaya listrik jadi membengkak.

Agar tidak selalu bergantung menggunakan AC, Anda bisa membuat ventilasi dan bukaan yang dirancang dengan tepat sehingga mengurangi udara panas dan pengap.

Maka dari itu, kenyamanan rumah sebaiknya sudah direncanakan sejak tahap desain, bukan baru mencari solusi setelah rumah selesai dibangun.

Mengabaikan Arah dan Posisi Bukaan Ventilasi

Kesalahan yang membuat terasa panas lainnya yaitu membuat ventilasi tanpa mempertimbangkan arah angin dan posisi ruangan.

Jumlah ventilasi yang banyak belum tentu menghasilkan sirkulasi udara yang bagus.

Jika semua bukaan berada di satu sisi atau posisinya tidak mendukung sirkulasi udara, yang ada udara segar sulit masuk dan udara panas tertahan di dalam rumah.

Maka dari itu, posisi ventilasi harus disesuaikan dengan:

  • Kondisi rumah
  • Arah angin
  • Tata ruang
  • Jalur pergerakan udara

Dengan perencanaan yang tepat, ventilasi jadi lebih efektif untuk membuat rumah terasa sejuk dan nyaman.

Baca Juga : Wajib Coba! Tips Rumah Sejuk & Hemat Energi di Siang Hari

4 Desain Rumah Ini Bisa Buat Hunian Jadi Adem!

Selain harus mengetahui kesalahan yang membuat rumah terasa panas dan pengap, Anda juga perlu tahu ada 4 konsep hunian yang membuat rumah jadi lebih adem dan nyaman.

Penasaran, apa saja 4 desain rumah tersebut? Berikut beberapa desainnya!

Rumah dengan Ventilasi Silang

Kesalahan yang Membuat Rumah Terasa Panas

Seperti di pembahasan di atas, kalau ventilasi silang memungkinkan udara segar masuk dari satu sisi dan udara panas keluar melalui sisi lainnya.

Dengan menggunakan desain ini dapat memperlancar sirkulasi udara, sehingga ruangan terasa lebih sejuk dan nyaman.

Anda bisa posisikan bukaan pada sisi yang berlawanan agar sirkulasi udara bergerak lancar.

Rumah dengan Plafon Tinggi

Kesalahan yang Membuat Rumah Terasa Panas

Posisi plafon yang tinggi membuat udara panas naik dan berkumpul di bagian atas. Anda bisa menambahkan ventilasi di bagian atas agar udara panas bisa keluar.

Tak hanya membuat rumah jadi lebih adem, desain rumah dengan plafon tinggi juga membuat ruangan terasa lebih luas dan lega.

Rumah dengan Teras dan Secondary Skin

Kesalahan yang Membuat Rumah Terasa Panas

Adanya teras rumah bisa dijadikan area transisi agar mengurangi paparan panas matahari secara langsung ke dalam rumah.

Sedangkan, secondary skin seperti kisi-kisi, roster, atau panel kayu bisa digunakan untuk menyaring sinar matahari tanpa menghalangi sirkulasi udara.

Kombinasi antara teras dan secondary skin membuat fasad jadi lebih teduh dan terlihat menarik.

Rumah dengan Banyak Area Hijau

Kesalahan yang Membuat Rumah Terasa Panas

Adanya tanaman di sekitar rumah tidak hanya mempercantikan tampilan saja, namun juga membuat suasana jadi lebih sejuk.

Pohon, taman kecil, hingga tanaman rambat bisa Anda tempatkan di area yang sering terkena paparan matahari. Hal ini dapat mengurangi panas di dalam rumah.

Tak hanya itu saja, banyaknya area hijau juga bisa membuat rumah jadi lebih asri dan nyaman.

Kesimpulan

Rumah yang terasa panas tidak selalu dikarenakan cuaca saja. Kesalahan yang membuat rumah terasa panas dapat membuat hunian lebih panas dan pengap, seperti:

  • Ventilasi yang kurang tepat
  • Bukaan tanpa shading
  • Posisis bangunan yang tidak diperhatikan
  • Tidak menggunakan perlindungan
  • Layout yang menghambat sirkulasi
  • Terlalu mengandalkan AC

Solusinya yaitu perlu mencari sumber masalahnya terlebih dahulu, kemudian menerapkan strategi seperti ventilasi silang, shading, insulasi, orientasi yang tepat, dan vegetasi.

Rumah Anda terasa panas walaupun sudah menggunakan AC? Jangan hanya mengandalkan pendingin ruangan saja.

Konsultasikan kondisi rumah dan kebutuhan renovasi Anda bersama MBD Kontraktor!

Baca Juga : 7 Material Bangunan yang Tidak Menyerap Panas

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa saja kesalahan yang membuat rumah terasa panas?

Kesalahan yang biasanya terjadi yaitu ventilasi yang tidak tepat, terlalu banyak kaca tanpa shading, posisi bangunan yang kurang sesuai, atap tanpa insulasi, dan layout yang menghambat sirkulasi udara.

Kenapa rumah terasa panas di siang hari?

Panas matahari biasanya masuk melalui atap, kaca, dinding, dan bukaan. Jika panas tersebut tidak dilepaskan dengan baik, suhu di dalam rumah akan terasa panas dan pengap.

Apakah banyak jendela bisa membuat rumah lebih sejuk?

Tidak selalu. Jendela dapat membantu ventilasi, namun jika menerima paparan matahari langsung tanpa shading, panas yang masuk justru bisa meningkat.

Apakah ventilasi di bagian atas cukup untuk membuat rumah sejuk?

Tidak selalu. Ventilasi atas perlu disesuaikan dengan jalur masuk udara yang memungkinkan udara bergerak melalui ruangan.

Kenapa rumah panas meskipun sudah pakai AC?

Panas yang terus masuk melalui kaca, atap, dinding, serta kurangnya insulasi dapat membuat AC bekerja lebih berat sehingga ruangan tetap terasa panas.