Memahami istilah konstruksi bangunan saat disarankan bagi Anda yang ingin memulai proyek pembangunan atau renovasi.
Hal tersebut dilakukan agar Anda tidak perlu lagi bingung saat mendengarkan penjelasan dari pihak kontraktor atau tukang di lapangan setiap update-an progres pembangunan atau renovasi.
Ada banyak istilah konstruksi bangunan yang perlu Anda pahami. Anda bisa cari berbagai istilahnya melalui internet atau sosmed yang membahas bidang konstruksi.
Anda juga bisa cek artikel MBD Kontraktor kali ini yang akan bahas beberapa istilah konstruksi bangunan yang sering digunakan dalam proyek pembangunan maupun renovasi.
Simak istilah konstruksi bangunan lebih lengkap di pembahasan berikut ini!
Baca Juga : 10 Istilah Dasar dalam Dunia Konstruksi yang Harus Anda Tahu
Daftar isi
ToggleApa Saja Istilah Konstruksi Bangunan yang Wajib Anda Tahu?
Dalam dunia konstruksi ada banyak istilah yang wajib Anda tahu agar tidak bingung saat memulai proyek pembangunan atau renovasi.
Lalu, apa saja istilah konstruksi bangunan yang wajib Anda tahu? Simak penjelasan istilahnya lebih lengkap di pembahasan berikut!
Rencana Anggaran Biaya (RAB)

RAB yaitu dokumen yang berisi rincian seluruh biaya yang dibutuhkan untuk proyek pembangunan atau renovasi. Adapun cakupan biaya dalam RAB yaitu:
- Biaya material
- Biaya tenaga kerja
- Biaya sewa peralatan
- Biaya pekerjaan lainnya
Adanya RAB, Anda bisa tahu berapa estimasi total biaya sebelum proyek dimulai. Tak hanya menjadi acuan anggaran saja, RAB juga bisa dapat mengontrol pengeluaran agar proyek tetap berjalan sesuai budget yang sudah direncanakan.
Semakin detail RAB yang dibuat, semakin kecil resiko adanya biaya tambahan tak terduga di tengah proses pembangunan.
Bill of Quantity (BoQ)

Bill of Quantity yaitu daftar volume pekerjaan sekaligus jumlah material yang dibutuhkan dalam proyek konstruksi.
Kalau RAB fokusnya pada biaya, maka BoQ berfokus pada kuantitas pekerjaan. Adapun contohnya yaitu:
- Berapa meter persegi pasangan dinding
- Berapa kubik beton yang diperlukan
- Berapa batang besi tulangan yang digunakan
Tak hanya RAB saja yang penting, BoQ juga sangat diperlukan dalam proyek konstruksi karena menjadi dasar untuk menghitung kebutuhan material dan memastikan tidak ada kekurangan atau pemborosan selama pengerjaan proyek berlangsung.
Pondasi
Pondasi yaitu bagian paling bawah dari bangunan yang fungsinya menyalurkan beban bangunan ke tanah agar tetap stabil.
Ada beberapa jenis pondasi yang bisa digunakan, namun Anda harus menyesuaikannya kembali dengan kondisi tanah, jumlah lantai bangunan, hingga beban yang ditopang.
Berikut beberapa jenis pondasi bangunan yang sering digunakan:
- Pondasi batu kali
- Pondasi foot plat
- Pondasi bore pile
- Pondasi tiang pancang
Salah memilih jenis pondasi bisa menyebabkan bangunan mengalami penurunan tanah, retak, bahkan beresiko roboh.
Struktur Bangunan
Struktur bangunan yaitu rangka utama yang berfungsi menopang seluruh beban bangunan agar tetap kokoh dan aman digunakan untuk jangka panjang.
Berikut komponen struktur bangunan:
- Pondasi
- Sloof
- Kolom
- Balok
- Plat lantai
- Ring balok
Semua komponen tersebut saling terhubung satu sama lain, sehingga membentuk sistem struktur bangunan yang mampu menahan beban secara vertikal atau gaya yang diakibatkan bencana alam seperti gempa.
Maka dari itu, pekerjaan struktur bangunan tidak boleh dilakukan asal-asalan dan harus mengikuti perhitungan teknis yang tepat.
Sloof

Sloof yaitu balok beton bertulang yang berada tepat di atas pondasi. Fungsi sloof sangat penting karena dapat mengikat pondasi sekaligus menjadi penopang dinding di bagian atas.
Selain itu, sloof juga bisa mendistribusikan beban bangunan secara merata sehingga mengurangi resiko dinding retak akibat pergerakan tanah.
Pada bangunan rumah, sloof biasanya dibuat menggunakan beton bertulang dengan ukuran yang disesuaikan berdasarkan hasil perhitungan struktur.
Kolom
Kolom yaitu bagian struktur vertikal yang fungsinya menopang beban dari balok, lantai, hingga atap sebelum diteruskan ke pondasi.
Biasanya, kolom sering disebut sebagai “tulang punggung” bangunan karena perannya sangat penting terhadap kekuatan struktur bangunan.
Untuk ukuran, jumlah besi tulangan, dan beton kolom harus disesuaikan dengan desain struktur. Jangan pernah mengurangi spesifikasi kolom karena hanya ingin menghemat biaya! Hal ini dapat membahayakan keamanan bangunan.
Balok
Balok yaitu komponen struktur bangunan horizontal yang menghubungkan antar kolom. Fungsi balok yaitu menerima beban dari lantai atau atap, lalu meneruskannya ke kolom dan akhirnya disalurkan ke pondasi.
Adanya balok juga membantu menjaga kestabilan bangunan agar tidak mudah mengalami perubahan saat menerima beban.
Untuk rumah bertingkat, ukuran balok biasanya lebih besar dibandingkan rumah satu lantai karena harus menahan beban yang lebih berat.
Dak Beton
Dak beton yaitu pelat beton bertulang yang digunakan sebagai lantai pada bangunan bertingkat atau sebagai atap datar.
Selain punya daya tahan yang lebih kuat, adanya dak beton memungkinkan Anda untuk menambah lantai di kemudian hari tanpa harus merubah total pada struktur utama.
Namun, proses pengecoran dak beton perlu perhitungan struktur, bekisting, penulangan, hingga proses curing yang tepat agar tidak mudah retak atau mengalami kebocoran.
Bekisting

Bekisting yaitu cetakan sementara yang digunakan saat proses pengecoran beton. Fungsi bekisting untuk membentuk ukuran, posisi, dan bentuk elemen struktur hingga beton mengeras.
Ada beberapa material bekisting yang digunakan, yaitu kayu, multipleks, atau sistem bekisting baja yang bisa digunakan berulang kali
Pemasangan bekisting harus presisi karena dapat mempengaruhi hasil akhir struktur bangunan. Bekisting yang tidak rata bisa membuat dimensi struktur tidak sesuai gambar kerja.
Finishing
Finishing adalah tahap akhir dalam proses pembangunan yang bertujuan mempercantik sekaligus melindungi bangunan.
Finishing yaitu tahap akhir dalam proses pembangunan yang tujuannya untuk mempercantik sekaligus melindungi bangunan. Ada beberapa tahapan finishing, diantaranya:
- Pengecatan dinding
- Pemasangan keramik
- Instalasi plafon
- Pemasangan pintu dan jendela
- Instalasi sanitary
- Pekerjaan interior
Walaupun tahap ini berada di akhir pengerjaan proyek, finishing tetap butuh perencanaan yang matang. Salah pilih material bisa mempengaruhi tampilan rumah dan biaya perawatan di kemudian hari.
Baca Juga : Rekomendasi Brand Bahan Bangunan Terbaik untuk Proyek Konstruksi
Mengapa Perlu Memahami Istilah-istilah Konstruksi Bangunan?
Selain tidak membuat Anda bingung, ada beberapa alasan mengapa Anda perlu memahami istilah konstruksi bangunan. Berikut ini beberapa alasan mengapa perlu memahami istilah tersebut!
Komunikasi dengan Kontraktor Lebih Mudah
Ketika berdiskusi mengenai desain, spesifikasi material atau progres pekerjaan, biasanya kontraktor menggunakan berbagai istilah teknis seperti:
- Sloof
- Kolom
- Dak beton
- RAB
Jika Anda paham istilah konstruksi bangunan tersebut, maka komunikasi jadi lebih jelas sehingga meminimalisir resiko salah persepsi yang bisa mempengaruhi hasil pembangunan.
Dapat Mengontrol Anggaran Proyek
Istilah seperti RAB, BoQ, dan spesifikasi material yang berkaitan langsung dengan biaya proyek.
Dengan memahami istilah-istilah konstruksi bangunan tersebut, Anda bisa baca dokumen proyek dengan lebih mudah, mengetahui alokasi biaya setiap pekerjaan, dan menghindari pengeluaran yang tidak diperlukan.
Lebih Mudah Mengawasi Proses Pembangunan
Anda tidak harus punya keahlian dalam bidang konstruksi, Anda cukup cari tahu dan memahami istilah konstruksi bangunan yang dapat membantu Anda mengawasi proses pembangunan.
Anda bisa memastikan pekerjaan dilakukan sesuai gambar kerja, spesifikasi material, dan standar kualitas yang sudah ditentukan.
Mengurangi Resiko Kesalahan saat Mengambil Keputusan
Selama proses pembangunan atau renovasi, biasanya sering muncul perubahan desain, material, atau menyesuaikan anggaran.
Dengan memahami istilah konstruksi bangunan, Anda bisa evaluasi setiap keputusan berdasarkan informasi yang jelas, bukan sekedar mengikuti rekomendasi tanpa memahami dampak terhadap kualitas, keamanan, dan biaya bangunan.
Kesimpulan
Memahami istilah konstruksi bangunan dapat membantu Anda untuk berkomunikasi dengan kontraktor, mengontrol anggaran, dan memastikan proses pembangunan atau renovasi berjalan sesuai rencana.
Berbekal pengetahuan dasar ini, Anda bisa mengambil keputusan yang lebih tepat dan meminimalisir resiko kesalahan selama proyek berlangsung.
Anda sedang merencanakan membangun atau merenovasi rumah? Konsultasikan kebutuhan Anda secara GRATIS bersama MBD Kontraktor!
Tim profesional kami siap bantu Anda mulai dari perencanaan, penyusunan RAB, hingga proses pembangunan agar rumah impian Anda terwujud dengan hasil yang berkualitas dan sesuai anggaran.
Baca Juga : Rekomendasi Jasa Konstruksi dan Bangunan Terbaik di Medan
Pertanyaan Umum (FAQ)
| Apa yang dimaksud dengan istilah konstruksi bangunan?
Istilah konstruksi bangunan adalah kosakata teknis yang digunakan dalam proses perencanaan, pembangunan, pengawasan, hingga penyelesaian sebuah proyek konstruksi. |
| Mengapa pemilik rumah perlu memahami istilah konstruksi bangunan?
Karena dengan memahami istilah konstruksi dapat membantu berkomunikasi dengan kontraktor, membaca gambar kerja, memahami RAB, dan mengurangi resiko kesalahpahaman selama proyek berlangsung. |
| Apa perbedaan sloof dan balok?
Sloof merupakan elemen struktur yang berada di atas pondasi dan berfungsi mengikat pondasi sekaligus menopang dinding. Balok adalah elemen struktur yang menyalurkan beban dari lantai atau atap ke kolom. |
| Apa itu shop drawing?
Shop drawing adalah gambar teknis yang dibuat sebagai panduan pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Gambar ini biasanya lebih detail dibandingkan gambar konsep. |
| Apa itu waterproofing?
Waterproofing adalah sistem atau material yang digunakan untuk mencegah air meresap ke dalam struktur bangunan, terutama pada area seperti atap, dak, kamar mandi, dan basement. |
Ingin renovasi rumah dengan hasil rapi dan sesuai budget? Konsultasikan kebutuhan Anda dengan jasa renovasi rumah Medan dari MBD Kontraktor.




