Solusi Renovasi Tidak Sesuai Timeline — Sebelum memulai proyek renovasi rumah, perlu sekali membuat perencanaan yang matang dan detail agar selama proses pengerjaan berlangsung lancar tanpa mengalami kendala.
Namun, masih banyak orang yang menyepelekan tahap perencanaan saat merenovasi rumah karena mereka menganggap proyek tersebut tidak terlalu banyak effort seperti bangun rumah.
Padahal, saat melakukan renovasi rumah mau itu skala minor atau mayor tetap perlu perencanaan agar terhindar dari berbagai hal yang tidak diinginkan seperti biaya bengkak di tengah jalan atau pengerjaan yang molor.
Kedua masalah tersebut sering terjadi di setiap proyek konstruksi, mau itu bangun atau renovasi.
Kalau berbicara mana yang paling harus dihindari, tentunya pengerjan molor perlu dihindari karena bisa buat biaya membengkak dan berdampak ke tahap pengerjaan lainnya.
Makanya, saat tahap perencanaan perlu sekali membuat timeline pengerjaan yang realistis dan detail agar para tukang di lapangan bisa bekerja sesuai timeline tersebut.
Lalu, bagaimana jika pengerjaan renovasi rumah tidak sesuai dengan timeline yang sudah ditentukan dari awal?
Tenang saja, Anda bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini yang akan bahas lebih detail mengenai solusi renovasi tidak sesuai timeline.
Dengan mengetahui apa saja solusi renovasi tidak sesuai timeline, Anda tidak perlu lagi bingung dan panik jika pengerjaan mengalami keterlambatan.
Simak pembahasan berikut untuk lebih lengkap mengenai solusinya, ya!
Baca Juga: Cara Membuat Timeline Renovasi Rumah Agar Tidak Over Budget
Jangan Panik! Ini Solusi Renovasi Tidak Sesuai Timeline
Pengerjaan renovasi yang molor memang tidak bisa dihindari, namun bisa Anda cegah dengan membuat perencanaan yang matang sebelum memulai proyek tersebut.
Hanya saja, se-matang apapun perencanaan yang sudah dibuat terkadang ada beberapa faktor eksternal yang bisa membuat pengerjaan renovasi tidak sesuai timeline yang ditentukan.
Namun, Anda tenang saja dan tidak perlu panik jika mengalami hal seperti itu nantinya. Karena hambatan tersebut ada solusinya!
Anda bisa simak pembahasan berikut ini untuk cari tahu apa saja solusi renovasi tidak sesuai timeline.
Evaluasi Progres Pekerjaan Renovasi

Solusi pertama yang perlu Anda lakukan yaitu jangan berasumsi mengapa proyek renovasi bisa molor, dan coba cari tahu langsung penyebab utamanya di lapangan.
Anda bisa cek beberapa hal berikut saat di lapangan:
- Pekerjaan apa saja yang sudah selesai
- Pekerjaan yang tertunda
- Pekerjaan yang belum dimulai
- Durasi keterlambatan di setiap tahap
Evaluasi ini penting sekali untuk cari tahu apakah keterlambatan tersebut masih bisa dikejar waktu pengerjaannya atau harus menyesuaikan lagi timelinenya.
Jika tidak ada evaluasi jelas, yang ada pengerjaan renovasi rumah Anda berjalan tidak sesuai timeline dan arahan.
Susun Ulang Timeline yang Lebih Realistis
Kalau dari awal timeline pengerjaan tidak realistis, seperti memaksakan target pengerjaan dipercepat atau diperlama yang ada memperparah masalah.
Jadi, solusinya yaitu Anda harus susun ulang timeline pengerjaan yang lebih realistis. Adapun isi timeline tersebut yaitu:
- Dibagi per tahapan pekerjaan
- Memiliki target mingguan
- Disesuaikan dengan kondisi lapangan dan jumlah tenaga kerja
- Disepakati bersama, bukan sepihak
Dengan timeline yang lebih realistis mempermudah Anda mengontrol pengerjaan renovasi rumah sehingga bisa siap tepat waktu.
Tentukan Desain & Lingkup Pekerjaan

Renovasi yang terus mengalami perubahan pada desain sudah pasti membuat pengerjaannya jadi molor! Maka dari itu, sebelum memulai renovasi rumah Anda perlu menentukan desain dan lingkup pekerjaannya.
Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda lakukan saat menentukan desain dan lingkup pekerjaan:
- Finalisasi gambar kerja
- Tentukan spesifikasi material yang digunakan
- Pisahkan kebutuhan wajib dan tambahan
- Jangan ada revisi kecil yang tidak terlalu penting
Ruang lingkup kerja yang jelas membuat alur kerja jadi lebih terkontrol dan waktu pengerjaan tidak hanya habis untuk mengubah desain atau hal lainnya.
Buat Sistem Laporan Progres Rutin

Renovasi rumah tanpa adanya laporan progres ibarat “berjalan tanpa menggunakan peta” alias kehilangan arah.
Agar tidak mengalami hal seperti itu, Anda bisa buat sistem laporan progres rutin, contohnya:
- Update mingguan berupa foto dan video
- Laporan pekerjaan yang sudah dan belum dikerjakan
- Catatan kendala yang terjadi lapangan
Adanya laporan progres secara rutin, pengerjaan yang molor bisa terdeteksi dari awal dan bisa langsung dicari solusinya, bukan menumpuk lalu jadi masalah besar.
Sesuaikan Jadwal Pengiriman Material dengan Jadwal Kerja
Pengerjaan renovasi rumah yang molor tidak selalu disebabkan tukang yang lambat bekerja, namun karena pekerjaan terhenti sementara karena harus menunggu pengiriman material.
Maka dari itu, Anda perlu sesuaikan jadwal pengiriman material dengan jadwal kerja, seperti:
- Jadwal pembelian material
- Jadwal pengiriman
- Urutan pekerjaan di lapangan
Material utama seperti keramik, kebutuhan sanitary, atau kitchen set harus dipastikan ketersediaannya sebelum memulai tahap pengerjaan. Dengan begitu, tidak ada waktu yang terbuang sia-sia.
Selain kelima solusi tersebut, Anda bisa lakukan beberapa solusi berikut jika renovasi rumah tidak sesuai timeline:
- Mengatur ulang pembagian kerja para tukang di lapangan
- Rutin melakukan pengawasan di lapangan
- Gunakan sistem pembayaran termin
- Buat kontrak kerja tertulis dengan jelas
Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Penyebab Kenapa Proyek Bangunan Sering Molor
Kenapa Pengerjaan Renovasi Tidak Sesuai Timeline?
Setelah mengetahui solusi renovasi tidak sesuai timeline, Anda juga perlu tahu penyebab pengerjaan renovasi bisa molor.
Berikut ini beberapa penyebab yang perlu Anda ketahui:
Perencanaan Awal yang Kurang Matang
Salah satu penyebab terbesar mengapa pengerjaan renovasi rumah bisa molor karena perencanaan yang kurang matang.
Banyak pemilik rumah langsung memulai renovasi tanpa adanya gambar kerja yang jelas, RAB detail, dan timeline pengerjaan yang realistis.
Alhasil, di tengah jalan baru muncul perubahan desain, penyesuaian ukuran, atau revisi desain. Setiap perubahan membutuhkan waktu tambahan, baik untuk konsultasi ulang, pembelian material baru, hingga pengerjaan ulang di lapangan.
Tanpa perencanaan matang sejak awal, renovasi pastinya akan berjalan tidak sesuai timeline.
Gambar Kerja yang Kurang Detail
Gambar kerja bukan hanya sekedar formalitas. Tanpa adanya gambar kerja yang jelas, tukang bekerja berdasarkan asumsi dan pengalaman masing-masing.
Hal ini sangat berisiko, karena interpretasi di lapangan bisa berbeda dengan keinginan pemilik rumah.
Kesalahan ukuran, salah posisi instalasi listrik atau air, hingga detail finishing yang tidak sesuai biasanya baru terlihat setelah pekerjaan selesai.
Akhirnya, harus dibongkar dan dikerjakan ulang. Proses bongkar-pasang inilah yang membuat renovasi menjadi jauh lebih lama dari rencana awal.
Baca Juga: Penyebab Renovasi Rumah Sering Terlambat dan Solusinya
Perubahan Desain Saat Proyek Sedang Berlangsung
Banyak pemilik rumah yang mengubah desain saat renovasi sudah berjalan. Awalnya ingin keramik A, lalu berubah ke keramik B. Awalnya dapur terbuka, lalu ingin ditutup.
Perubahan seperti ini memang wajar, tetapi jika terlalu sering, dampaknya sangat besar pada timeline.
Setiap perubahan desain berarti harus melakukan penyesuaian material, metode kerja, hingga urutan pengerjaan. Pekerjaan yang sudah berjalan bisa tertunda karena menunggu keputusan baru atau material pengganti datang.
Jika tidak dikontrol, perubahan desain bisa menjadi penyebab utama renovasi molor.
Nah, itulah tiga penyebab utama mengapa pengerjaan renovasi rumah bisa molor dan akhirnya tidak sesuai dengan timeline.
Kalau Anda sedang mencari jasa renovasi rumah yang pengerjaannya sesuai dengan timeline, maka MBD Kontraktor merupakan pilihan yang paling tepat!
Kami bekerja sesuai timeline yang sudah ditentukan dari awal, sehingga tidak ada pengerjaan yang molor dan bisa siap tepat waktu.
Jika Anda tertarik ingin menggunakan jasa renovasi dari MBD Kontraktor, bisa banget klik KONSULTASI GRATIS sekarang untuk mulai konsultasi bersama tim kami!







