Tips Merawat Lantai Keramik — Kebanyakan pemilik rumah hanya fokus memperhatikan dan merawat bagian dinding atau atap rumah, sampai melupakan bagian lantai yang berkeramik.
Padahal, bagian lantai berkeramik juga perlu rutin dirawat agar tahan lama dan tidak mudah retak. Jika salah satu lantai mengalami keretakan, maka Anda harus segera memperbaikinya sebelum kerusakan tersebut merembet ke bagian lantai lainnya.
Dilansir Detik.com, ada tiga cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi keretakan pada lantai keramik, diantaranya:
- Membersihkan lantai keramik yang mengalami keretakan
- Mengisi celah retakan dengan menggunakan campuran epoxy atau glasir
- Mengganti keramik lantai yang retak
Agar tidak mengalami masalah lantai keramik retak, Anda bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini yang akan bahas lebih lengkap mengenai tips merawat lantai keramik agar awet dan tetap mengilap.
Baca Juga : Rahasia Tukang Pasang Keramik Lantai agar Hasil Rapi
Daftar isi
ToggleIni 4 Alasan Mengapa Harus Rutin Rawat Lantai Keramik!
Selama ini kebanyakan orang hanya mengetahui alasan harus rutin merawat lantai keramik agar terlihat bersih dan tidak ada noda yang tertinggal.
Padahal ada alasan lain mengapa Anda perlu rutin merawat lantai keramik. Penasaran, apa saja alasan lain tersebut? Simak penjelasannya berikut ini!
Membuat Lantai Tetap Bersih & Mengilap
Alasan mengapa Anda harus rutin merawat lantai keramik agar tetap terlihat bersih dari debu dan kotoran yang biasanya menumpuk di permukaan keramik, terutama pada area yang sering dilewati anggota keluarga.
Dengan membersihkan lantai keramik secara rutin dapat mengangkat debu, noda, serta kotoran sebelum semakin sulit dibersihkan.
Tak hanya membuat rumah terlihat rapi, lantai keramik yang bersih juga membuat suasana ruangan jadi lebih nyaman.
Mencegah Noda & Kotoran Membandel
Noda dan kotoran dari tumpahan kopi, minyak, makanan atau cairan lainnya harus segera dibersihkan. Jika tidak bersihkan, noda tersebut jadi lebih sulit dihilangkan.
Dengan melakukan perawatan secara rutin dapat mencegah kotoran atau noda menumpuk.
Anda bisa menggunakan cairan pembersih dan hindari bahan yang mengandung zat kimia keras, karena bisa merusak permukaan keramik atau membuat warna jadi memudar.
Membersihkan Nat Keramik Secara Rutin
Selain harus membersihkan permukaan keramik, bagian nat juga perlu dibersihkan secara rutin. Jika jarang dibersihkan, nat keramik bisa:
- Berubah warna
- Menghitam
- Menjadi tempat kotoran dan jamur
Dengan membersihkan nat keramik secara rutin dapat mempertahankan tampilan lantai dan menghindari risiko kerusakan karena lembab.
Jika ada nat keramik yang retak, sebaiknya segera diperbaiki agar air tidak masuk ke celah retakan tersebut.
Lantai Keramik Lebih Tahan Lama
Perawatan yang dilakukan secara rutin membuat lantai keramik jadi lebih tahan lama. Jarang orang tahu kalau debu atau pasir yang terus terinjak dapat membuat permukaan keramik tergores secara perlahan.
Maka dari itu, biasakan menyapu atau menggunakan vacuum cleaner secara rutin. Terutama pada area yang sering dilewati.
Kalau bisa hindari menyeret furniture di atas lantai keramik dan gunakan pelindung pada kaki meja atau kursi untuk menghindari risiko goresan.
Baca Juga : Langkah-langkah Memasang Keramik yang Benar dan Presisi
Tips Merawat Lantai Keramik Biar Makin Awet & Tetap Mengilap
Ada beberapa tips merawat lantai keramik yang perlu diketahui agar mempermudah Anda untuk melakukan perawatan pada lantai yang sudah berkeramik.
Simak beberapa tips merawat lantai keramik lebih lengkapnya berikut ini!
Rutin Menyapu & Membersihkan Debu

Jika lantai rumah Anda sering berdebu, berpasir, atau ada kotoran kecil yang menempel di lantai sebaiknya segera dibersihkan.
Kalau keramik lantai dibiarkan kotor, partikel tersebut dapat terinjak dan bergesekan dengan permukaan keramik sehingga menimbulkan goresan.
Usahakan rutin menyapu lantai, setidaknya satu kali sehari. Terutama pada bagian yang sering dilewati seperti:
- Ruang keluarga
- Dapur
- Area dekat pintu masuk rumah
Anda bisa menggunakan vacuum cleaner untuk membersihkan debu agar lantai keramik lebih bersih.
Menggunakan Cairan Pembersih
Agar keramik lantai bersih dan mengilap, Anda bisa menggunakan cairan pembersih. Namun, tidak semua cairan pembersih cocok digunakan untuk keramik lantai.
Beberapa produk cairan pembersih mengandung bahan kimia yang terlalu keras, jika digunakan terus-menerus membuat permukaan keramik jadi tidak mengilap.
Maka dari itu, pilihlah cairan pembersih khusus lantai dan gunakan sesuai petunjuk pemakaian. Jangan mencampurkan berbagai produk pembersih karena bisa menghasilkan reaksi kimia yang tidak diinginkan.
Segera Membersihkan Tumpahan

Jika ada tumpahan di lantai jangan sampai menunggu jadwal bersih-bersih rumah. Segera membersihkan tumpahan agar tidak meninggalkan noda kotor di keramik lantai.
Anda bisa bersihkan tumpahan dengan menggunakan kain bersih. Untuk noda yang membandel, Anda bisa gunakan pembersih yang sesuai dan jangan menggosok permukaan keramik terlalu kasar.
Jangan Menggunakan Alat Terlalu Kasar
Salah satu kesalahan yang jarang disadari banyak orang saat membersihkan keramik lantai yaitu menggunakan sikat kawat, spons kasar, atau alat yang tajam untuk menghilangkan noda kotor.
Tips merawat keramik lantai tersebut memang bisa membersihkan kotoran di lantai, namun berisiko membuat permukaan keramik tergores.
Anda bisa menggunakan alat lain yang lebih lembut, seperti:
- Kain microfiber
- Spons lembut
- Mop yang tidak abrasif
Jika ada noda yang membandel, lebih baik menggunakan cairan pembersih dan diamkan beberapa saat sebelum dibersihkan.
Cek Kebersihan Nat Keramik Lantai

Ketika merawat keramik lantai jangan hanya fokus pada permukaannya saja. Anda juga perlu cek kebersihan nat secara rutin karena bagian tersebut menjadi tempat debu, noda, dan jamur.
Anda bisa membersihkan nat keramik dengan menggunakan sikat kecil berbahan lembut dan cairan pembersih.
Jika ada bagian nat yang retak atau terkelupas, segera diperbaiki agar air tidak masuk ke celah retakannya dan menyebabkan masalah lebih serius.
Jangan Menyeret Furniture di Atas Lantai
Banyak orang masih melakukan kesalahan ini, yaitu memindahkan furniture dengan cara diseret yang bisa menyebabkan goresan pada permukaan keramik.
Furniture yang berat bisa membuat keramik lantai mengalami tekanan berlebih dan berisiko mengalami retak.
Ketika memindahkan furniture, sebaiknya diangkat atau menggunakan alas pelindung khusus. Anda juga bisa pasang karet atau bantalan pada bagian bawah furniture agar tidak langsung bergesekan dengan keramik lantai.
Kesimpulan
Dengan melakukan tips merawat keramik lantai di atas secara rutin tidak hanya membuat lantai tetap bersih dan mengilap, namun juga membantu menjaga kualitas serta memperpanjang usia keramik.
Anda bisa menggunakan cairan pembersih, segera bersihkan noda, hindari bahan abrasif, dan lakukan perawatan secara berkala.
Butuh bantuan untuk renovasi rumah Anda dengan hasil yang rapi dan berkualitas? Konsultasikan kebutuhan proyek Anda bersama MBD Kontraktor sekarang!
Baca Juga : 7 Cara Cek Kualitas Material Bangunan agar Tak Salah Pilih
Pertanyaan Umum (FAQ)
| Seberapa sering keramik lantai perlu dibersihkan?
Sebaiknya dibersihkan secara rutin setiap hari dan pembersihan dilakukan menyeluruh secara berkala. |
| Apakah boleh menggunakan pemutih untuk membersihkan keramik lantai?
Sebaiknya hindari penggunaan pemutih berlebihan karena bisa mempengaruhi permukaan dan nat keramik lantai. |
| Bagaimana cara membuat keramik tetap mengilap?
Bisa menggunakan pembersih khusus keramik dan lap hingga kering setelah proses pembersihan. |
| Apa yang harus dihindari saat merawat keramik?
Hindari sikat kasar, bahan abrasif, serta cairan pembersih yang terlalu keras. |
| Bagaimana cara menghilangkan noda membandel pada keramik lantai?
Anda bisa menggunakan pembersih yang sesuai dengan jenis noda dan keramik, lalu bersihkan dengan alat yang tidak merusak permukaannya. |




