Tips Renovasi Rumah Bertahap

6 Tips Renovasi Rumah Bertahap agar Hemat & Terencana

Tips Renovasi Rumah Bertahap — Beberapa area rumah butuh perbaikan tapi budget Anda masih terbatas, belum mampu melakukan renovasi total? Maka Anda bisa lakukan renovasi secara bertahap.

Dengan melakukan renovasi bertahap, Anda tidak perlu menunggu-nunggu sampai budget terkumpul baru memulai renovasi.

Jika Anda menunda renovasi sampai anggaran terkumpul, yang ada bagian rumah yang rusak jadi semakin parah kondisinya.

Walaupun renovasinya dilakukan secara bertahap, Anda juga perlu membuat perencanaan karena proses renovasi tersebut tidak bisa dilakukan sembarangan.

Selain harus membuat perencanaan, Anda juga perlu mencari tahu apa saja tips renovasi rumah bertahap agar proses pengerjaan lebih terencana dan tidak ada tahapan yang terlewatkan.

Penasaran, apa saja tips renovasi rumah bertahap yang benar? Simak pembahasan lebih lengkapnya di artikel MBD Kontraktor kali ini, ya!

Baca Juga : 6 Tips Sebelum Renovasi Rumah agar Tak Salah Langkah

6 Tips Renovasi Rumah Bertahap Agar Lebih Terencana

Agar renovasi bertahap berjalan lancar dan terencana, Anda juga perlu cari tahu apa saja tips renovasi rumah bertahap yang benar sehingga tidak ada tahapan yang terlewatkan.

Berikut 6 tips renovasi rumah bertahap yang perlu Anda ketahui!

Menentukan Bagian Rumah yang Harus Segera Direnovasi

Tips Renovasi Rumah Bertahap

Tips renovasi rumah bertahap yang pertama yaitu tentukan terlebih dahulu area rumah mana saja yang harus segera direnovasi.

Tentukan area rumah yang tingkat kerusakannya sudah masuk ke tahap urgensi. Anda bisa tunda area rumah yang terlihat kurang menarik.

Contoh kerusakannya seperti:

  • Atap rumah yang sering bocor saat musim hujan
  • Kamar mandi yang mengalami kerusakan
  • Area dapur dengan instalasi yang sudah tidak layak

Dengan menentukan prioritas, budget renovasi rumah bisa digunakan untuk memperbaiki kerusakan yang paling penting terlebih dahulu.

Membuat Urutan Renovasi Berdasarkan Area

Tips Renovasi Rumah Bertahap

Setelah menentukan prioritas, Anda bisa menyusun urutan area yang akan direnovasi. Contohnya seperti:

  • Tahap pertama fokus pada kamar mandi
  • Tahap kedua fokus pada area dapur
  • Tahap ketiga fokus pada ruang keluarga atau kamar mandi

Dengan membuat urutan dapat membantu Anda mengetahui area rumah mana saja yang harus dikerjakan dan mana yang dikerjakan pada tahap berikutnya.

Saat membuat urutan renovasi rumah, Anda perlu cek hubungan antar-ruang.

Misalnya, renovasi dapur mengubah jalur air atau listrik yang terhubung dengan area lain, maka pekerjaan tersebut harus diperhitungkan sejak tahap awal.

Membuat Konsep Rumah Secara Menyeluruh

Tips Renovasi Rumah Bertahap

Walaupun renovasi rumah dilakukan bertahap, konsep rumah sebaiknya sudah ditentukan secara menyeluruh sejak awal.

Contohnya, jika Anda ingin menggunakan konsep minimalis modern, maka gunakan konsep tersebut sebagai acuan saat merenovasi dapur. Nantinya konsep tersebut bisa diterapkan pada area rumah lainnya yang juga direnovasi.

Tips renovasi rumah bertahap ini kelihatan sepele namun sangat penting karena bisa membuat rumah jadi terlihat selaras walaupun direnovasi di waktu yang berbeda.

Cek Instalasi yang Saling Terhubung

Tips Renovasi Rumah Bertahap

Beberapa pekerjaan renovasi tidak bisa dilakukan sendiri, perlu melibatkan tahapan yang lain.

Instalasi listrik, saluran pembuangan, hingga struktur bangunan harus terhubung dengan beberapa area sekaligus.

Maka dari itu, saat melakukan renovasi bertahap jangan hanya memikirkan area yang sedang direnovasi. Anda juga pertimbangkan kebutuhan untuk tahap berikutnya.

Contohnya, jika Anda saat ini merenovasi area dapur, namun beberapa tahun kemudian renovasi kamar mandi, maka buat jalur instalasi yang saling terhubung agar tidak perlu membongkar lagi bagian yang sudah selesai.

Evaluasi Setiap Tahap Sebelum Melanjutkan Renovasi

Tips Renovasi Rumah Bertahap

Setelah satu area selesai direnovasi, jangan langsung pindah ke area selanjutnya. Anda harus melakukan evaluasi terlebih dahulu. Anda bisa cek beberapa hal berikut:

  • Apakah pekerjaan sudah sesuai rencana?
  • Apakah ada bagian yang perlu diperbaiki?
  • Apakah budget masih sesuai dengan perhitungan awal?

Evaluasi ini bisa jadi bahan pertimbangan untuk tahap renovasi berikutnya. Jika ternyata ada perubahan kebutuhan renovasi rumah, Anda masih bisa sesuaikan rencana sebelum pekerjaan berikutnya dimulai.

Menentukan Budget Setiap Tahap Renovasi

Tips Renovasi Rumah Bertahap

Salah satu keuntungan dari renovasi bertahap yaitu Anda tidak harus mengeluarkan seluruh biaya dalam satu waktu. Walaupun begitu, Anda tetap perlu melakukan perhitungan yang detail dan rinci.

Anda bisa membuat perkiraan biaya untuk setiap area yang akan direnovasi. Contohnya, menentukan budget untuk renovasi dapur, kamar mandi, kamar tidur, atau area lainnya.

Hal ini dilakukan agar Anda bisa mengetahui berapa biaya yang harus disiapkan sebelum memulai setiap tahap renovasi serta menghindari kekurangan biaya.

Kalau Anda masih bingung bagaimana cara melakukan tips renovasi rumah bertahap yang satu ini, Anda bisa simak pembahasan selanjutnya yang akan bahas cara menentukan biaya renovasi rumah bertahap!

Baca Juga : 5 Tips Renovasi Rumah Tua agar Tetap Kokoh & Nyaman

Begini Caranya Menentukan Biaya Renovasi Rumah Bertahap!

Menentukan biaya renovasi rumah bertahap tidak boleh sembarangan, perlu ketelitian yang detail dan transparan agar biaya tidak membengkak saat renovasi sedang berlangsung.

Kalau Anda bingung gimana caranya menentukan biaya renovasi rumah bertahap, Anda bisa simak penjelasan detailnya berikut ini!

Menentukan Area Rumah yang Akan Direnovasi

Agar lebih mudah menentukan biaya renovasi rumah bertahap, Anda bisa mencatat seluruh bagian rumah yang akan direnovasi.

Setelah itu, Anda tentukan area mana saja yang paling butuh direnovasi. Area rumah yang mengalami kerusakan atau masalah fungsi sebaiknya dikerjakan terlebih dahulu.

Berikut contoh pembagian tahap renovasinya:

Tahap

Area RenovasiPekerjaan

Estimasi Alokasi Budget

Tahap 1Atap & struktur
  • Perbaikan atap bocor
  • Struktur
  • Rangka atap

30%

Tahap 2Kamar mandi
  • Keramik
  • Sanitasi
  • Plumbing
  • Waterproofing

15% 

Tahap 3Dapur
  • Kitchen area
  • Backsplash
  • Lantai
  • Instalasi

20% 

Tahap 4Ruang keluarga
  • Lantai
  • Plafon
  • Dinding
  • Pencahayaan

15% 

Tahap 5Kamar tidur 
  • Lantai
  • Plafon
  • Pengecatan
  • Built-in furniture

10% 

Tahap 6Fasad & area luar 
  • Cat eksterior
  • Pagar
  • Teras
  • Taman 

10% 

Sebagai catatan, persentase di atas merupakan contoh pembagian anggaran, bukan harga pasti. Untuk mendapatkan biaya lebih akurat tergantung:

  • Luas area
  • Tingkat kerusakan
  • Desain yang digunakan
  • Material yang digunakan
  • Lokasi rumah

Menghitung Kebutuhan Setiap Tahap

Setelah menentukan area yang akan direnovasi, Anda bisa membuat daftar pekerjaan secara lebih detail.

Contohnya, Anda ingin renovasi kamar mandi, biayanya tidak hanya mencakup keramik saja namun juga:

  • Semen
  • Waterproofing
  • Sanitasi
  • Plumbing
  • Tenaga kerja
  • Biaya pembongkaran

Semakin detail daftar kebutuhan yang Anda buat, semakin mudah Anda memperkirakan total biaya renovasi yang harus disiapkan.

Menentukan Spesifikasi Material

Spesifikasi material sangat mempengaruhi biaya renovasi rumah. Maka dari itu, sebelum buat estimasi biaya, Anda perlu tentukan terlebih dahulu spesifikasi material yang akan digunakan

Contohnya, ingin menggunakan keramik standar atau premium, sanitary dengan kualitas biasa atau lebih tinggi, dan jenis cat serta plafon yang dipilih.

Dengan menentukan spesifikasi sejak awal, Anda bisa membuat estimasi yang lebih realistis dan menghindari perubahan biaya karena mengganti material di tengah pekerjaan.

Menyiapkan Biaya Cadangan

Saat menentukan budget renovasi bertahap jangan alokasikan 100% anggaran hanya untuk pekerjaan utama.

Anda harus sisihkan sekitar 10-15% sebagai biaya cadangan untuk mengantisipasi kondisi tidak terduga.

Ketika proses pembongkaran biasanya ditemukan kerusakan instalasi atau struktur yang sebelumnya tidak terlihat.

Untuk mengatasi kerusakan tersebut, Anda bisa gunakan biaya cadangan tanpa harus menggunakan budget tahap renovasi berikutnya.

Kesimpulan

Renovasi rumah bertahap bisa menjadi solusi bagi Anda yang belum ingin mengeluarkan biaya besar sekaligus.

Namun, untuk melakukan renovasi tersebut tetap membutuhkan perencanaan menyeluruh sejak awal serta mencari tahu tips renovasi rumah bertahap yang benar.

Anda punya rencana renovasi rumah tetapi ingin mengerjakannya secara bertahap?

Konsultasikan kebutuhan Anda bersama MBD Kontraktor agar setiap tahap renovasi tetap terencana, sesuai budget, dan tidak mengganggu rencana rumah secara keseluruhan!

Hubungi nomor berikut 0813 6209 8990 untuk konsultasi GRATIS!

Baca Juga : Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya Tanpa Bikin Kantong Jebol!

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah renovasi rumah bisa dilakukan secara bertahap?

Bisa. Renovasi bertahap dapat dilakukan dengan menentukan prioritas dan membagi pekerjaan menjadi beberapa fase berdasarkan kondisi rumah dan sesuai anggaran.

Apa yang harus direnovasi terlebih dahulu?

Prioritaskan bagian yang berhubungan dengan keamanan dan fungsi, seperti struktur, atap, kebocoran, listrik, dan plumbing sebelum mengerjakan bagian estetika.

Apakah renovasi bertahap lebih hemat biaya?

Belum tentu. Renovasi bertahap dapat membantu mengatur cash flow, tetapi jika tidak memiliki perencanaan yang matang, pekerjaan yang sama bisa dilakukan berulang dan justru meningkatkan biaya.

Apakah perlu membuat desain sebelum renovasi bertahap?

Sebaiknya iya. Desain dapat membantu memastikan setiap tahap tetap terhubung dengan hasil akhir yang diinginkan.

Bagaimana cara renovasi bertahap tanpa bongkar ulang?

Rencanakan struktur, jalur listrik, plumbing, drainase, dan kebutuhan utilitas untuk kondisi akhir rumah sejak awal. Dengan begitu, tahap selanjutnya tidak perlu membongkar pekerjaan yang sudah selesai.