Biaya Renovasi Rumah Subsidi — Rumah subsidi merupakan pilihan paling tepat buat Anda yang berpenghasilan rendah namun ingin punya rumah sendiri.
Dengan harga rumah subsidi sekitar Rp150 juta – Rp170 juta, Anda sudah bisa punya hunian rumah sederhana yang nyaman ditempati bersama keluarga.
Hanya saja rumah subsidi punya standar dan bentuk yang sama semua. Tentunya hunian tersebut kurang cocok jika Anda ingin punya rumah dengan tampilan berbeda yang lain.
Namun tenang saja, Anda bisa renovasi ruangan seperti mengecat ulang rumah, memasang kanopi, atau mempercantik area taman agar menambah nilai estetika pada bangunan rumah sekaligus buat hunian jadi terlihat berbeda dari rumah subsidi lainnya.
Kalau Anda berencana mau renovasi hunian subsidi nantinya, namun masih bingung berapa biaya renovasi rumah subsidi yang dibutuhkan, Anda bisa simak rincian estimasi biaya renovasinya di artikel MBD Kontraktor kali ini!
Simak artikel kali ini sampai selesai untuk cari tahu berapa biaya renovasi rumah subsidi yang harus Anda persiapkan.
Baca Juga : Cara Membuat Rencana Anggaran Biaya Renovasi Rumah
Daftar isi
ToggleEstimasi Rincian Biaya Renovasi Rumah Subsidi yang Lengkap
Sebelum memulai renovasi rumah subsidi, ada baiknya Anda perlu cari tahu terlebih dahulu aturannya agar tidak dikenai sanksi.
Selain itu, Anda juga perlu buat estimasi biaya renovasi rumah subsidi agar tidak mengalami pembengkakan biaya yang bisa buat Anda jadi boncos.
Jika Anda tidak tahu berapa biaya renovasi rumah subsidi yang dibutuhkan, Anda bisa simak estimasi rincian biayanya yang lengkap berikut ini!
Estimasi Biaya Renovasi Hunian Subsidi Berdasarkan Jenis Pekerjaan
Ada 4 jenis pekerjaan renovasi rumah yang perlu Anda cari tahu estimasi biaya renovasinya, dan semua jenisnya punya biaya yang berbeda-beda.
Berikut rincian estimasi biaya renovasi rumah subsidi berdasarkan jenis pekerjaannya:
Renovasi Ruang Dapur

Ruang dapur merupakan area yang paling sering direnovasi. Biasanya, pekerjaan renovasinya mencakup pemasangan kitchen set, mengganti keramik, dan menambah area memasak. Berikut estimasi biaya renovasi ruang dapur:
Pekerjaan | Biaya |
| Bongkar area lama | Rp1.000.000 – Rp2.500.000 |
| Keramik lantai & dinding | Rp2.500.000 – Rp5.000.000 |
| Kitchen set sederhana | Rp5.000.000 – Rp12.000.000 |
| Instalasi air & sink | Rp1.500.000 – Rp3.000.000 |
Total estimasi | Rp10.000.000 – Rp22.500.000 |
Renovasi Kamar Mandi

Kamar mandi pada rumah subsidi biasanya punya ukuran yang terbatas sehingga banyak orang merenovasi area tersebut agar lebih nyaman saat digunakan. Berikut estimasi biaya renovasi kamar mandi:
Pekerjaan | Biaya |
| Bongkar keramik lama | Rp500.000 – Rp1.500.000 |
| Mengganti keramik baru | Rp2.000.000 – Rp4.000.000 |
| Closet duduk/jongkok | Rp800.000 – Rp3.000.000 |
| Shower & aksesoris | Rp500.000 – Rp2.000.000 |
| Jasa pemasangan | Rp1.500.000 – Rp3.000.000 |
Total estimasi | Rp5.300.000 – Rp13.500.000 |
Renovasi Ruang Tamu

Renovasi ruang tamu biasanya dilakukan untuk menambah nilai estetika dan kenyamanan rumah subsidi. Berikut estimasi biaya renovasi ruang tamu:
Pekerjaan | Biaya |
| Mengecat ulang | Rp1.500.000 – Rp4.000.000 |
| Mengganti plafon | Rp2.500.000 – Rp6.000.000 |
| Mengganti lantai keramik | Rp3.000.000 – Rp8.000.000 |
| Lampu & dekorasi | Rp1.000.000 – Rp3.000.000 |
Total estimasi | Rp8.000.000 – Rp21.000.000 |
Renovasi Kamar Tidur

Dengan merenovasi kamar tidur buat ruangan tersebut jadi lebih nyaman saat beristirahat dan terlihat modern. Berikut estimasi biaya renovasi kamar tidur:
Pekerjaan | Biaya |
| Cat dinding | Rp1.000.000 – Rp2.500.000 |
| Lantai vinyl atau keramik | Rp2.000.000 – Rp5.000.000 |
| Custom lemari sederhana | Rp3.000.000 – Rp8.000.000 |
| Plafon & pencahayaan | Rp1.500.000 – Rp4.000.000 |
Total estimasi | Rp7.500.000 – Rp19.500.000 |
Estimasi Biaya Penambahan Ruangan
Biasanya, pemilik rumah subsidi menambah ruangan karena luas hunian subsidi awal terbatas. Berikut 2 ruangan yang bisa Anda tambahkan pada rumah subsidi.
Menambah Dapur Belakang
Jika luasnya sekitar 3 x 4 meter (12 m²), dan biaya penambahan ruangannya sekitar Rp3,5 juta – Rp5,5 juta per meter persegi, maka estimasi biaya renovasinya sekitar Rp42.000.000 – Rp66.000.000.
Menambah Kamar Tidur
Jika luasnya sekitar 3 x 3 meter (9 m²), dan biayanya Rp3,5 juta – Rp5,5 juta per meter persegi, maka estimasi biaya renovasi yang dibutuhkan sekitar Rp31.500.000 – Rp49.500.000.
Baca Juga : Simulasi Hitung Biaya Renovasi Rumah Terbaru 2026
Gimana Caranya Menghemat Biaya Renovasi Hunian Subsidi?
Setelah mengetahui berapa biaya renovasi rumah subsidi, Anda juga perlu tahu cara menghemat anggaran renovasinya agar sesuai budget dan tidak buat Anda jadi boncos.
Berikut ini beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghemat biaya renovasi rumah subsidi:
Tentukan Prioritas Renovasi Rumah
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan banyak orang saat merenovasi rumah subsidi yaitu renovasi rumah sekaligus. Padahal, dengan renovasi bertahap bisa membantu Anda mengontrol pengeluaran.
Anda bisa buat daftar kebutuhan renovasi rumah berdasarkan tingkat prioritas. Contohnya, jika atap bocor atau dinding retak, maka fokus pada perbaikan tersebut terlebih dahulu.
Dengan menentukan prioritas, biaya renovasi rumah subsidi bisa digunakan lebih efektif dan tepat.
Buat Rencana Anggaran Biaya (RAB)
Sebelum memulai renovasi rumah, ada baiknya Anda buat RAB terlebih dahulu. Adanya RAB bantu Anda mengetahui estimasi biaya material, upah tenaga kerja, dan kebutuhan tambahan lainnya.
Anda juga bisa menghindari pembelian material yang tidak diperlukan dan meminimalisir resiko pembengkakan biaya selama proses renovasi berlangsung.
Renovasi Rumah secara Bertahap
Kalau dana Anda terbatas, maka bisa renovasi bertahap. Anda bisa bagi pekerjaan renovasi jadi beberapa tahap sesuai kemampuan finansial.
Contohnya, tahun ini fokus pada renovasi dapur dan kamar mandi. Jika tahun depan dananya sudah ada, Anda bisa lanjutnya renovasi bagian lainnya.
Cara ini bantu menjaga kondisi keuangan Anda agar tetap stabil tanpa harus mengorbankan kualitas pekerjaan.
Menggunakan Kontraktor Berpengalaman
Banyak orang beranggapan kalau menggunakan kontraktor buat biaya renovasi jadi lebih mahal. Padahal, menggunakan kontraktor bisa bantu Anda mengontrol anggaran dan mengurangi resiko kesalahan pekerjaan.
Biasanya, kontraktor selalu buat perencanaan yang terstruktur, mengawasi proyek renovasi, dan punya data supplier material. Hal tersebut tentunya buat renovasi rumah subsidi berjalan lancar sesuai jadwal dan anggaran yang sudah ditentukan.
Kesimpulan
Dengan mengetahui estimasi biaya renovasi rumah subsidi dapat membantu Anda menyusun anggaran yang lebih realistis sekaligus menghindari pembengkakan biaya selama proses renovasi.
Perencanaan yang matang, pemilihan material yang tepat, serta perhitungan biaya yang akurat, membuat renovasi rumah subsidi dapat berjalan lancar dan sesuai kebutuhan keluarga.
Masih bingung gimana caranya hitung biaya renovasi rumah subsidi yang sesuai dengan budget Anda? MBD Kontraktor siap bantu mulai dari konsultasi, perencanaan desain, penyusunan RAB, hingga pelaksanaan renovasi secara profesional dan transparan.
Konsultasi GRATIS kebutuhan renovasi rumah Anda sekarang juga bersama kami dan dapatkan estimasi biaya yang lebih akurat sesuai kondisi rumah Anda.
Baca Juga : Rincian Estimasi Biaya Renovasi Rumah Terlengkap Tahun 2026
Pertanyaan Umum (FAQ)
| Berapa biaya renovasi rumah subsidi secara keseluruhan? Biaya renovasi rumah subsidi bervariasi tergantung jenis pekerjaan dan luas area yang direnovasi. Biasanya, renovasi ringan berkisar dari Rp10 jutaan, sedangkan renovasi besar atau penambahan ruangan bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. |
| Apakah rumah subsidi boleh direnovasi? Ya, rumah subsidi boleh direnovasi. Namun, pastikan renovasi dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan tidak melanggar ketentuan perizinan bangunan di wilayah setempat. |
| Bagaimana cara menghitung estimasi biaya renovasi rumah subsidi? Cara paling sederhana adalah menghitung luas area yang akan direnovasi lalu dikali harga renovasi per meter persegi. Selain itu, Anda juga perlu hitung biaya material, upah tukang, dan dana cadangan. |
| Berapa biaya cadangan yang sebaiknya disiapkan saat renovasi? Disarankan menyiapkan biaya cadangan sekitar 10–15% dari total anggaran renovasi untuk mengantisipasi kenaikan harga material atau pekerjaan tambahan yang tidak terduga. |
| Apakah menggunakan kontraktor lebih hemat dibanding renovasi sendiri? Menggunakan kontraktor bantu mengontrol anggaran dan meminimalisir kesalahan pekerjaan. Selain itu, proses renovasi biasanya lebih terorganisir, tepat waktu, dan hasilnya lebih terjamin. |




