fbpx

Bikin Rumah Butuh Waktu Berapa Lama ya?

Kamu mau bikin rumah? Tapi engga tahu estimasi berapa lama waktu pengerjaannya? Sini, simak artikel MBD Kontraktor ini biar kamu tahu berapa lama pengerjaan bangun rumah.

Perlu kamu ketahui, kalau mau bikin rumah tentunya engga bisa cepat. Ada beberapa tahap yang harus dilakukan agar rumahmu bisa dibangun sesuai dengan keinginanmu.

Kira – kira apa saja ya tahapan bangun rumah? Terus berapa lama untuk pengerjaan bangun rumah?

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa simak pembahasan artikel kali ini yang akan membahas berapa lama pengerjaan bikin rumah!

Yuk, simak pembahasannya dalam artikel ini.

Baca Juga : Jasa Desain Rumah Bagi Kamu yang Ingin Desain Rumah

Butuh Waktu Segini Kalau Mau Bikin Rumah!

Kamu mau bikin rumah 1 lantai atau mau bangun rumah 2 lantai? Tapi engga tahu butuh waktu berapa lama pengerjaannya?

Tenang saja, artikel MBD Kontraktor kali ini bahas tuntas mengenai berapa lama pengerjaan untuk bikin rumah.

Engga hanya bangun rumah 1 lantai saja yang akan dibahas, tapi bangun rumah 2 lantai juga bakalan dibahas kok!

Jadi kamu engga perlu ragu lagi buat bikin rumah ya, karena nantinya juga bakalan tahu berapa lama waktu pengerjaan bangun rumah jika membaca artikel ini sampai habis.

Simak pembahasannya lebih lanjut berikut ini!

1. Estimasi Waktu Pengerjaan Bangun Rumah 1 Lantai

Untuk membangun rumah 1 lantai bisa dibilang lebih sedikit cepat daripada bangun rumah 2 lantai ya!

Tahapan dalam membangun rumah 1 lantai juga lebih sederhana daripada membangun rumah 2 lantai.

Berikut ini beberapa tahapan serta estimasi waktu selesainya untuk bikin rumah 1 lantai : 

a. Tahap Perencanaan

Untuk membangun rumah haruslah membuat perencanaan yang matang ya!

Hal ini dilakukan untuk memastikan banguna rumahmu sesuai dan siap untuk dibangun.

Biasanya untuk tahap perencanaan ini membutuhkan waktu 2 sampai 6 bulan.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan di tahap perencanaan ini, yaitu : 

  • Merencanakan desain, hal ini sangat penting juga untuk dilakukan. Kamu bisa berdiskusi dengan arsitek untuk membahas desain yang kamu inginkan, seperti desain bangunan rumahmu, ukuran bangunan rumah, dan lainnya. Biasanya untuk merencanakan desain ini membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 4 bulan.
  • Meminta izin pembangunan, sudah seharusnya untuk membangun rumah di suatu tempat harus meminta izin terlebih dahulu ke pihak berwenang setempat. Untuk meminta izin pembangunan, membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 2 bulan.
  • Menyusun anggaran, anggaran bangun rumah haruslah disusun secara detail. Anggaran yang disusun bisa berupa biaya bahan material bangunan, biaya jasa tukang atau jasa kontraktor, dan biaya lainnya. Biasanya dalam menyusun anggaran ini membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 2 bulan.
  • Memilih Jasa Kontraktor, mau bangun rumah lebih mudah jika menggunakan jasa kontraktor. Pilihlah jasa kontraktor yang benar – benar terpercaya dan sudah banyak pengalaman ya. Untuk mencari dan memilih jasa kontraktor ini membutuhkan waktu sekitar 1 bulan.

Itulah tadi beberapa tahapan perencanaan yang membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 6 bulan.

Baca Juga : Pembangunan Rumah yang Benar Seperti Apa ya?

b. Tahap Pembangunan

Jika tadi sudah selesai merencanakan pembangunan rumah dan sudah deal dengan semua pihak terkait, maka tahap selanjutnya yaitu tahap pembangunan.

Untuk melakukan tahap ini harus benar – benar serius pengerjaannya, karena di tahap ini memerlukan koordinasi, pengawasan yang rutin, serta kerja sama.

Biasanya untuk tahap pembangunan ini membutuhkan waktu sekitar 6 sampai 12 bulan. Namun balik lagi dengan sesuai kesepakatan ya!

Berikut ini beberapa hal yang ada di tahap bikin rumah, yaitu : 

  • Pembatasan area bangunan, hal ini perlu dilakukan untuk mengetahui sampai mana batas area bangunan rumah yang akan dibangun. Biasanya para tukang bangunan akan membuat titik – titik pembatas dengan memberikan tanda berupa tali atau papan. Biasanya untuk pengerjaan pembatasan ini membutuhkan waktu sekitar 2 hari saja.
  • Penggalian tanah dan pembangunan pondasi, biasanya para tukang bangunan akan memulai menggali tanah untuk membangun pondasi yang telah disesuaikan dengan desain bangunan rumah. Pembangunan pondasi ini sangat penting karena bisa membuat sebuah bangun jadi lebih tahan. Untuk pengerjaan ini membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 2 bulan.
  • Membuat struktur bangunan rumah, jika sudah digali tanahnya dan sudah dibuat pondasi bangunannya, maka tahap selanjutnya yaitu membuat struktur bangunan rumah. Struktur bangunan rumah ini seperti lantai, atap rumah, dan dinding. Biasanya tahap membuat struktur bangunan ini membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 6 bulan.
  • Pemasangan instalasi, jika struktur bangunan rumah telah selesai, maka selanjutnya yaitu memasangkan instalasi. Instalasi yang dipasang bisa berupa pemasangan kabel listrik, pemasangan pipa air, dan pemasangan instalasi lainnya. Biasanya untuk memasang instalasi ini membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 2 sampai 3 bulan.
  • Pemasangan interior dan melakukan finishing, setelah memasang instalasi maka selanjutnya memasangkan berbagai interior. Bisa berupa memasang keramik lantai, pemasangan furnitur, dan lainnya. Setelah dilakukan pemasangan interior, maka bisa lanjut ke tahap finishing. Untuk melakukan kedua tahapan tersebut membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 2 bulan.
  • Melakukan pemeriksaan, jika rumah telah selesai dibangun maka tahap terakhir yaitu melakukan pemeriksaan. Pada tahap ini akan diperiksa apa saja yang kurang dan apa saja yang masih perlu diperbaiki. Jika dirasa semuanya aman, maka bisa langsung melakukan serah terima. Biasanya untuk melakukan pemeriksaan ini tidak lama, hanya butuh 1 atau 2 hari, tapi jika ada yang belum siap atau ada yang masih perlu diperbaiki maka bisa membutuhkan waktu 1 bulan.

Itulah tadi beberapa tahap dalam melakukan pembangunan rumah yang mana membutuhkan waktu sekitar 6 sampai 12 bulan.

Baca Juga : Tahap Renovasi Rumah yang Wajib Diketahui!

c. Tahap Penyelesaian

Pada tahap ini merupakan tahap terakhir dalam proses pembangunan rumah. Biasanya waktu yang dibutuhkan dalam tahap ini yaitu sekitar 3 minggu.

Berikut ini ada beberapa tahap dalam tahap penyelesaian, yaitu : 

  • Pembersihan sisa material, sebelum kamu memindahkan barang – barang rumahmu, kamu perlu membersihkan sisa material bangunan.
  • Pemindahan barang, jika telah selesai membersihkan sisa material bangunan, maka sudah bisa langsung memindahkan barang – barang perabotan rumah.

Itulah tadi beberapa tahap terakhir dalam membangun rumah yang mana membutuhkan waktu sekitar 3 minggu.

2. Estimasi Waktu Pengerjaan Bangun Rumah 2 Lantai

Jika tadi kamu telah membaca estimasi waktu pengerjaan bikin rumah 1 lantai, maka di pembahasan kali ini akan membahas estimasi waktu pengerjaan bikin rumah untuk 2 lantai.

Untuk membangun rumah 2 lantai membutuhkan waktu sekitar 8 sampai 12 bulan, yang tentunya sedikit lebih lama daripada waktu pengerjaan bikin rumah 1 lantai.

Biasanya untuk bangunan rumah 2 lantai yang memakai desain pra-rancang membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 4 sampai 6 bulan saja.

Jika ada desain yang khusus bisa jadi lebih lama, biasanya membutuhkan waktu sekitar 10 sampai 16 bulan.

Baca Juga : Kontraktor Terbaik ini Dijamin Bantu Wujudin Rumah Impian Kamu!

Jadi Mau Bikin Rumah 1 Lantai atau 2 Lantai?

Itulah tadi beberapa perbandingan waktu pengerjaan bikin rumah antara 1 lantai dan 2 lantai.

Memang untuk pengerjaan bikin rumah 2 lantai lebih lama daripada bikin rumah 1 lantai, balik lagi keinginanmu seperti apa.

Jika kamu ingin segera menggunakan rumahnya, maka kamu bisa memilih untuk bangun rumah 1 lantai saja ya.

Atau kamu tidak terburu – buru untuk menempati rumahnya, maka kamu bisa bangun rumah 2 lantai saja.

Kalau kamu ingin bangun rumah, bisa banget pakai jasa kontraktor dari MBD Kontraktor!

Dijamin pengerjaannya cepat sesuai dengan keinginanmu.

Lebih lanjut, hubungi langsung nomor kontak yang tersedia di website MBD Kontraktor ya!

Rate this post
Farah Fadhillah Khairani
Farah Fadhillah Khairani
Chat sekarang!
Konsultasi gratis!
Halo MBD Kontraktor, saya mau tanya tentang Bikin Rumah Butuh Waktu Berapa Lama ya?!