Cara pasang genteng yang benar adalah kunci utama agar atap rumah kuat, tahan lama, dan bebas bocor. Salah satu jenis atap yang paling banyak digunakan di Indonesia adalah genteng tanah liat.
Material tersebut dikenal punya daya tahan tinggi serta mampu bertahan dalam berbagai kondisi cuaca ekstrem.
Tidak heran jika genteng tanah liat menjadi pilihan favorit untuk hunian di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia. Selain tampilannya yang klasik dan natural, material ini juga memiliki banyak keunggulan dari segi fungsi dan efisiensi jangka panjang.
Genteng tanah liat memiliki masa pakai yang panjang karena terbuat dari bahan alami yang diproses melalui pembakaran suhu tinggi. Struktur materialnya padat dan kuat sehingga mampu menahan panas matahari, hujan deras, hingga terpaan angin kencang.

Baca Juga : 8 Jenis Desain Rumah yang Paling Populer
Dari sisi kenyamanan, genteng tanah liat memiliki sifat termal yang baik. Artinya, material ini mampu menjaga suhu di dalam rumah tetap stabil dan terasa lebih sejuk.
Selain itu, genteng tanah liat juga mampu meredam suara dari luar, sehingga rumah terasa lebih tenang dan nyaman.
Keunggulan lainnya adalah sifatnya yang ramah lingkungan. Tanah liat merupakan bahan alami yang tidak menghasilkan limbah berbahaya. Inilah alasan mengapa banyak orang memilih material tersebut sebagai solusi atap jangka panjang.
Namun, semua keunggulan tersebut hanya bisa dirasakan jika proses pemasangannya dilakukan dengan benar. Maka dari itu, memahami cara pasang genteng yang tepat menjadi hal yang sangat penting sebelum memulai pembangunan atau renovasi atap rumah.
Jika Anda bingung bagaimana cara pasang genteng yang benar, Anda bisa simak penjelasan detailnya di pembahasan berikut ini, ya!
Daftar isi
ToggleCara Pasang Genteng Tanah Liat yang Benar
Secara umum, cara pasang genteng tanah liat memang tidak terlalu rumit, namun juga tidak bisa dilakukan sembarangan. Perlu ketelitian dalam setiap tahapannya agar hasil akhir kuat, rapi, dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
Berikut tahapan cara pasang genteng yang benar dan perlu diperhatikan:
Pembuatan Rangka Atap
Langkah pertama dalam cara pasang genteng yaitu membuat rangka atap sebagai struktur utama penopang beban. Rangka ini berfungsi untuk membentuk atap sekaligus menahan seluruh beban material di atasnya.
Perhitungan volume rangka dilakukan dengan mengalikan jumlah keseluruhan bahan dengan material yang digunakan. Satuan pengukurannya menggunakan meter kubik (m³).
Rangka harus dirancang dengan presisi agar mampu menopang berat genteng tanah liat yang relatif lebih berat dibanding jenis genteng lainnya.
Pembuatan Gording
Setelah rangka utama selesai, tahap berikutnya yaitu pemasangan gording. Gording berfungsi membagi bentangan atap secara horizontal menjadi jarak-jarak yang lebih kecil.
Selain itu, gording juga berperan penting menyalurkan beban dari genteng, reng, dan usuk ke struktur rangka utama.
Agar bekerja secara optimal, gording harus dipasang tepat pada titik buhul rangka. Ketepatan posisi ini sangat menentukan kekuatan struktur atap secara keseluruhan.
Baca Juga : Bikin Rumah Minimalis dengan Model Desain Seperti ini!
Pembuatan Jurai
Dalam proses cara pasang genteng, jurai menjadi bagian yang tidak boleh diabaikan! Jurai merupakan titik pertemuan antara dua bidang atap.
Terdapat dua jenis jurai, yaitu jurai dalam dan jurai luar. Jurai dalam merupakan balok kayu yang dipasang miring ke arah dalam dan berfungsi untuk menyambung balok gording.
Pada bagian jurai biasanya dipasang genteng khusus yang disebut nok. Proses pemasangan jurai harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak menimbulkan celah yang berpotensi menyebabkan kebocoran.
Ketelitian dalam tahap ini akan sangat menentukan kualitas atap dalam jangka panjang.
Pemasangan Rangka
Setelah seluruh komponen awal disiapkan, rangka atap kemudian dipasang pada posisi yang telah ditentukan.
Tahap ini tidak memerlukan bahan tambahan, namun membutuhkan ketelitian agar posisi rangka benar-benar presisi. Estimasi biaya tahap pemasangan rangka biasanya memakan sekitar 50 persen dari total biaya pembuatan rangka.
Maka dari itu, perencanaan yang matang sangat dibutuhkan agar anggaran tetap terkendali.
Pemasangan Usuk
Usuk memiliki fungsi utama untuk menahan beban penutup atap dan reng, lalu meneruskannya ke gording.
Biasanya usuk terbuat dari kayu dengan diameter 5 cm atau 7 cm, serta panjang maksimal sekitar 4 meter. Jarak antar usuk umumnya dipasang sekitar 30–50 cm.
Dalam cara pasang genteng yang benar, usuk harus dipasang tegak lurus terhadap gording dan dihubungkan menggunakan paku.
Untuk menghindari kerusakan pada kayu, proses pemasangan bisa diawali dengan pengeboran terlebih dahulu sebelum paku dipasang.
Baca Juga : Jenis Rangka Atap yang Sering Digunakan!
Pemasangan Aluminium (Opsional)
Tahap ini bersifat opsional dan dapat dilakukan atau dilewati sesuai kebutuhan.
Pemasangan lapisan aluminium berfungsi untuk membantu mengurangi panas dari sinar matahari. Selain itu, lapisan ini juga membantu mencegah tampias air hujan, rembesan, serta risiko kebocoran.
Bagi Anda yang ingin meningkatkan kenyamanan termal di dalam rumah, tahap ini sangat direkomendasikan.
Pemasangan Reng
Reng berfungsi sebagai penopang langsung genteng tanah liat. Material ini bertugas meneruskan beban yang diterimanya ke usuk atau kaso.
Biasanya reng terbuat dari kayu dengan ukuran sekitar 2/3 cm hingga 3/5 cm dan panjang mencapai 3 meter.
Perhitungan jumlah reng dilakukan dalam satuan meter persegi, sama seperti perhitungan usuk. Dalam cara pasang genteng yang tepat, jarak antar reng harus disesuaikan dengan ukuran genteng agar pemasangan presisi dan tidak mudah bergeser.
Pembuatan Balok Nok (Bubungan)
Tahap terakhir dalam cara pasang genteng yaitu pembuatan dan pemasangan balok nok, atau sering disebut bubungan.
Balok nok berfungsi sebagai pengikat antara dua sisi rangka atap. Posisi balok ini mengikuti panjang rangka atap yang dibangun.
Ukuran balok nok bervariasi, seperti 8/12 atau 6/12, tergantung desain atap yang diinginkan.
Proses pemasangannya harus dilakukan dengan tingkat presisi tinggi, sama seperti pada pemasangan gording dan jurai. Ketidaktepatan sedikit saja dapat memengaruhi kekuatan dan kerapian atap secara keseluruhan.
Baca Juga : Pakai Kanopi Baja Ringan, Emang Worth It?
Hal Penting yang Perlu Dipertimbangkan Saat Pasang Genteng
Walaupun genteng tanah liat memiliki banyak kelebihan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakannya.
Salah satunya adalah bobotnya yang lebih berat dibanding jenis genteng lain. Maka dari itu, struktur rumah harus benar-benar dirancang untuk menopang beban tambahan tersebut.
Memastikan struktur kuat sejak awal akan mencegah risiko kerusakan di kemudian hari.
Selain itu, meskipun genteng tanah liat tidak membutuhkan perawatan khusus, pemasangan awal tetap harus dilakukan dengan benar. Kesalahan kecil dalam proses instalasi bisa menyebabkan masalah besar seperti kebocoran atau kerusakan struktur.
Itulah beberapa cara pasang genteng dan hal apa saja yang perlu diperhatikan saat pasang genteng.
Bagi Anda yang ingin renovasi rumah, termasuk ganti genteng atau lainnya bisa banget percayakan MBD Kontraktor!
MBD Kontraktor berpengalaman merenovasi rumah mau itu minor atau mayor, maka tak perlu khawatir soal hasilnya karena semua proses ditangani tim dan tukang yang berpengalaman.
Tertarik bekerja sama dengan MBD Kontraktor? Anda bisa konsultasi GRATIS sekarang bersam tim ahli kami, ya!
Seberapa bermanfaat postingan ini untuk Anda?
Klik bintang untuk memberikan penilaian Anda!
Berdasarkan penilaian 8879 orang, rating rata-rata saat ini: 5
Belum ada yang memberi suara. Jadilah yang pertama menilai postingan ini!
Mohon maaf jika artikel ini kurang membantu
Bantu kami jadi lebih baik!
Apa yang bisa kami perbaiki dari tulisan ini?





