Tahapan Cara Membangun Rumah: 1 Lantai vs 2 Lantai

Tahapan Cara Membangun Rumah
5
(2000)

Tahapan cara membangun rumah 1 dan 2 lantai punya perbedaan yang cukup mencolok, terlebih lagi pada bagian struktur bangunan.

Tahap pengerjaan struktur bangunan rumah 2 lantai biasanya lebih lama dibandingkan rumah 1 lantai. Hal tersebut karena rumah 2 lantai harus buat kolom, balok, dan lantai atas yang butuh curing time yang mana tidak bisa dipercepat pengerjaannya.

Jika Anda berencana mau bangun rumah, namun masih bingung ingin bangun rumah 1 atau 2 lantai, Anda bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini yang akan bahas lebih detail apa saja tahapan cara membangun rumah 1 dan 2 lantai.

Simak tahapan cara membangun rumah 1 dan 2 lantai di pembahasan berikut ini!

Baca Juga : 9 Tahapan Membangun Rumah dari Nol hingga Siap Huni

Tahapan Cara Membangun Rumah 1 & 2 Lantai yang Benar!

Seperti di pembahasan sebelumnya, tahapan cara membangun rumah 1 dan 2 lantai punya perbedaan yang mencolok, dan Anda perlu tahu tahapannya agar tidak salah tahapan yang berujung buat bangunan jadi mudah rusak dan ambruk.

Simak tahapan cara membangun rumah 1 dan 2 lantai di pembahasan berikut!

Tahapan Cara Membangun Rumah 1 Lantai

Tahapan Cara Membangun Rumah

Bangunan rumah 1 lantai biasanya punya proses pembangunan yang lebih sederhana dibandingkan rumah 2 lantai. Namun, setiap tahapan tetap harus dilakukan dengan benar agar bangunan kokoh dan tahan lama.

Berikut tahapan bangun rumah 1 lantai yang benar:

Tahap Membersihkan Lahan

Tahapan pertama sebelum bangun rumah yaitu membersihkan lokasi pembangunan dari rumput, puing, atau bangunan lama jika ada.

Tahapan

Penjelasan

Pembersihan LahanMembersihkan lokasi pembangunan agar bangun rumah lebih lancar
Pengukuran LahanMenentukan posisi bangunan sesuai gambar kerja
Pemasangan BouwplankMembuat patokan bangunan agar pondasi presisi

Tahapan ini menjadi dasar agar ukuran bangunan sesuai perencanaan.

Pekerjaan Pondasi Rumah

Pondasi berfungsi menopang seluruh beban bangunan rumah. Biasanya, rumah 1 lantai menggunakan pondasi batu kali atau footplat tergantung kondisi tanah.

Tahapan

Penjelasan

Galian PondasiMenggali tanah sesuai ukuran pondasi
Urugan PasirMemberikan alas agar pondasi stabil
Pemasangan Batu KaliMenyusun pondasi sebagai penopang bangunan
Pengecoran SloofMengikat pondasi agar struktur bangunan lebih kuat

Pekerjaan Struktur & Dinding

Jika pekerjaan pondasi sudah selesai, selanjutnya masuk ke tahap pekerjaan struktur utama dan pemasangan dinding.

Tahapan

Penjelasan

Pemasangan KolomMembuat struktur secara vertikal untuk menopang bangunan
Pemasangan BalokUntuk mengikat antar struktur bangunan
Pemasangan Bata Untuk membentuk dinding rumah
Plester & AcianMerapikan permukaan dinding agar siap finishing

Tahapan ini memerlukan kualitas material dan kerapian kerja karena mempengaruhi hasil akhir bangunan rumah.

Pekerjaan Atap Rumah

Atap rumah berfungsi melindungi bangunan dari cuaca ekstrim, panas dan hujan.

Tahapan

Penjelasan

Pemasangan Rangka Atap Bisa menggunakan baja ringan atau kayu
Pemasangan Penutup AtapBisa menggunakan genteng beton, keramik, atau metal
Pemasangan TalangDapat mengalirkan air hujan agar rumah tidak bocor
Pengecekan Kemiringan Memastikan air hujan mengalir dengan baik

Jika ada kesalahan saat pemasangan atap rumah bisa menyebabkan kebocoran saat musim hujan.

Pekerjaan Finishing Rumah

Finishing rumah bertujuan mempercantik tampilan rumah sekaligus membuat rumah jadi lebih nyaman.

Tahapan 

Penjelasan 

Pemasangan Keramik Untuk bagian lantai dan dinding area tertentu
Pengecatan Dapat memberikan tampilan akhir rumah jadi lebih estetik
Pemasangan Plafon Menutup bagian atas ruangan agar lebih rapi
Instalasi Listrik Memasang titik lampu dan stop kontak di beberapa area
Instalasi AirMembuat saluran air bersih dan pembuangan
Pemasangan Pintu dan Jendela Buat rumah jadi lebih aman dan memperlancar sirkulasi udara

Baca Juga : 7 Tahapan Sebelum Membangun Rumah yang Wajib Diketahui!

Tahapan Cara Membangun Rumah 2 Lantai

Tahapan Cara Membangun Rumah

Kalau dilihat lebih detail, sebenarnya tahapan bangun rumah 2 lantai hampir sama dengan rumah 1 lantai. Hanya saja, rumah 2 lantai punya struktur yang lebih kompleks karena harus menopang beban tambahan di lantai atas.

Berikut beberapa tahapan cara membangun rumah 2 lantai:

Persiapan Struktur Rumah 2 Lantai

Bangun rumah 2 lantai wajib menggunakan perhitungan struktur yang matang agar aman dan kokoh dalam jangka panjang.

Tahapan

Penjelasan 

Cek Kondisi Tanah Mengecek kekuatan tanah sebelum memulai pembangunan
Perhitungan StrukturMenghitung kekuatan kolom, balok, dan pondasi
Desain BertingkatMenyesuaikan kebutuhan ruang dan sirkulasi udara
Persiapan MaterialMemilih material dengan kualitas lebih kuat

Tahapan ini sangat penting agar bangunan rumah 2 lantai tidak mengalami penurunan atau retak struktur.

Pekerjaan Pondasi & Struktur Utama

Bangunan rumah 2 lantai bebannya lebih berat, maka dari itu pondasinya lebih dalam dan kuat.

Tahapan

Penjelasan

Galian Pondasi DalamHarus menyesuaikan beban bangunan bertingkat
Pengecoran FootplatJenis pondasi tersebut biasanya digunakan untuk bangun rumah 2 lantai
Pemasangan Besi Struktur Merupakan tulangan utama bangunan
Pengecoran Kolom & Balok Menopang lantai atas rumah

Pembuatan Dak atau Lantai Dua

Tahapan inilah yang menjadi pembeda utama antara rumah 1 lantai dan 2 lantai.

Tahapan

Penjelasan

Pemasangan BekistingCetakan sementara untuk dak beton
Perakitan Besi DakTulangan untuk penahan beban lantai dua
Pengecoran DakUntuk membentuk lantai beton
Perawatan BetonMenjaga beton tetap kuat dan tidak retak

Pembangunan Lantai Dua

Setelah pekerjaan dak selesai, maka tahap selanjutnya yaitu pembangunan lantai 2.

Tahapan 

Penjelasan 

Pemasangan Dinding Untuk membentuk ruangan di lantai dua
Pembuatan Anak TanggaUntuk akses penghubung antar lantai 1 dan 2
Pemasangan Struktur Atas Membuat kolom dan balok tambahan
Pekerjaan Atap Untuk menutup bagian atas bangunan

Tahapan ini butuh pengawasan lebih ketat dan detail karena pekerjaan dilakukan di ketinggian.

Tahap Finishing Rumah 2 Lantai

Tahap finishing rumah 2 lantai biasanya lebih kompleks karena area pekerjaannya lebih luas.

Tahapan 

Penjelasan 

Keramik dan Granit Pemasangan lantai seluruh area rumah
Pengecatan Interior dan Eksterior Untuk mempercantik tampilan bangunan rumah
Railing Balkon Untuk menambah keamanan lantai atas
Instalasi Listrik dan Air Distribusi ke seluruh lantai rumah
Pembersihan Akhir Membersihkan sisa material pembangunan

Kesimpulan

Bangun rumah 1 maupun 2 lantai membutuhkan tahapan yang tepat mulai dari perencanaan, pondasi, struktur, hingga finishing agar hasil bangunan kuat, aman, dan sesuai budget.

Dengan perencanaan yang matang serta tenaga profesional yang berpengalaman, proses pembangunan bisa berjalan lebih lancar dan minim resiko kendala di lapangan.

Kalau Anda sedang berencana bangun atau renovasi rumah, konsultasikan kebutuhan Anda bersama MBD Kontraktor untuk mendapatkan solusi pembangunan yang lebih aman, terencana, dan sesuai ekspektasi!

Konsultasi GRATIS sekarang bersama tim profesional kami!

Baca Juga : Tahapan Membangun Rumah 1 Lantai: Berapa Lama Prosesnya?

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa tahap pertama sebelum membangun rumah? 

Tahap pertama adalah menentukan budget, membuat desain rumah, menyusun RAB, dan memastikan legalitas lahan sudah aman sebelum pembangunan dimulai.

Berapa lama proses bangun rumah 1 lantai?

Durasi pembangunan rumah 1 lantai biasanya sekitar 3–6 bulan tergantung luas bangunan, jumlah tenaga kerja, dan kondisi cuaca.

Apakah rumah 2 lantai wajib menggunakan struktur khusus?

Ya, rumah 2 lantai membutuhkan perhitungan struktur yang lebih detail karena harus menopang beban bangunan yang lebih besar dibandingkan rumah 1 lantai.

Kenapa RAB penting sebelum membangun rumah? 

RAB membantu menghitung estimasi biaya material dan upah kerja sehingga pengeluaran lebih terkontrol dan meminimalisir resiko biaya membengkak.

Lebih baik pakai kontraktor atau tukang harian?

Menggunakan kontraktor biasanya lebih aman karena pekerjaan lebih terstruktur, ada gambar kerja, timeline pengerjaan, hingga pengawasan proyek yang lebih jelas.

Seberapa bermanfaat postingan ini untuk Anda?

Klik bintang untuk memberikan penilaian Anda!

Berdasarkan penilaian 2000 orang, rating rata-rata saat ini: 5

Belum ada yang memberi suara. Jadilah yang pertama menilai postingan ini!

Karena kamu merasa tulisan ini bermanfaat...

Ikuti kami juga di media sosial, yuk!

Mohon maaf jika artikel ini kurang membantu

Bantu kami jadi lebih baik!

Apa yang bisa kami perbaiki dari tulisan ini?