Tahapan Pekerjaan Finishing Rumah — Proses pembangunan rumah butuh waktu lama untuk menyelesaikannya. Terlebih lagi jika Anda bangun rumah 2 lantai dengan desain yang rumit dan banyak detailnya.
Untuk estimasi pengerjaan pembangunan rumah sebenarnya bervariasi tergantung ukuran, desain, dan sistem kerja yang digunakan. Umumnya proyek pembangunan rumah berlangsung 4-10 bulan.
Berikut estimasi pengerjaan yang lebih spesifik:
| Rumah 1 Lantai Butuh waktu 2-3 bulan. | Rumah 2 Lantai Butuh waktu 3-8 bulan atau lebih. |
Ada beberapa tahapan pembangunan rumah yang perlu Anda tahu, berikut tahapannya:
| Tahap perencanaan dan perizinan |
| Tahap persiapan dan pondasi |
| Tahap pengerjaan struktur bangunan |
| Tahap pekerjaan finishing rumah |
| Tahap serah terima dan pemeliharaan |
Dari 5 tahap pembangunan rumah, tahapan pekerjaan finishing rumah sangat penting dan perlu dicek apakah sudah sesuai dengan keinginan serta kebutuhan Anda atau belum?
Di tahap finishing ada beberapa tahapan lagi yang perlu Anda tahu dan tak boleh dilewatkan! Jika ada satu tahapan yang terlewatkan buat hasil bangunan rumah jadi tidak sesuai dengan ekspektasi Anda.
Biar Anda tidak melewatkan tahapan pekerjaan finishing rumah, Anda bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini sampai selesai, ya.
Baca Juga : Panduan Mengecek Finishing Rumah Sebelum Ditinggali
5 Tahapan Pekerjaan Finishing Rumah yang Tidak Boleh Dilewatkan!
Jika pembangunan rumah sudah masuk ke tahap finishing itu tandanya sebentar lagi rumah Anda akan selesai. Namun, di tahap ini Anda jangan terburu-buru langsung minta serah terima.
Anda harus cek hasilnya apakah sudah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan Anda? Kalau sudah baru Anda bisa minta serah terima, jika belum Anda bisa minta revisi ke kontraktor untuk memperbaikinya.
Agar hasil finishing sesuai ekspektasi Anda, berikut ini 5 tahapan pekerjaan finishing rumah yang tidak boleh dilewatkan!
Mulai dari Plafon Supaya Instalasi Rapi

Tahap finishing pertama yang perlu dikerjakan yaitu memasang plafon. Kenapa harus pasang plafon terlebih dahulu? Karena area di atas plafon menjadi jalur utama instalasi listrik, titik lampu, dan pipa AC.
Jika plafon terpasang duluan, jalur kabel dan pipa bisa disembunyikan dengan rapi sehingga ruangan terlihat lebih rapi dan bersih.
Biasanya pekerjaan plafon selalu menghasilkan debu dan kotor. Jika dikerjakan belakangan, yang ada bisa merusak hasil finishing lainnya seperti cat atau lantai.
Saat memasang rangka plafon pastikan terpasang kuat, rata, dan sudah dicek levelingnya agar tidak menimbulkan retak rambut setelah selesai dipasang.
Pasang Instalasi Listrik, Pipa AC & Plumbing
Jika plafon sudah terpasang, selanjutnya ke tahap instalasi utilitas. Di tahap ini ada beberapa pekerjaan yang dilakukan seperti:
| ➡️Penarikan kabel listrik ➡️Pemasangan titik lampu & saklar ➡️Jalur pipa AC ➡️Instalasi air bersih & kotor |
Tahap finishing satu ini sangat penting karena berkaitan dengan fungsi rumah dalam jangka panjang.
Anda perlu cek kembali apakah kabel yang digunakan sesuai standar daya listrik rumah, dan apakah kemiringan jalur pipanya sudah tepat?
Sebelum lanjut ke tahap berikutnya, Anda perlu cek aliran air dan instalasi listrik untuk menghindari kebocoran atau korsleting di kemudian hari.
Pasang Kusen & Jendela

Tahapan pekerjaan finishing rumah selanjutnya yaitu memasang kusen dan jendela. Di tahap ini, ukuran bukaan dinding lebih akurat sehingga kusen terpasang dengan presisi tanpa banyak penyesuaian.
Jika pemasangannya tepat buat pintu dan jendela mudah dibuka-tutup dan terlihat rapi. Biasanya tukang menggunakan alat bantu seperti waterpass saat memasang kusen dan jendela agar posisinya tidak miring.
Selain itu, Anda perlu memilih material berkualitas seperti:
| ➡️Aluminium yang anti-rayap ➡️UPVC yang kedap suara ➡️Kayu yang bisa memberikan tampilan lebih klasik |
Pasang Instalasi Sanitasi
Di tahap pekerjaan finishing rumah ini meliputi pemasangan kloset, wastafel, shower, kran, dan floor drain.
Anda juga perlu pastikan keramik kamar mandi sudah terpasang dengan kemiringan yang tepat agar air mengalir ke saluran pembuangan.
Anda bisa gunakan sealant berkualitas pada sambungan agar tidak ada rembesan. Untuk memastikan sudah terpasang dengan tepat, Anda bisa cek aliran airnya agar tidak ada kebocoran.
Jika ada kesalahan di tahap pemasangan instalasi sanitasi bisa berdampak besar seperti bocor ke lantai bawah atau menimbulkan bau yang tidak sedap.
Pengecatan & Finishing Akhir

Tahap finishing terakhir yaitu melakukan pengecatan dan finishing akhir. Pengecatan ini dilakukan setelah semua pekerjaan berat selesai dilakukan sehingga tukang tidak perlu lagi cat ulang karena adanya noda atau goresan.
Adapun proses pekerjaan di tahap ini yaitu:
| ➡️Plamir ➡️Amplas ➡️Cat dasar ➡️Cat akhir 2-3 lapis |
Jika pekerjaan tersebut sudah selesai, maka lanjut pemasangan lampu, saklar, dan melakukan bersih-bersih sebelum lanjut ke tahap serah terima.
Itulah 5 tahapan pekerjaan finishing rumah yang perlu Anda tahu dan tak boleh dilewatkan!
Banyaknya tahapan finishing tersebut, pastinya Anda bertanya-tanya, “butuh waktu berapa lama untuk mengerjakan tahap finishing?”.
Biar tidak bingung, Anda bisa simak pembahasan berikut ini, ya!
Baca Juga : Cara Hitung Biaya Finishing Rumah yang Benar
Berapa Lama Proses Pengerjaan Finishing Rumah?
Banyak orang menganggap kalau tahap finishing sebentar pengerjaannya, hanya sekedar cat rumah, pasang kusen dan jendela, dan keramik saja. Padahal, pengerjaan finishing tidak hanya itu saja!
Biasanya, estimasi pengerjaan finishing rumah 1 lantai dengan luas sekitar 36–100 m² butuh waktu sekitar 3 hingga 6 minggu.
Namun, durasi tersebut bisa berbeda tergantung beberapa faktor seperti luas bangunan, jumlah tenaga kerja, tingkat kerumitan desain, dan kesiapan material.
Sebagai gambaran berapa lama proses pengerjaannya, Anda bisa simak lebih detail penjelasannya berikut ini:
Pemasangan Plafon
Proses ini meliputi pemasangan rangka, papan gypsum atau material lain, hingga tahap finishing sambungan.
Waktu pemasangannya 5-7 hari atau bisa lebih lama jika desain plafon bertingkat atau menggunakan drop ceiling.
Instalasi Listrik & Plumbing
Penarikan kabel, pemasangan titik lampu, pipa air bersih dan kotor, hingga jalur AC butuh ketelitian.
Tahap ini juga memerlukan pengujian untuk memastikan tidak ada kebocoran atau korsleting, sehingga butuh sekitar 5-10 hari pengerjaan.
Pemasangan Kusen & Jendela
Jika material sudah siap, pemasangan bisa lebih cepat. Namun, waktu bisa bertambah jika perlu penyesuaian ukuran di lapangan. Biasanya tahap ini butuh waktu sekitar 3-7 hari.
Instalasi Sanitasi
Pemasangan kloset, wastafel, shower, kran, serta aksesoris kamar mandi dilakukan setelah keramik dan waterproofing selesai.
nda juga perlu uji coba aliran air sebelum dinyatakan selesai. Butuh waktu sekitar 3-5 hari untuk pemasangan instalasi sanitasi.
Pengecatan & Finishing Akhir
Tahap ini biasanya memakan waktu paling lama, sekitar 7-14 hari. Hal tersebut dikarenakan pengerjaannya terdiri dari plamir, amplas, cat dasar, dan beberapa lapis cat akhir.
Waktu pengeringan antar lapisan juga harus diperhatikan agar hasil maksimal.
Itulah estimasi waktu pengerjaan finishing rumah yang perlu Anda tahu agar tidak bertanya-tanya lagi kenapa proses pengerjaannya lama selesai.
Bagi Anda yang ingin bangun rumah dengan proses pengerjaan dan sistem kerjanya jelas, Anda bisa percayakan MBD Kontraktor!
MBD Kontraktor telah berpengalaman bangun rumah dengan berbagai model, dan rata-rata klien merasa puas dengan hasilnya.
Tertarik bekerja sama dengan MBD Kontraktor? Anda bisa langsung konsultasi GRATIS sekarang bersama tim ahli kami!







