Biaya Bangun Rumah dengan Arsitek — Selain butuh banyak tenaga dan waktu, bangun rumah juga butuh biaya yang banyak. Untuk total biayanya bervariasi tergantung kerumitan, desain, hingga material yang digunakan.
Tidak jarang orang-orang saat bangun rumah menggunakan material harga murah dengan kualitas di bawah standar demi mewujudkan rumah impian mereka tanpa mempertimbangkan fungsional dan daya tahan untuk jangka panjang.
Padahal, untuk bangun rumah perlu pertimbangan beberapa hal, seperti:
➡️Lokasi pembangunan rumah
➡️Luas lahan
➡️Tinggi ruangan
➡️Material yang digunakan
➡️Pencahayaan
Bisa disimpulkan, banyak pertimbangan yang harus dilakukan untuk bangun rumah dan butuh ketelitian agar minim kesalahan, yang mana bisa mengakibatkan berbagai kendala saat proses pembangunan berlangsung.
Agar tidak salah saat mempertimbangkan beberapa hal saat bangun rumah, Anda perlu bekerja sama dengan kontraktor berpengalaman dan terpercaya seperti MBD Kontraktor.
Dengan menggunakan kontraktor, Anda tidak perlu lagi repot dan bingung menjalankan proyek pembangunan rumah karena akan dibantu dari awal sampai selesai.
Terlebih lagi kontraktor punya tim yang lengkap mulai dari arsitek, estimator, surveyor, hingga site supervisor. Sehingga, dijamin hasilnya sesuai keinginan dan budget Anda.
Tidak ada lagi drama biaya membengkak atau pengerjaan proyek molor karena timelinenya tidak jelas.
Kalau Anda berencana mau bangun rumah sekaligus ingin pakai jasa arsitek, namun masih bingung berapa estimasi biaya bangun rumah dengan arsitek, Anda bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini, ya!
Di artikel MBD Kontraktor kali ini akan bahas lebih detail berapa estimasi biaya bangun rumah dengan arsitek yang sebenarnya.
Berapa Estimasi Biaya Bangun Rumah dengan Arsitek yang Benar?
Banyak orang saat bangun rumah tidak menggunakan jasa arsitek karena takut biayanya makin mahal. Padahal, dengan menggunakan arsitek bisa menghemat biaya pembangunan.
Terlebih lagi, beberapa kontraktor bersedia menyesuaikan biaya pembangunan dengan budget yang Anda punya. Jadi, Anda tidak perlu lagi khawatir biaya bangun rumah dengan arsitek yang mahal, ya.
Bagi Anda yang penasaran berapa estimasi biaya untuk bangun rumah dengan menggunakan arsitek, Anda bisa simak penjelasan lebih detailnya berikut ini!
Estimasi Biaya Jasa Arsitek
Untuk biaya jasa arsitek biasanya dihitung dengan beberapa metode, ada dua metode yang digunakan untuk menghitung jasa tersebut yaitu presentare dari nilai proyek dan biaya per meter persegi.
Tentunya, ada perbedaan cara menghitung dari kedua metode tersebut, berikut contohnya perhitungannya:
Persentase dari Nilai Proyek | Biaya per Meter Persegi |
| Biasanya biaya jasa arsitek berkisar 3-7% dari total biaya bangunan, namun tergantung luas, kompleksitas, desain, dan pengalaman arsitek. Berikut ini contoh sederhana perhitungannya: Estimasi bangun rumah Rp500 juta, maka untuk estimasi biaya jasa arsitek sekitar Rp15-35 juta. | Berikut contoh dari estimasi biaya jasa arsitek dengan menggunakan metode biaya per meter persegi: Biaya jasa arsitek biasanya sekitar Rp100.000-30.000/m² Jika rumah Anda luasnya 100m², maka estimasi biayanya sekitar Rp10-30 juta. |
Biaya tersebut lebih realistis dibandingkan biaya bongkar ulang atau salah desain akibat tidak menggunakan jasa arsitek.
Estimasi Biaya Bangun Rumah Menggunakan Arsitek
Untuk menghitung biaya bangun rumah dengan arsitek perlu penyesuain karena di beberapa daerah berbeda-beda harga jasanya. Jadi, perhitungan estimasi biaya berikut masih kasarnya, ya!
| Biaya bangun rumah standarnya: Rp4-6 juta /m² Jika rumah Anda luasnya 100 m², maka butuh biaya yang dibutuhkan Rp400-600 juta. |
Dengan menggunakan jasa arsitek, biaya pembangunan rumah lebih efisien karena lebih terkontrol, sesuai kebutuhan, dan minim boros biaya.
Estimasi Biaya Tambahan
Rumah yang dibangun tanpa menggunakan jasa arsitek biasanya akan mengalami beberapa hal berikut ini:
| Salah ukuran ruang → bongkar ulang |
| Tata letak tidak nyaman → renovasi dini |
| Salah material → ganti di tengah jalan |
| Gambar tidak jelas → salah tafsir tukang |
Untuk mengantisipasi kesalahan tersebut, Anda perlu menyiapkan biaya tambahan sekitar 10-20% dari total anggaran.
Faktor yang Mempengaruhi Biaya Bangun Rumah dengan Menggunakan Arsitek
Ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi biaya pembangunan rumah dengan menggunakan jasa arsitek. Berikut ini beberapa faktor tersebut yang perlu Anda ketahui!
Luas & Kompleksitas Bangunan Rumah

Faktor paling dasar yang mempengaruhi biaya pembangunan rumah dengan menggunakan arsitek yaitu luas bangunan rumah!
Semakin besar rumah yang dibangun, maka semakin besar volume pekerjaan, detail gambar kerja, dan butuh waktu perencanaan.
Tidak hanya itu, kompleksitas desain juga menentukan biaya pembangunan rumah dengan menggunakan arsitek.
Semakin rumit desain yang digunakan, semakin detail perhitungan teknis dan detail yang harus dikerjakan arsitek. Tentunya hal tersebut berdampak pada biaya pembangunan.
Tingkat Detail Desain & Gambar Kerja

Jarang orang sadar kalau detail gambar kerja sangat berpengaruh pada biaya pembangunan rumah. Tidak jarang orang-orang membuat desain asal-asalan yang mengakibatkan:
➡️Para tukang di lapangan salah menerjemahkan gambar kerja
➡️Adanya perubahan di tengah jalan
➡️Adanya pekerjaan ulang
➡️Terjadi pembengkakan biaya
Makanya, saat bangun rumah diperlukan andil tim arsitek untuk membuat gambar kerja sehingga bisa mengurangi kesalahan pekerjaan, buat pekerjaan jadi efisien, dan mengontrol biaya pembangunan agar sesuai rencana.
Semakin detail gambar kerja yang dibuat, maka biaya jasa arsitek lebih mahal namun biayanya tetap terkontrol.
Spesifikasi Material yang Digunakan
Saat membuat estimasi biaya bangun rumah dengan arsitek, biasanya tim arsitek tidak menentukan biaya sendiri. Mereka harus sesuaikan dengan keputusan klien, terlebih lagi soal pemilihan material yang digunakan.
Arsitek akan menyesuaikan desain rumah dengan spesifikasi material yang Anda inginkan. Jika material yang dipilih harganya mengalami kenaikan, maka biaya bangunan juga ikut naik.
Namun, tenang saja karena arsitek akan memberi beberapa alternatif material dengan menyesuaikan desain dan budget Anda.
Kondisi & Lokasi Lahan
Lokasi dan kondisi tanah sering menjadi salah satu faktor biaya pembangunan dengan menggunakan arsitek. Ada beberapa hal yang buat biaya jadi mahal, di antaranya:
➡️Tanah yang miring atau tidak rata
➡️Akses sulit untuk mengirim material
➡️Tanah lembek butuh pondasi khusus
➡️Lokasi padat penduduk
Namun, tenang saja karena arsitek akan menyesuaikan desain dan sistem bangunan dengan kondisi lahan.
Jumlah Revisi & Perubahan Desain
Perubahan desain di tengah proses perencanaan atau bahkan saat pembangunan rumah sedang berlangsung merupakan salah satu penyebab utama mengapa biaya membengkak.
Arsitek biasanya akan memberikan batas revisi yang wajar. Jika revisi terlalu sering atau berubah total, biaya jasa bisa bertambah dan biaya pembangunan rumah pastinya makin mahal.
Nah, itulah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi biaya bangun rumah dengan arsitek!
Bagi Anda yang ingin bangun rumah sekaligus mau pakai jasa arsitek, bisa banget buat percayakan MBD Kontraktor.
Dengan menggunakan MBD Kontraktor, Anda tidak perlu keluar banyak biaya karena semua biayanya satu paket dan tentunya lebih terjangkau dibandingkan gunakan jasa arsitek di tempat lain.
Tertarik kerja sama dengan MBD Kontraktor? Anda bisa langsung konsultasi GRATIS sekarang bersama tim ahli kami, ya!







