Biaya Bangun Rumah Minimalis – Bangun rumah sendiri merupakan impian bagi semua orang, namun tidak semua orang bisa mewujudkan impian tersebut.
Salah satu faktor yang menghambat sebagian orang saat ingin bangun rumah yaitu biaya yang tidak mencukupi.
Seperti yang Anda tahu, biaya pembangunan rumah seiring waktu terus meningkat. Terlebih lagi di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa biaya bangun rumah bisa mahal, di antaranya:
- Luas bangunan rumah
- Material bangunan
- Lokasi pembangunan rumah
- Upah tenaga kerja
- Tingkat kesulitan saat membangun rumah
- Biaya tak terduga
- Desain bangunan rumah
Sebenarnya Anda bisa menghemat biaya pembangunan berdasarkan desain rumah yang digunakan. Semakin sederhana desain yang digunakan, semakin hemat biaya pembangunan rumah.
Salah satu desain rumah yang bisa Anda pilih dan gunakan untuk menghemat biaya pembangunan rumah yaitu desain minimalis!
Penasaran berapa biaya bangun rumah minimalis saat ini?
Simak pembahasan berikut ini untuk cari tahu berapa biaya bangun rumah minimalis!
Baca Juga: Panduan Hitung Biaya Membangun Rumah 2 Lantai Minimalis
Berapa Biaya Bangun Rumah Minimalis di Tahun 2025?
Seperti di pembahasan sebelumnya, biaya pembangunan rumah semakin mahal seiring waktu. Mau itu desainnya minimalis, scandinavian, atau japandi.
Jika Anda ingin bangun rumah minimalis, namun belum tahu berapa estimasi biayanya untuk saat ini, Anda bisa simak pembahasan berikut untuk cari tahu berapa biaya bangun rumah minimalis di tahun 2025.
Luas Bangun & Tipe Rumah

Sebelum ke tahap pembelian material bangunan atau pembuatan desain rumah, Anda perlu tentukan terlebih dahulu berapa luas rumah yang ingin dibangun.
Setelah itu, tentukan ingin menggunakan tipe rumah yang seperti apa. Biasanya desain minimalis menggunakan beberapa tipe berikut:
- Tipe 36 (6×6 meter): tipe ini cocok untuk keluarga kecil atau pasangan baru menikah
- Tipe 45 (6×7,5 meter): tipe ini lebih luas, Anda bisa menambahkan satu ruang atau area terbuka
- Tipe 60 (6×10 meter): tipe ini lumayan nyaman, Anda bisa buat 3 kamar tidur dan ruang tamu yang luas
Biaya bangun rumah per meter persegi di Indonesia tahun 2025 berkisar antara Rp4-7 juta per meter persegi. Namun, tergantung material yang digunakan dan jasa kontraktor yang digunakan, ya.
Sebagai gambarannya, Anda bisa lihat contoh berikut:
- Tipe 36: 36 m² x Rp5 juta = Rp180 juta
- Tipe 45: 45 m² x Rp5 juta = Rp225 juta
- Tipe 60: 60 m² x Rp5 juta = Rp300 juta
Contoh di atas masih estimasi kasar untuk bangunan rumah yang standar dengan finishing sederhana. Kalau Anda ingin desain dan material premium & berkualitas, biayanya bisa mencapai Rp8-10 juta/m².
Kualitas Material & Finishing

Material bangunan sangat berpengaruh pada total biaya pembangunan. Biasanya, ada 3 kategori material berdasarkan kualitasnya, di antaranya:
Kualitas Standar
Untuk harga berkisar Rp4-5 juta/m², cocok untuk Anda yang ingin rumahnya cepat siap dengan biaya efisien. Biasanya material dengan kualitas standar menggunakan material seperti keramik 40×40, cat dinding standar, dan kusen aluminium biasa.
Kualitas Menengah
Biaya material dengan kualitas menengah berkisar Rp5-7 juta/m², cocok bagi Anda yang ingin tampilan rumahnya elegan dan tahan lama. Material kualitas menengah biasanya lebih bagus seperti cat premium, granit 60×60, pintu solid engineering, sanitary merk menengah.
Kualitas Premium
Biaya material dengan kualitas premium berkisar Rp8-10 juta/m², kategori material ini cocok untuk hunian jangka panjang. Dengan kualitas premium biasanya mendapatkan material seperti granit tile besar, cat eksterior yang tahan cuaca, jendela kaca tempered, dan custom desain interior.
Perlu Anda ingat, pemilihan kualitas material bukan sekedar estetik saja, namun juga bisa dijadikan investasi jangka panjang. Biasanya material yang berkualitas lebih hemat biaya perawatannya.
Baca Juga: 7 Tahapan Proses Bangun Rumah dari Nol hingga Jadi
Sistem Pengerjaan: Borongan atau Harian

Dalam dunia konstruksi, mau itu bangun atau renovasi, ada dua sistem kerja yang biasanya digunakan, di antaranya:
Sistem Harian
Biasanya tukang dibayar per hari, estimasi upahnya Rp150-250 ribu per orang/hari, namun tiap daerah bisa berbeda-beda biayanya.
Kelebihan dari sistem ini yaitu fleksibel dan Anda bisa mengontrol langsung. Sedangkan kekurangannya yaitu waktu pengerjaan lebih lama, terlebih lagi kalau tidak ada yang mengawas.
Sistem Borongan
Sistem ini biasanya digunakan kontraktor. Mereka memberikan harga total untuk keseluruhan proyek pembangunan. Sistem borongan terdiri dari 2 jenis, di antaranya borongan tenaga kerja saja dan borongan tenaga & material.
Sistem borongan lebih sering digunakan banyak orang karena praktis dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan.
Anda juga tidak perlu susah payah membeli material bangunan, karena semua proses pembangunan dikerjakan oleh mereka.
Biaya Tambahan Proyek Pembangunan

Masih banyak orang yang melupakan biaya tambahan dan hanya fokus membuat anggaran utama. Berikut ini beberapa biaya tambahan yang juga perlu Anda persiapkan untuk bangun rumah:
- Biaya perizinan (IMB/PBG)
- Biaya jasa arsitek untuk desain rumah
- Biaya instalasi listrik dan air
- Biaya custom furniture & interior
- Biaya tak terduga (cadangan)
Dengan menyiapkan biaya tak terduga, Anda tidak perlu khawatir jika mengalami perubahan desain atau kenaikan harga material saat proyek pembangunan berlangsung.
Baca Juga: Rekomendasi Jasa Bangun Rumah Minimalis di Medan
Tips Menghemat Biaya Bangun Rumah Minimalis
Selain harus tahu berapa biaya bangun rumah minimalis, Anda juga perlu tahu beberapa tips menghemat biayanya agar tidak mengalami over budget!
Simak lebih lengkap tipsnya berikut ini:
Menentukan Desain & Kebutuhan Dari Awal
Tips pertama yaitu tentukan dulu desain yang ingin digunakan, jika Anda sudah memutuskan ingin menggunakan desain minimalis, lanjut tentukan kebutuhan Anda serta anggota keluarga.
Kalau bisa jangan langsung tergiur dengan desain mewah yang ada di internet, karena desain-desain tersebut belum tentu sesuai dengan kondisi lahan dan budget Anda.
Semakin spesifik kebutuhanmu, semakin mudah arsitek atau kontraktor membuat RAB nya.
Dengan menentukan desain dan kebutuhan sejak awal meminimalisir revisi desain, yang mana membuat biaya membengkak di tengah jalan.
Membuat RAB yang Jelas & Detail
Dengan membuat RAB, Anda bisa mengontrol pengeluaran. Anda juga bisa tahu berapa total biaya yang dibutuhkan dan tahapan pembangunan mana yang paling banyak biayanya.
Saat membuat RAB, pastikan Anda membuat dana cadangan sekitar 10-15% dari total anggaran untuk antisipasi perubahan harga material, dan lainnya.
Baca Juga: Rekomendasi Jasa Bangun Rumah 2 Lantai Daerah Medan
Menggunakan Jasa Kontraktor yang Terpercaya
Banyak orang yang beranggapan menggunakan jasa kontraktor hanya menambah biaya. Padahal, dengan menggunakan jasa tersebut bisa menghemat pengeluaran Anda, jadi lebih efisien dan sesuai anggaran.
Biasanya jasa kontraktor memiliki sistem kerja yang lebih terencana, mulai dari perhitungan RAB, jadwal kerja para tukang, hingga manajemen tukang dan material.
Tidak hanya itu, dengan jasa kontraktor juga bisa menghindari kesalahan fatal seperti perhitungan struktur ataupun pembeliaan material bangunan.
Jika Anda ingin menggunakan jasa kontraktor yang terpercaya, bisa banget buat percayakan MBD Kontraktor yang terbukti berpengalaman membangun rumah minimalis dan desain lainnya.
Semua proses pembangunan, kami lakukan dengan detail dan teliti agar hasilnya rapi, presisi, dan sesuai keinginan Anda.
Tertarik menggunakan jasa MBD Kontraktor? Anda bisa langsung klik KONSULTASI GRATIS untuk informasi lebih lanjut, ya!







