Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai — Banyak orang menganggap kalau renovasi rumah 2 lantai pasti butuh budget lebih besar dibandingkan renovasi rumah 1 lantai. Sebenarnya anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah.
Bisa dibilang biaya renovasi rumah 2 lantai cukup mahal, kisaran harganya sekitar Rp2,5 juta – Rp7,5 juta per meter persegi. Biaya yang mahal disebabkan beberapa hal seperti:
- Perlu memperkuat struktur utama bangunan
- Menambah jumlah anak tangga
- Pembongkaran atap
Walaupun terbilang cukup mahal, biaya renovasi rumah 2 lantai bisa berbeda-beda estimasinya tergantung skalanya, apakah minor atau mayor. Dilansir Mitra10, ada 3 kategori estimasi budget renovasi rumah yang perlu Anda tahu, yaitu:
Kategori Renovasi | Pekerjaan | Estimasi Biaya |
| Skala minor |
| Biaya yang dibutuhkan sekitar Rp30 juta – Rp60 juta |
| Skala menengah |
| Biaya yang dibutuhkan sekitar Rp80 juta – Rp150 juta |
| Skala mayor |
| Biaya yang dibutuhkan sekitar Rp200 juta – Rp500 juta |
Bagi Anda yang penasaran berapa biaya renovasi hunian 2 lantai per meter persegi di tahun 2026, Anda bisa simak lebih lengkap estimasi biayanya di artikel MBD Kontraktor kali ini.
Simak artikel kali ini sampai selesai untuk cari tahu berapa biaya renovasi hunian 2 lantai yang terbaru!
Baca Juga : Berapa Biaya Renovasi Rumah Subsidi? Ini Rinciannya!
Daftar isi
ToggleBerapa Estimasi Biaya Renovasi Rumah 2 Lantai Tahun 2026?
Biar renovasi rumah 2 lantai tidak mengalami over budget, Anda perlu cari tahu terlebih dahulu berapa estimasi biaya renovasi rumah 2 lantai terbaru agar terhindar dari berbagai resiko fatal.
Berikut estimasi biaya renovasi hunian 2 lantai terbaru tahun 2026 yang perlu Anda ketahui:
Estimasi Biaya Renovasi Hunian 2 Lantai Berdasarkan Luas Bangunan
Biar lebih mudah dipahami, berikut ini estimasi biaya renovasi hunian 2 lantai dengan menggunakan harga renovasi sekitar Rp4.000.000/m², dan menggunakan rumus perhitungan berikut:
Total Biaya Renovasi = Luas Bangunan × Harga Renovasi per m²
Luas bangunan | Biaya per m² | Estimasi total |
| 90 m² | Rp4.000.000 | Rp360.000.000 |
| 120 m² | Rp4.000.000 | Rp480.000.000 |
| 150 m² | Rp4.000.000 | Rp600.000.000 |
| 200 m² | Rp4.000.000 | Rp800.000.000 |
Perhitungan biaya renovasi tersebut masih estimasi awal saja. Biasanya, biaya renovasi rumah 2 lantai bisa bertambah jika ada pekerjaan struktur, pembongkaran, atau menggunakan material tertentu.
Estimasi Biaya Renovasi Hunian 2 Lantai Berdasarkan Pekerjaan
Biaya renovasi rumah tidak hanya dihitung berdasarkan luas saja, namun juga bisa dihitung berdasarkan setiap pekerjaan utama. Berikut ini estimasi biaya renovasi hunian 2 lantai berdasarkan pekerjaan:
Pekerjaan | Estimasi Harga 2026 |
| Dak beton ready mix | Rp820.000–Rp845.000/m² |
| Dinding hebel 10 cm | Rp65.000/m² |
| Plester & acian | Rp55.000/m² |
| Keramik lantai standar | Rp210.000/m² |
| Plafon gypsum + rangka hollow | Rp135.000/m² |
| Rangka baja ringan | Rp150.000/m² |
| Instalasi listrik | Rp1.500.000/titik |
| Instalasi plumbing | Rp1.300.000/titik |
| Cat interior | Rp1.200.000/kaleng |
Estimasi biaya renovasi hunian 2 lantai di atas merupakan kisaran rata-rata yang sering digunakan saat menghitung biaya renovasi rumah hunian 2 lantai pada tahun 2026.
Baca Juga : Cara Membuat Rencana Anggaran Biaya Renovasi Rumah
4 Faktor yang Mempengaruhi Biaya Renovasi Hunian 2 Lantai
Setelah mengetahui berapa estimasi biaya renovasi untuk rumah 2 lantai, maka di pembahasan kali ini Anda juga perlu tahu apa saja faktor yang bisa mempengaruhi biaya renovasi tersebut.
Berikut ini 4 faktor yang dapat mempengaruhi biaya renovasi rumah 2 lantai:
Kondisi Struktur Bangunan Existing

Salah satu faktor yang dapat menentukan biaya renovasi hunian 2 lantai yaitu kondisi struktur rumah.
Jika struktur bangunannya masih kuat dan layak digunakan, biasanya biaya renovasi lebih murah karena renovasi hanya fokus pada tampilan atau tata ruang.
Namun, jika ada kerusakan pada pondasi, kolom, balok, atau dak beton, maka perlu perbaikan atau perkuatan struktur. Pekerjaan ini biasanya butuh biaya yang cukup besar karena menggunakan material khusus dan tenaga kerja berpengalaman.
Luas Area yang Akan Direnovasi

Semakin luas area rumah yang direnovasi, semakin banyak anggaran yang harus dikeluarkan. Renovasi sebagian tentunya memerlukan biaya yang berbeda dibandingkan renovasi total.
Contoh, Anda ingin renovasi dapur dan kamar mandi yang mana jauh lebih hemat dibandingkan renovasi total. Maka dari itu, sebelum memulai renovasi perlu tentukan area mana saja yang dijadikan prioritas sehingga budget lebih terkontrol.
Jenis & Kualitas Material yang Digunakan

Pemilihan material menjadi salah satu komponen terbesar dalam biaya renovasi hunian 2 lantai. Material standar biasanya harganya lebih murah, sedangkan yang premium lebih mahal.
Maka dari itu, penting sekali untuk menyesuaikan spesifikasi material dengan kebutuhan, konsep hunian, dan anggaran yang tersedia agar hasil renovasi tetap sesuai keinginan tanpa mengeluarkan biaya berlebihan.
Lokasi & Sistem Pelaksanaan Proyek Renovasi

Lokasi proyek renovasi rumah juga mempengaruhi biaya renovasi. Biasanya, harga material dan upah tenaga kerja tiap daerah berbeda-beda. Selain itu, akses menuju ke lokasi proyek juga bisa mempengaruhi biaya pengiriman material.
Selain itu, sistem pelaksanaan juga bisa menentukan biaya renovasi rumah 2 lantai. Biasanya, kontraktor menawarkan pengelolaan proyek yang lebih terorganisir sehingga resiko kesalahan dan pembengkakan biaya bisa diminimalisir.
Kesimpulan
Estimasi biaya renovasi rumah 2 lantai tahun 2026 sangat dipengaruhi oleh luas bangunan, kondisi struktur, kualitas material, dan tingkat renovasi yang dilakukan.
Dengan perencanaan yang matang serta perhitungan anggaran yang tepat, proses renovasi dapat berjalan lancar dan terhindar dari pembengkakan biaya di tengah proyek.
Masih bingung gimana cara hitung estimasi biaya renovasi rumah 2 lantai yang sesuai dengan kebutuhan dan budget Anda?
MBD Kontraktor siap bantu Anda mulai dari konsultasi, survey lokasi, pembuatan desain, penyusunan RAB, hingga pelaksanaan renovasi secara profesional dan transparan.
Hubungi MBD Kontraktor sekarang juga dan dapatkan konsultasi renovasi rumah secara GRATIS untuk mewujudkan hunian impian Anda!
Baca Juga : Simulasi Hitung Biaya Renovasi Rumah Terbaru 2026
Pertanyaan Umum (FAQ)
| Berapa biaya renovasi rumah 2 lantai per meter persegi pada tahun 2026? Secara umum, biaya renovasi rumah 2 lantai berkisar antara Rp2,5 juta – Rp8 juta per m², tergantung tingkat renovasi, spesifikasi material, dan kondisi bangunan eksisting. |
| Apakah renovasi rumah 2 lantai lebih mahal dibanding bangun rumah baru? Tidak selalu. Jika struktur bangunan lama masih kuat dan bisa dipertahankan, biaya renovasi biasanya lebih hemat dibandingkan membangun ulang dari nol. |
| Faktor apa yang paling mempengaruhi biaya renovasi hunian 2 lantai? Beberapa faktor utama meliputi kondisi struktur bangunan, luas area renovasi, kualitas material, tingkat kerumitan desain, serta lokasi proyek. |
| Apakah perlu menyiapkan biaya cadangan saat renovasi? Ya. Disarankan menyiapkan biaya cadangan sekitar 10–15% dari total anggaran untuk mengantisipasi kebutuhan tambahan atau pekerjaan tak terduga selama proses renovasi. |
| Bagaimana cara mengetahui estimasi biaya renovasi yang lebih akurat? Cara terbaiknya adalah melakukan survei lokasi dan menyusun RAB berdasarkan kondisi rumah serta kebutuhan renovasi yang sebenarnya. Dengan begitu, estimasi biaya akan lebih detail dan realistis. |





