5 Cara Hitung Biaya Bangun Rumah yang Benar & Akurat

Hitung Biaya Bangun Rumah
5
(3909)

Hitung Biaya Bangun Rumah — Sudah seharusnya sebelum bangun rumah melakukan perencanaan terlebih dahulu agar proyek berjalan lancar dan menghindari pembengkakan biaya yang bisa terjadi saat pembangunan sedang berlangsung.

Salah satu perencanaan yang sangat krusial dan harus dilakukan dengan tepat yaitu menghitung biaya bangun rumah.

Namun, masih banyak orang melakukan kesalahan saat menghitung biaya bangun rumah, dan membuat anggaran pembangunan jadi membengkak karena harga di lapangan tidak sesuai dengan perhitungan yang sudah dibuat.

Maka dari itu, penting sekali hitung biaya bangun rumah dengan benar serta rinci agar rincian dan total biayanya sesuai dengan budget yang Anda punya.

Jika Anda berencana mau bangun rumah, namun bingung gimana cara hitung biaya bangun rumah yang benar, Anda bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini sampai selesai, ya!

Baca Juga : Simulasi Hitung Biaya Bangun Rumah per Meter Paling Akurat!

4 Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menghitung Biaya Bangun Rumah

Menghitung biaya bangun rumah merupakan salah satu tantangan bagi orang-orang yang ingin bangun rumah, mau itu yang baru pertama kali atau kedua kali.

Salah hitung biaya bangun rumah bisa berdampak ke proyek pembangunan, mulai dari struktur hingga hasil finishing.

Agar tidak melakukan kesalahan serupa, berikut 4 kesalahan yang sering terjadi saat menghitung biaya bangun rumah yang harus Anda hindari!

Tidak Menggunakan Jasa Profesional

Banyak orang menganggap kalau tidak menggunakan jasa profesional saat bangun rumah bisa menghemat biaya pembangunan. Padahal, anggapan tersebut salah besar!

Tidak menggunakan jasa profesional bisa buat Anda jadi boros karena perencanaan yang dilakukan salah dan tidak sesuai kebutuhan Anda. Misalnya:

  • Membuat ruangan yang tidak diperlukan
  • Menggunakan material yang tidak sesuai
  • Desain yang digunakan salah dan harus diubah

Tentunya, kesalahan tersebut buat biaya pembangunan rumah jadi membengkak, dan akhirnya dana habis duluan sebelum pembangunan selesai.

Jasa profesional yang perlu Anda gunakan saat bangun rumah yaitu jasa arsitek atau desain interior!

Tidak Membedakan Kebutuhan dan Keinginan

Kesalahan selanjutnya sering terjadi karena orang-orang tidak bisa membedakan keinginan dan kebutuhan mereka saat membuat desain rumah, dan akhirnya buat biaya pembangunan jadi lebih mahal.

Untuk membedakan kebutuhan dan keinginan, Anda bisa pertimbangkan intensitas penggunaan ruang atau bagian rumah tertentu yang akan dibuat.

Contohnya, Anda tidak menggunakan bathtub, maka Anda tidak perlu menggunakan elemen tersebut. Jika Anda tinggal sendiri, kamar tidur tidak perlu dibuat terlalu besar, yang penting cukup untuk Anda sendiri.

Kalau Anda mengutamakan keinginan yang ada biaya jadi membengkak dan kebutuhan sehari-hari di dalam rumah jadi terlupakan.

Tidak Melakukan Riset Bahan Bangunan

Banyak orang yang tidak melakukan riset bahan bangunan, biasanya mereka hanya memilih toko bahan bangunan yang lengkap tanpa membandingkan harga tiap toko. Hal tersebut bisa buat biaya bangun rumah jadi boros.

Beberapa pemilik rumah terkadang memilih material mewah yang mana biayanya lebih mahal.

Pada intinya, saat membeli material bahan bangunan harus lebih bijak memilihnya, jangan asal pilih yang ada nantinya biaya pembangunan jadi membengkak.

Salah Pilih Jasa Kontraktor

Salah pilih kontraktor juga bisa buat biaya membengkak! Kontraktor nakal biasanya tidak amanah dan mark-up harga, yang mana buat perhitungan biaya jadi tidak transparan dan membengkak.

Tak hanya itu saja, salah pilih kontraktor memungkinkan pengerjaannya ceroboh sehingga menimbulkan berbagai kesalahan saat pembangunan rumah.

Baca Juga : Cara Mudah Hitung Biaya Bangun Rumah Online untuk Pemula!

5 Cara Hitung Biaya Bangun Rumah yang Tepat & Akurat!

Setelah mengetahui beberapa kesalahan saat hitung biaya bangun rumah, maka di pembahasan kali ini akan bahas cara menghitung biaya pembangunan rumah yang benar dan akurat sehingga terhindar dari pembengkakan biaya.

Berikut 5 cara hitung biaya bangun rumah yang harus Anda ketahui!

Menentukan Luas Bangunan Rumah

Hitung Biaya Bangun Rumah

Saat menghitung biaya bangun rumah, Anda harus tahu terlebih dahulu luas bangunan rumah yang akan dibangun. Biasanya, menggunakan satuan meter persegi (m²).

Semakin besar luas bangunan rumah yang akan dibangun, semakin mahal biaya pembangunannya.

Jika Anda bingung bagaimana cara hitung luas bangunan rumah, berikut cara mudahnya:

Panjang bangunan × Lebar bangunan = Luas bangunan

Setelah mengetahui luas bangunan, Anda akan lebih mudah menghitung estimasi biaya berdasarkan harga pembangunan per meter persegi.

Dengan mengetahui luas bangunan, Anda jadi lebih mudah menghitung estimasi biaya pembangunan berdasarkan harga pembangunan per meter persegi.

Namun, perlu Anda pahami kalau luas bangunan tidak hanya area utama rumah saja, ya. Ada beberapa area lain yang perlu diperhitungkan agar estimasinya akura, berikut beberapa area lainnya:

  • Teras
  • Balkon
  • Carport
  • Lantai tambahan

Cari Tahu Harga Bangun Rumah per Meter

Cara hitung biaya bangun rumah berikutnya yaitu mengetahui harga bangunan per meter persegi di daerah Anda. Hal tersebut perlu dilakukan karena biaya pembangunan rumah tiap kota berbeda tergantung:

  • Harga material
  • Upah tukang
  • Tingkat kesulitan desain
  • Spesifikasi bangunan

Dengan melakukan cara ini belum mencakup detail secara lengkap, namun membantu Anda untuk mengetahui kisaran budget yang harus dipersiapkan dari awal.

Semakin berkualitas material dan desain rumah yang digunakan, semakin mahal biaya bangun rumah per meter. Maka dari itu, penting sekali menyesuaikan spesifikasi bangunan dengan budget Anda.

Membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB)

Hitung Biaya Bangun Rumah

Jika Anda ingin hasil perhitungan lebih detail dan akurat, Anda perlu buat RAB. Adanya RAB, seluruh kebutuhan pembangunan mulai dari awal hingga finishing dihitung secara rinci. Berikut isi RAB:

  • Pekerjaan pondasi
  • Struktur bangunan
  • Dinding & atap
  • Lantai & plafon
  • Pintu & jendela
  • Instalasi listrik & plumbing
  • Finishing cat
  • Biaya tenaga kerja

Dengan RAB, ada bisa tahu pengeluaran biaya pembangunan secara rinci sehingga resiko pembengkakan biaya bisa diminimalisir.

Selain itu, RAB juga bantu Anda menentukan prioritas pembangunan rumah. Jika budget Anda terbatas, bisa sesuaikan spesifikasi materialnya tanpa mengubah struktur utama.

Butuh jasa kontraktor profesional untuk mendapatkan RAB yang akurat dan detail agar estimasi biaya sesuai kondisi lapangan.

Menghitung Biaya Material Bangunan

Material bangunan merupakan salah satu komponen penting dalam biaya pembangunan rumah. Maka dari itu, penting sekali hitung kebutuhan material secara detail agar tidak kekurangan atau pemborosan menggunakan material.

Berikut beberapa material utama yang biasanya membutuhkan banyak biaya:

  • Semen
  • Pasir
  • Batu bata
  • Besi
  • Keramik
  • Cat
  • Baja ringan
  • Kusen & pintu

Harga material bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar. Maka dari itu, penting lakukan survey harga terlebih dahulu sebelum memulai pembangunan rumah.

Anda juga perlu tentukan apakah ingin gunakan material standar, menengah, atau premium. Perlu Anda tahu, kualitas material sangat mempengaruhi total biaya pembangunan.

Walaupun material berkualitas butuh biaya lebih mahal di awal, namun biasanya lebih awet dan minim biaya perawatan.

Menghitung Upah Tenaga Kerja

Hitung Biaya Bangun Rumah

Selain harus menghitung biaya bahan bangunan, Anda juga wajib hitung upah tenaga kerja. Biasanya, ada 2 sistem pembayaran upah yang sering digunakan, diantaranya:

Sistem Harian

Sistem harian, tukang dibayar berdasarkan jumlah hari kerjanya. Kelebihannya yaitu lebih fleksibel jika ada perubahan pekerjaan selama pembangunan berlangsung.

Jika Anda menggunakan sistem harian, pengawasannya harus maksimal agar biaya pembangunan tidak membengkak.

Sistem Borongan

Kalau Anda menggunakan sistem borongan, biasanya biayanya sudah disepakati sejak awal berdasarkan jenis pekerjaan atau keseluruhan proyek pembangunan.

Selain menghitung upah tenaga kerja, Anda juga perlu menghitung biaya tambahan seperti:

  • Mandor
  • Tukang listrik
  • Tukang plumbing
  • Biaya lembur
  • Biaya kebersihan proyek

Semua komponen ini harus dimasukkan ke dalam perhitungan agar estimasi biaya pembangunan agar hasilnya lebih akurat.

Kesimpulan

Menghitung biaya bangun rumah perlu dilakukan secara detail agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai anggaran.

Mulai dari menentukan luas bangunan, menghitung harga per meter, membuat RAB, memperkirakan kebutuhan material, hingga menghitung upah tenaga kerja harus dilakukan dengan tepat.

Selain itu, penting juga menyiapkan dana cadangan untuk mengantisipasi biaya tak terduga selama pembangunan berlangsung. Dengan perencanaan yang matang, Anda bisa bangun rumah yang nyaman, berkualitas, dan tetap sesuai budget yang telah disiapkan.

Bagi Anda yang ingin bangun rumah sesuai budget dengan hitung biaya bangun rumah yang akurat, Anda bisa percayakan MBD Kontraktor!

Untuk diskusi lebih lanjut, Anda bisa konsultasi GRATIS sekarang juga.

Baca Juga : Cara Hitung Biaya Bangun Rumah yang Baik dari Nol Sampai Finishing

Pertanyaan Umum (FAQ)

Bagaimana cara paling sederhana hitung biaya bangun rumah?

Cara paling sederhana adalah mengalikan luas bangunan dengan harga bangun rumah per meter persegi. Contohnya, rumah 100 m² dengan biaya Rp5 juta/m² berarti estimasi biayanya sekitar Rp500 juta.

Apa yang membuat biaya bangun rumah bisa berbeda?

Biaya pembangunan dipengaruhi oleh lokasi proyek, kualitas material, desain rumah, jumlah lantai, tingkat kesulitan pengerjaan, dan biaya tenaga kerja.

Kenapa RAB penting saat membangun rumah?

RAB membantu mengetahui rincian biaya pembangunan secara detail sehingga pengeluaran lebih terkontrol dan risiko pembengkakan biaya bisa diminimalkan.

Berapa dana cadangan yang sebaiknya disiapkan?

Idealnya siapkan dana cadangan sekitar 10%–20% dari total biaya pembangunan untuk mengantisipasi kebutuhan tambahan atau biaya tak terduga.

Lebih baik pakai tukang harian atau borongan?

Keduanya memiliki kelebihan masing-masing. Sistem harian lebih fleksibel, sedangkan sistem borongan biasanya lebih mudah mengontrol biaya dan waktu pengerjaan.

Seberapa bermanfaat postingan ini untuk Anda?

Klik bintang untuk memberikan penilaian Anda!

Berdasarkan penilaian 3909 orang, rating rata-rata saat ini: 5

Belum ada yang memberi suara. Jadilah yang pertama menilai postingan ini!

Karena kamu merasa tulisan ini bermanfaat...

Ikuti kami juga di media sosial, yuk!

Mohon maaf jika artikel ini kurang membantu

Bantu kami jadi lebih baik!

Apa yang bisa kami perbaiki dari tulisan ini?