Hitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai — Banyak orang menganggap kalau biaya bangun rumah 2 lantai lebih mahal dibanding bangun rumah 1 lantai.
Sebenarnya, anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah karena bangun rumah 2 lantai membutuhkan material dan tenaga kerja dalam jumlah yang banyak.
Terlebih lagi jika konsep hunian yang Anda pilih kompleks dan detailnya cukup rumit. Sudah pasti butuh biaya yang lebih banyak untuk mengerjakannya.
Makanya, penting sekali mencari tahu terlebih dahulu estimasi hitung biaya bangun rumah 2 lantai sebelum memulai pembangunan. Terlebih lagi harga bangun rumah terus berubah seiring waktu berjalan.
Bagi Anda yang berencana mau bangun rumah 2 lantai, namun tidak tahu berapa estimasi hitung biaya bangun rumah 2 lantai tahun 2026, Anda bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini sampai selesai, ya.
Artikel MBD Kontraktor kali ini akan bahas lebih detail mengenai estimasi hitung biaya bangun rumah 2 lantai serta komponen apa saja yang masuk ke dalam perhitungan tersebut.
Simak penjelasannya lebih lengkap di pembahasan berikut ini!
Baca Juga : Cara Hitung Biaya Bangun Rumah yang Baik dari Nol Sampai Finishing
Daftar isi
ToggleEstimasi Hitung Biaya Bangun Rumah 2 Lantai Tahun 2026
Sebelum bangun rumah 2 lantai, penting sekali untuk cari tahu berapa estimasi biayanya agar sesuai budget dan kebutuhan di lapangan.
Terkadang, beberapa orang menghitung biaya bangun rumah hanya berdasarkan estimasi kasar saja. Padahal, cara tersebut bisa membuat biaya pembangunan jadi membengkak.
Agar tidak mengalami pembengkakan biaya, berikut estimasi hitung biaya bangun rumah 2 lantai tahun 2026!
Data Awal Proyek Pembangunan Rumah 2 Lantai
Sebelum menghitung rincian biaya pembangunan rumah 2 lantai, Anda perlu siapkan data awalnya terlebih dahulu. Sebagai contoh, Anda bisa ikuti data berikut ini:
| Ukuran bangunan: 6 x 10 m Lantai 1: 60 m² Lantai 2: 60 m²Total luas bangunan: 120 m² |
| Tinggi lantai Lantai ke plafon: 3,2 m |
Pekerjaan Struktur Bangunan Rumah

Setelah menyiapkan data awal, selanjutnya Anda bisa mulai rincikan biaya pembangunan. Rincian pertama yaitu biaya pekerjaan struktur bangunan rumah. Berikut rincian lebih detailnya:
Pondasi Footplat
Asumsikan jumlah titik kolom ada 16 titik, dan ukuran footplatnya 1m x 1m x 0,3 m. Maka perhitungannya.
Volume | = 16 x (1 x 1 x 0,3) = 4,8 m³ |
| Harga beton & kerja | Rp1.200.000 / m³ |
| TOTAL | = 4,8 x 1.200.000 = Rp5.760.000 |
Sloof
Asumsikan keliling bangunannya 32 meter, sedangkan dimensi sloof 20 x 30 cm. Berikut perhitungannya detailnya:
| Volume | = 32 x 0,2 x 0,3 = 1,92 m³ |
| Harga | Rp1.200.000 / m³ |
| TOTAL | Rp2.304.000 |
Kolom Beton
Asumsikan ada 16 kolom, ukurannya 20 x 20 cm dan tingginya 6,5 meter. Maka rincian biayanya yaitu:
| Volume | = 16 x (0,2 x 0,2 x 6,5) = 4,16 m³ |
| TOTAL | = 4,16 x 1.200.000 = Rp4.992.000 |
Balok & Ring Balk
Asumsikan panjang total balok sekitar 60 meter dan dimensinya 20 x 30 cm. Berikut rincian perhitungan yang lebih detail:
| Volume | = 60 x 0,2 x 0,3 = 3,6 m³ |
| TOTAL | Rp4.320.000 |
Plat Lantai 2
Asumsikan luas plat lantai 2 sekitar 60 m² dan tebalnya 12 cm. Berikut perhitungan lebih detailnya:
| Volume | = 60 x 0,12 = 7,2 m³ |
| Harga | Rp1.300.000 / m³ |
| TOTAL | Rp9.360.000 |
Baca Juga : 7 Aplikasi Hitung Biaya Bangun Rumah Gratis & Wajib Dicoba
Pekerjaan Dinding

Setelah menghitung rincian biaya struktur bangunan rumah, maka selanjutnya Anda perlu hitung pekerjaan bagian dinding rumah. Sebelumnya, Anda harus hitung luas dinding agar lebih mudah menghitungnya:
Jika keliling dinding 32 m dan tingginya 6,5m, maka luas kotornya sekitar 208 m². Total luas tersebut Anda kurangi bukaan seperti jendela atau pintu sebanyak 20%. Maka luas bersihnya sekitar 166 m².
Harga Dinding Bata, Plester, dan Acian
Asumsikan harga bata, plester, dan acian tahun 2026 sekitar Rp180.000 / m². Maka total biaya yang dibutuhkan pada tahap pekerjaan ini yaitu Rp29.880.000.
Pekerjaan Atap Rumah

Jika luas atap 1,3 meter dan luas lantai 60 meter, maka total atap rumah yang dikerjakan sekitar 78 m².
Anda bisa gunakan material baja ringan dan genteng agar biaya pembangunan lebih hemat. Biayanya sekitar Rp350.000 / m². Untuk total harga yang dibutuhkan pada pekerjaan atap yaitu Rp27.300.000.
Pekerjaan Lantai
Sesuai data awal, luas lantai 120 m². Sedangkan harga keramik sekaligus pasang sekitar Rp150.000 / m². Maka total biaya yang dibutuhkan pekerjaan ini sekitar Rp18.000.000.
Pemasangan Plafon
Berdasarkan data awal, luas plafon 120 m². Sedangkan harga plafon sekitar Rp130.000 / m², maka total biaya yang dibutuhkan yaitu Rp15.600.000.
Pintu & Jendela Rumah

Asumsikan rumah 2 lantai Anda butuh 6 unit pintu dan 10 unit jendela. Maka perhitungannya yaitu:
| Pintu | 6 unit x Rp2.000.000 = Rp12.000.000 |
| Jendela | 10 unit x Rp1.500.000 = Rp15.000.000 |
| TOTAL | Rp27.000.000 |
Instalasi Listrik & Air
Berikut ini estimasi hitung biaya instalasi listrik dan air pada bangunan rumah 2 lantai:
| Instalasi Listrik | Rp18.000.000 |
| Instalasi Air | Rp15.000.000 |
Pengecatan Rumah

Untuk perhitungan biaya mengecat rumah harus sesuai dengan luas rumah yang akan dicat. Misalnya luasnya ±250 m², sedangkan harganya sekitar Rp35.000 / m². Maka total yang dibutuhkan yaitu Rp8.750.000.
Itulah beberapa rincian estimasi hitung biaya bangun rumah 2 lantai yang harus Anda tahu! Jangan lupakan juga untuk menambahkan biaya cadangan, ya.
3 Komponen yang Masuk ke Dalam Perhitungan Biaya Bangun Rumah 2 Lantai
Selain 8 komponen di atas, ada komponen lain yang harus masuk ke dalam hitung biaya bangun rumah 2 lantai.
Dilansir Fortress, ada 3 komponen lain yang perlu dimasukkan dalam perhitungan biaya bangun rumah 2 lantai, diantaranya:
- Biaya jasa arsitek
- Biaya finishing rumah
- Biaya furniture dan interior rumah
Kesimpulan
Menghitung biaya bangun rumah 2 lantai tidak bisa dilakukan sembarangan. Butuh perencanaan matang mulai dari luas bangunan, spesifikasi material, hingga biaya tenaga kerja.
Dengan membuat RAB yang detail dan realistis, Anda bisa mengontrol pengeluaran, meminimalisir resiko pembengkakan biaya, serta memastikan proses pembangunan berjalan sesuai target.
Bagi Anda yang ingin bangun rumah bisa percayakan MBD Kontraktor yang akan bantu hitung biaya bangun rumah 2 lantai secara akurat sehingga minim biaya bengkak.
Untuk diskusi lebih lanjut, Anda bisa konsultasi GRATIS sekarang juga bersama tim profesional kami!
Baca Juga : Cara Mudah Hitung Biaya Bangun Rumah Online untuk Pemula!
Pertanyaan Umum (FAQ)
| Berapa biaya rata-rata bangun rumah 2 lantai per meter di tahun 2026? Umumnya berkisar antara Rp4 juta – Rp7 juta per m², tergantung kualitas material, desain, dan lokasi pembangunan. |
| Apa faktor yang paling mempengaruhi biaya bangun rumah 2 lantai? Faktor utamanya meliputi luas bangunan, spesifikasi material, desain struktur, serta biaya tenaga kerja. |
| Apakah bangun rumah 2 lantai lebih hemat dibanding 1 lantai? Bisa lebih hemat dari sisi penggunaan lahan, namun biaya struktur (pondasi & beton) biasanya lebih tinggi. |
| Bagaimana cara agar biaya tidak membengkak saat pembangunan? Gunakan RAB yang detail, pilih kontraktor terpercaya, dan lakukan pengawasan proyek secara rutin. |
| Apakah perlu menggunakan jasa kontraktor untuk bangun rumah 2 lantai? Sangat disarankan, karena kontraktor berpengalaman dapat membantu perencanaan, pengelolaan biaya, dan memastikan kualitas hasil akhir. |
Seberapa bermanfaat postingan ini untuk Anda?
Klik bintang untuk memberikan penilaian Anda!
Berdasarkan penilaian 2100 orang, rating rata-rata saat ini: 5
Belum ada yang memberi suara. Jadilah yang pertama menilai postingan ini!
Mohon maaf jika artikel ini kurang membantu
Bantu kami jadi lebih baik!
Apa yang bisa kami perbaiki dari tulisan ini?





