Estimasi Biaya Bangun Rumah Sederhana Tahun 2026

5
(8893)

Biaya Bangun Rumah Sederhana — Bangun rumah sederhana juga butuh perencanaan yang matang agar proses pembangunannya berjalan lancar dan bisa selesai tepat waktu sesuai deadline yang telah ditentukan dari awal.

Selain perlu perencanaan, untuk bangun rumah sederhana juga perlu menyiapkan anggaran lebih agar tidak kekurangan budget saat proyek sedang berlangsung.

Kalau budget Anda kurang, yang ada proyek pembangunan bisa terhenti di tengah jalan dan pengerjaan jadi molor karena harus cari solusi untuk mendapatkan biaya tambahan.

Agar tidak mengalami kejadian hal seperti itu, Anda perlu cari tahu berapa estimasi biaya bangun rumah sederhana agar bisa mempersiapkan anggarannya sebelum memulai pembangunan rumah.

Untuk mengetahui estimasi biaya bangun rumah sederhana perlu bantuan tim ahli dari kontraktor berpengalaman seperti MBD Kontraktor, karena mereka paham dan tahu semua kebutuhan serta biaya pembangunan rumah.

Jika Anda berencana mau bangun rumah yang sederhana namun belum tahu berapa estimasi biaya yang dibutuhkan, Anda bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini untuk lebih jelas mengenai estimasi biayanya, ya!

Baca Juga : Estimasi Biaya Bangun Rumah dengan Arsitek yang Realistis

Ciri-ciri Bangunan Rumah Sederhana yang Perlu Anda Tahu!

Sebelum bahas mengenai estimasi biaya bangun rumah sederhana, ada baiknya Anda perlu tahu seperti apa ciri-ciri bangunan rumah yang sederhana. Apakah seperti rumah minimalis? Atau rumah berlantai 1?

Biar tidak salah tanggapan lagi mengenai bangunan rumah sederhana, berikut ini beberapa ciri mengenai bangunan rumah tersebut:

Desain Minimalis & Tidak Berlebihan

Ciri khas dari bangunan rumah sederhana yaitu desainnya minimalis. Rumah dengan konsep minimalis biasanya punya bentuk bangunan yang simpel, garis tegas, dan minim menggunakan dekorasi.

Biasanya, rumah sederhana tidak banyak detail dekoratif pada bagian fasadnya sehingga tampilan rumah terlihat bersih dan rapi.

Untuk desain minimalis sendiri berfokus pada fungsi dibandingkan hiasan. Dekorasi yang digunakan dipilih berdasarkan kebutuhan, tidak hanya sekedar mempercantik tampilan rumah saja.

Selain itu, bangunan rumah sederhana biasanya menggunakan warna netral agar bisa memberikan kesan luas dan terang.

Ukuran Bangunannya Efisien

Rumah sederhana biasanya punya ukuran bangunan yang tak terlalu besar. Luas bangunannya disesuaikan dengan kebutuhan penghuninya. Ukuran rumah sederhana yang sering digunakan di Indonesia yaitu tipe 36 atau 45.

Walaupun ukuran rumah minimalis tidak luas, Anda bisa menata ruangan dengan efisien agar tetap nyaman dihuni. Pastikan tiap ruangan punya fungsi yang jelas dan tidak menyisakan ruangan kosong.

Anda juga bisa menggunakan konsep open space, misalnya ruang tamu yang menyatu dengan ruang keluarga untuk memaksimalkan area yang terbatas.

Material Bangunan Mudah Didapat

Ciri bangunan rumah sederhana selanjutnya yaitu menggunakan material umum dan mudah ditemukan di pasaran. Biasanya rumah sederhana menggunakan beberapa material berikut ini:

➡️Bata merah
➡️Batako
➡️Semen
➡️Keramik standar
➡️Atap genteng atau baja ringan

Pemilihan material bangunan yang mudah didapatkan harganya lebih murah, selain itu juga lebih mudah digunakan saat proses pembangunan dan perawatan. Hal tersebutlah yang membuat biaya pembangunan jadi lebih efisien tanpa harus mengurangi kualitas bangunan rumah.

Tata Ruangnya Fungsional

Biasanya, bangunan rumah sederhana lebih mengutamakan fungsi. Tata ruang rumah sederhana dibuat khusus agar tiap sudut rumah bisa digunakan secara optimal, sehingga tidak ada ruang kosong yang tersisa tanpa jelas kegunaannya.

Konsep open space sangat disarankan untuk rumah sederhana karena bisa memberikan kesan luas. Contohnya, ruang tamu yang menyatu dengan ruang keluarga tanpa adanya sekat permanen seperti dinding.

Dengan menggunakan konsep tersebut juga buat ruang terasa lapang, sehingga sirkulasi udara dan cahaya alami bisa masuk ke dalam rumah dengan optimal.

Dekorasi Simpel & Secukupnya

Ciri lain dari bangunan rumah sederhana biasanya menggunakan dekorasi yang tidak berlebihan. Biasanya, rumah sederhana menggunakan furniture dengan desain simpel dan warna sesuai interior.

Berikut beberapa dekorasi untuk rumah minimalis yang bisa Anda gunakan:

➡️Hiasan dinding

➡️Tanaman kecil indoor

➡️Karpet minimalis

Dengan menggunakan beberapa furniture tersebut sudah cukup untuk mempercantik ruangan. Jika terlalu banyak dekorasi malah buat ruangan jadi sempit dan terlihat berantakan.

Makanya, Anda perlu gunakan furniture multifungsi agar ruangan tetap tertata rapi walaupun banyak barang.

Nah, itulah 5 ciri utama dari bangunan rumah sederhana yang perlu Anda ketahui! Bisa disimpulkan kalau rumah sederhana identik dengan desain minimalis dan sederhana.

Lalu, berapa estimasi biaya bangun rumah sederhana di tahun 2026 ini? Apakah biayanya semakin mahal atau malah sebaliknya?

Simak pembahasan berikut untuk cari tahu berapa estimasi biaya bangun rumah sederhana yang sebenarnya!

Baca Juga : Biaya Bangun Rumah Minimalis: Panduan Lengkap untuk Pemilik Baru

Estimasi Biaya Bangun Rumah Sederhana di Tahun 2026 yang Benar

Namanya bangun rumah sudah pasti butuh biaya lebih, mau itu bangun rumah sederhana atau mewah. Namun, untuk totalnya jelas berbeda, ya!

Kalau Anda berencana mau bangun rumah yang sederhana tapi bingung berapa estimasi biaya yang dibutuhkan di tahun 2026, berikut ini estimasi detailnya:

Pekerjaan Struktur Bangunan Rumah

Biaya Bangun Rumah Sederhana

Tahap awal pembangunan biasanya dimulai dari persiapan seperti:

➡️Membersihkan lahan
➡️Melakukan pengukuran
➡️Memasang bouwplank (patokan bangunan)
➡️Penggalian tanah

Walaupun tahap ini terlihat sederhana tapi sangat menentukan posisi yang tepat dan ukuran bangunan rumah.

Setelah melakukan persiapan, selanjutnya melakukan pekerjaan pondasi bangunan rumah. Untuk rumah sederhana satu lantai biasanya menggunakan pondasi batu kali atau cakar ayam, namun tergantung kondisi tanahnya, ya.

Kalau tanahnya keras dan stabil, penggunaan pondasi batu kali sudah cukup. Namun kalau tanahnya lunak perlu struktur pondasi yang lebih kuat.
Di tahap ini biasanya butuh biaya sekitar 10-15% dari total biaya pembangunan.

Struktur Beton

Struktur beton merupakan ‘tulang’ rumah, adapun bagian ini terdiri dari sloof, kolom, dan ring balok. Fungsi struktur beton untuk menopang beban bangunan dan menjaga kestabilan struktur bangunan rumah.

Untuk material utama dari struktur beton ini yaitu besi tulangan, semen, pasir, dan split (batu pecah). Penting untuk memilih besi dan komposisi campuran beton yang berkualitas karena sangat mempengaruhi kekuatan struktur bangunan rumah.

Biaya yang dibutuhkan untuk mengerjakan struktur bangunan sekitar 15-20% dari total biaya pembangunan.

Dinding & Plesteran

Biaya Bangun Rumah Sederhana

Biasanya, rumah sederhana menggunakan bata merah atau batako, keduanya ada plus dan minusnya. Kalau bata merah lebih kuat namun lebih mahal dibanding batako.

Setelah pemasangan bata, selanjutnya melakukan plesteran dan acian agar permukaan dinding halus dan bisa dicat.
Di tahap ini biasanya membutuhkan biaya sekitar 15% dari total biaya pembangunan.

Rangka & Penutup Atap

Atap rumah terdiri dari dua bagian yaitu rangka dan penutup. Sekarang ini, banyak rumah menggunakan baja ringan karena tahan rayap, ringan, dan pemasangannya lebih cepat.

Untuk bagian pengerjaan rangka dan penutup atap ini butuh biaya sekitar 10–15% dari total biaya bangun rumah sederhana.

Pekerjaan Lantai & Plafon

Untuk bagian lantai rumah sederhana biasanya menggunakan keramik dengan ukuran standar. Sedangkan plafon menggunakan gypsum atau PVC.
Biaya pekerjaan lantai dan plafon membutuhkan biaya sekitar 10% dari total biaya pembangunan, namun tergantung jenis material yang dipilih.

Finishing Akhir

Bagian finishing biasanya mencakup kusen, pintu, jendela, pengecatan, hingga detail finishing lainnya. Untuk biaya pekerjaan ini butuh biaya sekitar 10-15% dari total biaya pembangunan.

Instalasi Listrik & Plumbing

Biaya Bangun Rumah Sederhana

Tahap terakhir dari pembangunan rumah sederhana yaitu instalasi listrik dan air. Pekerjaan ini mencakup pemasangan kabel, saklar, lampu, hingga sanitasi kamar mandi. Biaya yang dibutuhkan sekitar 5-10% dari total biaya pembangunan.

Itulah estimasi biaya bangun rumah sederhana berdasarkan beberapa tahap pekerjaan. Untuk estimasi berdasarkan tipe rumah bervariasi.
Biaya bangun rumah sederhana di Indonesia di tahun 2026 berkisar Rp4.000.000-Rp6.000.000 per m². Berikut penjelasan lebih detailnya:

Ukuran Rumah Tipe 36

Ukuran Tipe Rumah 45

➡️36 m² x Rp4.000.000 = Rp144.000.000 (estimasi minimal)

➡️36 m² x Rp6.000.000 = Rp216.000.000 (estimasi maksimal)

➡️45 m² x Rp4.000.000 = Rp180.000.000 (estimasi minimal)

➡️45 m² x Rp6.000.000 = Rp270.000.000 (estimasi maksimal)

Baca Juga : Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah Agar Tidak Salah!

Biaya bangun rumah sederhana di atas belum termasuk pembelian tanah dan masih estimasi kasar, ya!

Kalau Anda berencana mau bangun rumah mau itu sederhana atau mewah, MBD Kontraktor siap bantu Anda untuk wujudkan rumah impian Anda.

MBD Kontraktor berpengalaman mengerjakan berbagai proyek pembangunan, jadi Anda tak perlu khawatir dan takut dengan hasilnya.

Tertarik bekerja sama dengan MBD Kontraktor? Anda bisa konsultasi GRATIS sekarang bersama tim ahli kami!

Seberapa bermanfaat postingan ini untuk Anda?

Klik bintang untuk memberikan penilaian Anda!

Berdasarkan penilaian 8893 orang, rating rata-rata saat ini: 5

Belum ada yang memberi suara. Jadilah yang pertama menilai postingan ini!

Karena kamu merasa tulisan ini bermanfaat...

Ikuti kami juga di media sosial, yuk!

Mohon maaf jika artikel ini kurang membantu

Bantu kami jadi lebih baik!

Apa yang bisa kami perbaiki dari tulisan ini?

Farah Fadhillah Khairani
Farah Fadhillah Khairani