Estimasi Budget Minim Bangun Rumah Sampai Finishing

5
(7560)

Budget Minim Bangun Rumah — Punya rumah sendiri merupakan impian bagi semua orang. Namun, tidak semua orang bisa mewujudkan impian tersebut karena terhalang biaya pembangunan yang semakin mahal dari tahun ke tahun.

Tak jarang orang-orang yang tidak bisa bangun rumah karena terhalang biaya lebih memilih menyewa atau membeli rumah subsidi, yang mana kedua pilihan tersebut lebih murah biayanya.

Padahal, mereka bisa saja bangun rumah sendiri asalkan mampu mengelola anggarannya dengan baik dan tepat.

Idealnya, untuk menabung bangun rumah butuh waktu sekitar 3-10 tahun atau bisa lebih. Namun, hal tersebut tergantung beberapa hal berikut:

Pendapatan tiap bulan
Gaya hidup
Lokasi pembangunan
Target biaya bangun rumah

Misalnya saja Anda konsisten menabung Rp1-2 juta per bulan, Anda bisa bangun rumah sederhana dalam waktu 5-10 tahun.

Terlihat lama? Tentu! Makanya penting untuk konsisten menabung agar tabungan Anda cepat terkumpul. Kalau bisa pisahkan tabungan buat bangun rumah dengan tabungan kebutuhan lainnya agar tidak tercampur.

Sebenarnya untuk mewujudkan rumah impian ada budget minim bangun rumah, yang mana dengan biaya terbatas Anda bisa bangun rumah dengan perencanaan ketat, menggunakan desain minimalis, dan memilih material dengan harga murah.

Tertarik bangun rumah dengan budget minimalis? Jika tertarik, Anda bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini untuk cari tahu berapa estimasi budget minim bangun rumah sampai finishing yang ideal dan realistis.

Tak hanya bahas estimasi saja, di artikel kali ini juga bakalan kasih tahu tips nabung bangun rumah biar cepat terkumpul!

Simak lebih detail semuanya di pembahasan berikut ini, ya.

Baca Juga : Estimasi Biaya Bangun Rumah Sederhana Tahun 2026

Berapa Estimasi Budget Minim Bangun Rumah yang Realistis?

Mau bangun rumah tapi terkendala biayanya? Tenang, Anda bisa simak penjelasan berikut agar bisa atur budget minim bangun rumah yang tepat dan realistis agar tidak boncos di tengah jalan!

Biaya Struktur & Bangunan Dasar

Budget Minim Bangun Rumah

Estimasi kasar biaya bangun rumah biasanya sekitar Rp4.000.000/m², dengan perhitungan dasarnya yaitu:

60 m² x Rp4.000.000 = Rp240.000.000

Namun, total biaya tersebut sekedar bangun jadi saja. Berikut ini rincian bangun rumah yang realistis:

Pekerjaan Persiapan & Pondasi Bangunan

Ada beberapa pekerjaan yang dilakukan di tahap ini, yaitu:

➡️Membersihkan lahan

➡️Menggali pondasi

➡️Menggunakan pondasi batu kali

➡️Urugan & pemadatan

Estimasi biaya yang dibutuhkan untuk pengerjaan ini sekitar 15%, berikut perhitungannya:

15% x Rp240.000.000

= Rp36.000.000

 

Struktur Beton

Untuk biaya struktur beton tidak boleh mengurangi kualitasnya karena bagian ini paling penting. Adapun yang dibutuhkan yaitu:

➡️Sloof

➡️Kolom

➡️Balok

➡️Ring balok

Estimasi biaya yang dibutuhkan sekitar 20%, berikut perhitungannya:

20% x Rp240.000.000

= Rp48.000.000

 

Atap

Berikut beberapa material yang dibutuhkan pada bagian atap:

➡️Rangka baja ringan

➡️Genteng beton/metal

➡️Talang

Estimasi biaya sekitar 12%, berikut perhitungannya agar lebih jelas:

12% x Rp240.000.000

= Rp28.800.000

 

Lantai & Plafon

Untuk bagian ini, Anda butuh beberapa hal berikut:

➡️Keramik 60×60

➡️Plafon gypsum

➡️Rangka hollow

Estimasi biayanya butuh 10%, berikut perhitungannya:

10% x Rp240.000.000

= Rp24.000.000

 

Instalasi Listrik & Plumbing

Di tahap ini, Anda butuh beberapa hal berikut:

➡️Jalur kabel & MCB

➡️Titik lampu

➡️Stop kontak

➡️Pipa air bersih & kotor

➡️Septic tank standar

Estimasi biayanya sekitar %8, berikut perhitungannya yang tepat:

8% x Rp240.000.000

= Rp19.200.000

 

Finishing

Di tahap finishing biasanya membutuhkan beberapa hal berikut:

➡️Cat interior & eksterior

➡️Kusen aluminium

➡️Pintu panel standar

➡️Sanitary kamar mandi

Estimasi biaya yang dibutuhkan sekitar 20%, berikut perhitungannya:

20% x Rp240.000.000

= Rp48.000.000

Baca Juga : Estimasi Biaya Bangun Rumah Untuk Berbagai Desain Rumah

Biaya Desain & RAB

Budget Minim Bangun Rumah

Untuk biaya desain dan RAB biasanya sekitar 2%-5% dari nilai konstruksi. Misalnya, biaya yang Anda butuhkan untuk buat desain dan RAB sekitar 3%, maka perhitungannya:

3% x Rp240.000.0000

= Rp7.200.000

Biaya tersebut sudah termasuk:

✔️Gambar arsitektur
✔️Gambar struktur bangunan rumah
✔️RAB detail

Kalau Anda skip bagian ini bisa-bisa biaya jadi bengkak!

Biaya Perizinan

Untuk estimasi biaya ini sebenarnya tergantung tiap daerah. Estimasi realistisnya:

➡️PBG: Rp5-10 juta

➡️Administrasi & lingkungan: Rp3-5 juta

Anda bisa ambil rata-rata biayanya sekitar Rp10.000.000 untuk mengurus perizinan.

Biaya Interior Dasar

Budget Minim Bangun Rumah

Kalau rumah Anda sudah siap dan berencana ingin menambah interior lainnya, maka Anda bisa lihat perhitungan minimalnya berikut ini:

Kitchen set sederhana → Rp12.000.000

Pagar & kanopi → Rp15.000.000

Lemari built-in sederhana → Rp8.000.000

Maka, total yang dibutuhkan untuk membuat interior sederhana sekitar Rp35.000.000.

Biaya Cadangan

Ketika menyusun anggaran, jangan lupa untuk masukkan biaya cadangan. Minimal 7% dari total biaya sementara. Berikut perhitungan biayanya:

Rp240 juta + Rp7,2 juta + Rp10 juta + Rp35 juta

= Rp292.200.000

Lalu kalikan 7%:

7% x Rp292.000.000

= Rp20.454.000

Anda bisa bulatkan menjadi Rp20.000.000 saja.

Jika estimasi budget minim bangun rumah dengan luas 60 m² 1 lantai ditotalkan sekitar ± Rp312.200.000.

Baca Juga : Estimasi Biaya Bangun Rumah dengan Arsitek yang Realistis

Mau Bangun Rumah? Ini 4 Tips Nabung yang Tepat Biar Cepat Terkumpul

Setelah melihat total budget minimalis bangun rumah yang mana biayanya tidak terlalu mahal, pastinya Anda semakin semangat untuk menabung, kan?

Kalau iya, Anda bisa simak 4 tips berikut biar tabungan bangun rumah cepat terkumpulnya!

Tentukan Target Biaya

Kesalahan paling sering terjadi saat menabung buat bangun rumah yaitu tidak punya angka yang jelas. Anda bisa mulai dengan menghitung estimasi biaya rumah yang diinginkan, misalnya:

Luas lahan 60 m² dengan estimasi biaya bangun sekitar Rp4 juta/m². Maka estimasi biaya yang dibutuhkan sekitar Rp240-300 juta tergantung spesifikasinya.

Jika targetnya Rp300 juta dan ingin tercapai dalam 5 tahun, berarti Anda perlu menabung sekitar Rp5 juta per bulan.

Pisahkan Rekening Khusus untuk Bangun Rumah

Salah satu cara paling efektif yaitu membuat rekening khusus yang tidak bercampur dengan biaya kebutuhan harian. Begitu gaji masuk, Anda langsung transfer dana tabungan rumah ke rekening tersebut.

Cara ini membantu Anda untuk menjaga konsistensi dan mencegah uang terpakai untuk hal yang tidak prioritas.

Potong Pengeluaran yang Tidak Dibutuhkan

Anda perlu lakukan evaluasi pengeluaran bulanan seperti berikut:

➡️Langganan yang jarang dipakai
➡️Nongkrong berlebihan
➡️Belanja impulsif
➡️Cicilan barang konsumtif

Jika bisa menghemat Rp1–2 juta per bulan dari biaya yang tidak penting, dalam setahun Anda sudah punya tambahan Rp12–24 juta.

Tambah Sumber Penghasilan

Kalau hanya mengandalkan satu sumber gaji akan terasa berat, Anda bisa pertimbangkan mencari tambahan income. Beberapa opsinya yaitu:

✔️Freelance sesuai skill
✔️Bisnis kecil-kecilan
✔️Investasi jangka menengah
✔️Jual produk digital atau jasa

Tambahan Rp2–3 juta per bulan bisa mempercepat target Anda 1–2 tahun lebih cepat.

Itulah pembahasan detail mengenai estimasi budget minimalis bangun rumah serta tips menabung biar cepat terkumpulnya!

Jika tabungan Anda sudah cukup dan ingin segera bangun rumah, Anda bisa percayakan MBD Kontraktor sebagai partner Anda untuk wujudkan hunian impian.

Tertarik bekerja sama dengan MBD Kontraktor? Anda bisa langsung konsultasi GRATIS sekarang bersama tim ahli kami!

Seberapa bermanfaat postingan ini untuk Anda?

Klik bintang untuk memberikan penilaian Anda!

Berdasarkan penilaian 7560 orang, rating rata-rata saat ini: 5

Belum ada yang memberi suara. Jadilah yang pertama menilai postingan ini!

Karena kamu merasa tulisan ini bermanfaat...

Ikuti kami juga di media sosial, yuk!

Mohon maaf jika artikel ini kurang membantu

Bantu kami jadi lebih baik!

Apa yang bisa kami perbaiki dari tulisan ini?

Farah Fadhillah Khairani
Farah Fadhillah Khairani