Kupas Tuntas Mitos & Fakta Saat Membangun Rumah!

5
(8990)

Bangun rumah itu butuh persiapan, tapi kalau persiapannya hanya sekedar buat RAB dan menentukan desain saja tidak cukup. Anda perlu cari tahu beberapa tips penting saat membangun rumah agar persiapannya makin matang dan jelas arahnya.

Orang yang baru pertama kali bangun rumah biasanya paling mudah percaya sama hal-hal mitos saat membangun rumah.

Alhasil, mereka lebih percaya sama mitos tersebut yang mana mengharuskan mereka mengeluarkan budget lebih.

Makanya, orang-orang yang baru pertama kali bangun rumah butuh bimbingan atau konsultasi bersama kontraktor terpercaya agar tidak mudah percaya sama mitos yang beredar.

Sebenarnya, mereka juga bisa cari sendiri tips maupun fakta seputar membangun rumah melalui internet maupun sosial media.

Atau Anda juga bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini yang akan bahas lebih detail mengenai mitos dan fakta bangun rumah yang sering disalahpahami banyak orang.

Simak lebih detail penjelasannya sampai selesai biar Anda bisa tahu tindakan mana saja yang sebaiknya dilakukan saat bangun rumah nantinya!

Baca Juga : Tips Menyiapkan Anggaran Membangun Rumah

Mitos vs Fakta Saat Membangun Rumah yang Wajib Anda Tahu!

Mitos-mitos bangun rumah yang beredar terkadang buat budget jadi boncos karena mengikuti arahan yang belum tentu benar.

Agar budget Anda tetap aman saat membangun rumah, Anda bisa simak mitos dan fakta terkait bangun rumah lebih detail berikut ini!

MITOS: Rumah Hadap Timur Bawa Aura Panas

Banyak orang percaya kalau rumah yang menghadap ke timur biasanya terasa panas dan buat rumah jadi tidak nyaman dihuni. Mitos ini buat sebagian orang menghindari lahan yang menghadap timur.

FAKTA: Rumah Hadap Timur Terkena Sinar Matahari Pagi

Secara ilmiah, sinar matahari di pagi hari justru lebih lembut dibandingkan sinar matahari sore. Biasanya rumah yang menghadap timur mendapatkan paparan sinar matahari di pagi hari. 

Hal tersebut justru menguntungkan Anda karena membantu pencahayaan alami masuk ke dalam rumah tanpa buat ruang jadi panas.

Sedangkan rumah yang menghadap barat biasanya menerima paparan sinar matahari di sore hari yang lebih terik dan panas. Hal tersebutlah yang menjadi alasan mengapa ruangan jadi panas di siang dan sore hari.

Jika rumah terasa panas, biasanya penyebabnya bukan karena arah hadap semata, melainkan faktor lain seperti:

Selain arah rumah yang bisa menjadi faktor mengapa rumah Anda panas, berikut beberapa faktor lain yang perlu Anda ketahui:

➡️Ventilasi yang kurang optimal

➡️Minimnya bukaan jendela

➡️Tidak adanya shading atau kanopi

➡️Material atap dan dinding yang menyerap panas

Anda juga bisa gunakan ventilasi silang dan memilih material yang tepat. Pada intinya rumah yang menghadap timur jauh lebih nyaman dan menghemat energi.

membangun rumah

 

MITOS: Pintu Depan Tidak Boleh Lurus ke Belakang

Mitos yang satu ini cukup sering didengar orang-orang. Konon, jika pintu depan lurus sejajar dengan pintu belakang, rezekinya langsung keluar dan sulit bertahan di dalam rumah.

Mitos ini sering buat orang langsung mengubah tata ruang untuk menghindari posisi pintu yang sejajar.

FAKTA: Tidak Ada Sirkulasi Angin & Privasi

Dilihat dari segi arsitektur, pintu depan yang langsung lurus ke belakang bisa menimbulkan beberapa masalah teknis. Bukan soal rezeki tapi kenyamanan dan privasi penghuni rumah.

Jika pintu depan dan belakang sejajar tanpa adanya sekat, yang ada:

➡️Angin terlalu kencang saat kedua pintu terbuka

➡️Privasi terganggu karena bagian dalam rumah terlihat langsung dari luar

➡️Debu mudah masuk ke dalam rumah dan langsung menyebar

Solusi untuk mengatasinya yaitu mengubah desain ruang, misalnya:

➡️Mengatur posisi furniture sebagai pembatas

➡️Membuat desain foyer atau area transisi

➡️Mengatur ulang tata letak bukaan

Dengan menggunakan desain yang tepat, rumah jadi nyaman tanpa harus khawatir soal mitos rezeki!

membangun rumah

 

MITOS: Hindari Rumah Tusuk Sate

Rumah tusuk sate yaitu rumah yang lokasinya berada tepat di ujung jalan lurus. Rumah ini sering dianggap membawa energi negatif dan kurang cocok dihuni. Banyak orang menghindari posisi ini karena dianggap tidak aman.

FAKTA: Soal Keamanan, Sorot Lampu, dan Privasi

Secara teknis, rumah tusuk sate punya tantangan tertentu namun bukan berarti harus dihindari sepenuhnya. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan pada bangunan rumah tusuk sate:

Keamanan

Karena posisi rumahnya berada di ujung jalan, risiko kendaraan melaju lurus ada dan bisa diantisipasi dengan membuat:

➡️Pagar rumah

➡️Taman atau buffer zone di bagian depan

➡️Pembatas beton atau pot tanaman besar

Sorot Lampu Kendaraan

Lampu kendaraan yang mengarah langsung ke rumah bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah di malam haris. Solusinya untuk mengatasi hal tersebut yaitu:

➡️Menanam pohon atau tanaman

➡️Menggunakan pagar

➡️Memasang kaca film atau tirai

Privasi & Tata Ruang

Desain fasad yang tepat buat bukaan jendela bisa diarahkan ke arah lain asalkan tidak langsung ke jalan. Tata ruang dalam rumah juga bisa diatur agar bagian privat tidak berada di bagian paling depan.

Di balik banyaknya mitos yang beredar, rumah tusuk sate memiliki keunggulan seperti:

➡️Akses lebih mudah

➡️Sirkulasi udara yang lebih terbuka

➡️Tampilan fasad lebih menonjol

membangun rumah

Itulah beberapa mitos dan fakta membangun rumah yang perlu Anda tahu agar tidak lagi salah paham!

Dengan mengetahui mitos dan fakta tersebut, Anda bisa rencanakan pembangunan rumah yang sesuai kebutuhan serta keinginan. Namun, harus ada bimbingan langsung dari kontraktor terpercaya.

Bagi Anda yang penasaran gimana cara yang benar saat bangun rumah, Anda bisa simak penjelasannya di pembahasan berikut ini, ya.

Baca Juga : Cara Membangun Rumah Bertahap dari Awal

Stop Asal Bangun! Begini Cara Bangun Rumah yang Benar

Banyak mitos yang beredar terkadang buat proses pembangunan rumah jadi tak sesuai rencana dan tidak sesuai standar teknis.

Berikut ini beberapa cara membangun rumah yang benar agar tidak over budget!

Tentukan Kebutuhan & Konsep Sejak Awal

Sebelum menentukan desain rumah yang estetik, pastikan Anda sudah paham kebutuhan utama keluarga.

Berapa jumlah kamar? Apakah butuh ruang kerja? Bagaimana dengan pencahayaan dan sirkulasi udara?

Dengan konsep yang jelas sejak awal, Anda bisa menghindari perubahan desain di tengah proses pembangunan yang biasanya membutuhkan biaya tambahan.

Susun Anggaran & RAB Secara Detail

Kesalahan umum saat membangun rumah yaitu tidak memiliki Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang rinci. Pastikan semua komponen dihitung, mulai dari struktur, finishing, hingga biaya tak terduga.

Idealnya, Anda perlu siapkan dana cadangan sekitar 10–15% dari total anggaran untuk mengantisipasi kenaikan harga material atau perubahan saat proyek berlangsung.

Pilih Kontraktor Terpercaya

Bekerja sama dengan kontraktor profesional yang berpengalaman sangat menentukan hasil akhir rumah Anda. Pilih kontraktor yang transparan, memiliki portofolio jelas, serta sistem kerja yang terstruktur.

Komunikasi yang baik sejak awal bisa menghindari miskomunikasi selama proses pembangunan berlangsung.

Lakukan Pengawasan Secara Berkala

Meskipun sudah mempercayakan pekerjaan kepada kontraktor, Anda tetap perlu melakukan kontrol rutin.

Pengawasan berkala membantu memastikan pekerjaan sesuai gambar kerja, spesifikasi material, dan timeline yang disepakati.

Baca Juga : Pentingnya Melakukan Perencanaan Membangun Rumah

Itulah beberapa cara membangun rumah yang perlu Anda ketahui agar tidak terpengaruh dengan mitos-mitos yang beredar!

Bagi Anda yang ingin bangun rumah, Anda bisa wujudkan hunian impian bersama MBD Kontraktor yang berpengalaman dan terpercaya di Medan.

MBD Kontraktor bekerja sesuai standar teknis dan timeline kerja sehingga hasilnya sesuai dengan ekspektasi Anda.

Tertarik kerja sama dengan MBD Kontraktor? Anda bisa langsung konsultasi GRATIS bersama tim ahli kami.

Seberapa bermanfaat postingan ini untuk Anda?

Klik bintang untuk memberikan penilaian Anda!

Berdasarkan penilaian 8990 orang, rating rata-rata saat ini: 5

Belum ada yang memberi suara. Jadilah yang pertama menilai postingan ini!

Karena kamu merasa tulisan ini bermanfaat...

Ikuti kami juga di media sosial, yuk!

Mohon maaf jika artikel ini kurang membantu

Bantu kami jadi lebih baik!

Apa yang bisa kami perbaiki dari tulisan ini?

Farah Fadhillah Khairani
Farah Fadhillah Khairani