Penyebab Lantai 2 Rumah Lebih Panas

Bukan Cuma Cuaca! Ini Penyebab Lantai 2 Rumah Lebih Panas

Penyebab Lantai 2 Rumah Lebih Panas — Punya rumah 2 lantai tapi setiap lantai punya suhu yang berbeda? Lantai 1 sejuk, sedangkan lantai 2 lebih panas. Itu tandanya ada yang salah dengan penataan ruang di lantai 2.

Selama ini kebanyakan orang sering mengira kalau faktor cuaca jadi penyebab lantai 2 rumah lebih panas. Padahal, ada faktor lain yang dapat menyebabkan lantai 2 bisa terasa panas dibandingkan lantai 1.

Penasaran apa saja penyebab lantai 2 rumah lebih panas dibandingkan lantai 1? Anda bisa simak faktornya lebih lengkap di artikel MBD Kontraktor kali ini yang juga akan membahas cara membuat lantai 2 rumah jadi terasa sejuk.

Baca Juga : 5 Kesalahan yang Membuat Rumah Terasa Panas & Pengap

Ini 6 Penyebab Lantai 2 Rumah Lebih Panas Dibandingkan Lantai 1!

Saatnya Anda berhenti menyalahkan faktor cuaca yang panas karena membuat lantai 2 rumah Anda jadi terasa lebih panas dibandingkan lantai 1.

Kenyataannya ada faktor lain yang menjadi penyebab lantai 2 rumah lebih panas. Penasaran, apa saja penyebab lainnya? Simak penjelasan lebih detailnya berikut ini!

Atap Menyerap Panas Matahari

Penyebab Lantai 2 Rumah Lebih Panas

Salah satu penyebab utama mengapa lantai 2 rumah terasa lebih panas dibandingkan lantai 1 karena atap menyerap panas dari sinar matahari secara langsung.

Di siang hari, permukaan atap menyerap dan menyimpan suhu panas, lalu suhu tersebut merambat ke dalam ruang.

Jika rumah Anda tidak menggunakan insulasi, suhu panas bisa lebih mudah masuk ke dalam rumah dan membuat lantai 2 jadi lebih panas dan gerah. Tentunya membuat anggota keluarga jadi tidak nyaman berlama-lama di lantai 2.

Kondisi ini biasanya akan semakin terasa panas pada sore hari karena suhu yang tersimpan di atap masih dilepaskan walaupun intensitas sinar matahari mulai berkurang.

Insulasi Atap Kurang Baik

Tak hanya atap saja, insulasi juga dapat mempengaruhi suhu dalam ruangan. Jika rumah tidak punya insulasi yang memadai biasanya lantai 2 lebih mudah panas.

Dengan menggunakan insulasi dapat memperlambat perpindahan panas dari atap menuju ruangan dalam rumah. Anda bisa menggunakan berbagai jenis material insulasi sesuai kebutuhan dan bangunan rumah. Beberapa jenis materialnya seperti glasswool dan rockwool.

Jika lantai 2 terasa panas terus menerus, Anda perlu cek bagian atap terlebih dahulu, ya.

Sirkulasi Udara Kurang Lancar

Penyebab Lantai 2 Rumah Lebih Panas

Sirkulasi udara yang kurang lancar bisa jadi penyebab lantai 2 rumah lebih panas dibandingkan lantai 1.

Umumnya udara panas bergerak ke atas, jika tidak ada jalur keluarnya udara tersebut bisa terperangkap di dalam ruangan.

Anda bisa membuat ventilasi silang agar sirkulasi udara jadi lebih lancar. Bukaan pada dua sisi yang berlawanan membuat udara segar masuk dan udara panas bisa keluar.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan jendela, ventilasi atas, roster, atau bukaan tambahan lainnya agar memperlancar sirkulasi udara.

Jendela Menghadap Matahari Langsung

Posisi dan arah jendela rumah juga bisa menjadi penyebab lantai 2 rumah lebih panas. Apalagi kalau jendela langsung menghadap matahari, khususnya pada sisi barat, tentunya membuat ruang di lantai 2 jadi panas di siang hingga sore hari.

Agar tidak terlalu panas, Anda bisa menggunakan beberapa hal ini untuk mengurangi panas matahari yang masuk ke dalam ruangan:

  • Tirai
  • Secondary skin
  • Kisi-kisi
  • Kanopi

Maka dari itu, saat membuat desain bukaan sebaiknya jangan hanya mempertimbangkan pencahayaan saja, tapi juga pertimbangkan paparan sinar matahari.

Plafon Terlalu Dekat dengan Atap

Penyebab Lantai 2 Rumah Lebih Panas

Jarak antara plafon dan atap juga menjadi faktor mengapa lantai 2 bisa terasa panas. Jika jarak antara atap dan plafon terlalu sempit dan tidak ada ventilasi, panas dari atap lebih cepat masuk ke dalam ruangan.

Adanya ruang kosong di bawah atap berfungsi sebagai buffer panas. Agar lebih optimal, Anda bisa membuat ventilasi dan menggunakan insulasi yang tepat.

Ketika membuat perencanaan rumah, pastikan detail konstruksi atap dan plafon juga ikut diperhitungkan agar panas tidak langsung masuk ke dalam rumah.

Material Bangunan yang Menyerap Panas

Beberapa material dapat menyerap suhu panas dari luar rumah, dan hal ini bisa mempengaruhi suhu ruangan di lantai 2. Maka dari itu, penting sekali memilih material yang dapat menyerap dan menyimpan panas.

Contohnya seperti beton dan beberapa jenis material finishing lainnya yang bisa menyimpan panas setelah terkena panas matahari secara langsung. Panas tersebut kemudian dilepaskan secara perlahan ke lingkungan sekitar.

Anda perlu mempertimbangkan pemilihan material, insulasi, warna eksterior, dan desain bangunan secara keseluruhan agar panas tidak masuk ke dalam ruangan lantai 2.

Baca Juga : 7 Kesalahan Desain Rumah yang Membuat Rumah Cepat Panas

Mau Lantai 2 Rumah Terasa Sejuk? Ini Cara yang Harus Anda Lakukan

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar lantai 2 rumah terasa sejuk tanpa harus selalu menggunakan pendingin ruangan seperti kipas angin atau AC. Simak beberapa caranya lebih lengkap di pembahasan berikut!

Menggunakan Insulasi Atap Rumah

Bagian atap merupakan salah satu penyebab lantai 2 rumah lebih panas, terutama saat terkena langsung sinar matahari. Panas dari permukaan atap bisa merambat langsung ke dalam ruangan.

Agar ruangan di lantai 2 tidak terlalu panas, Anda bisa menggunakan insulasi pada bagian atap atau plafon untuk memperlambat masuknya suhu panas ke dalam ruangan.

Penggunaan insulasi yang tepat membuat suhu ruangan di lantai 2 jadi lebih stabil dan mengurangi penggunaan pendingin ruangan.

Membuat Ventilasi Silang

Pastikan ruangan di lantai 2 memiliki bukaan agar sirkulasi udara tetap lancar, sehingga ruang terasa sejuk.

Anda bisa membuat ventilasi silang, yang mana udara segar bisa masuk dan mengeluarkan udara panas sehingga ruang tidak terasa pengap ketika ditempati.

Selain menggunakan bukaan jendela, Anda bisa menambahkan ventilasi di bagian atas ruangan agar udara panas bisa keluar lewat atas.

Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Menggunakan jendela memang bisa memperlancar sirkulasi udara, namun Anda tetap perlu menggunakan kanopi, tirai, kisis-kisi, atau secondary skin untuk mengurangi sinar matahari secara langsung.

Anda juga perlu memperhatikan arah bukaan saat merancang desain rumah. Sisi rumah yang terkena sinar matahari sore biasanya butuh perlindungan karena panas bisa bertahan hingga malam hari.

Pilih Material dan Warna yang Tepat

Penggunaan material eksterior dan warna juga bisa mempengaruhi suhu panas. Menggunakan warna lebih terang biasanya dapat memantulkan sinar matahari dibandingkan warna gelap.

Untuk area tertentu, Anda bisa menggunakan material dengan termal yang bagus dan gunakan insulasi agar suhu panas tidak mudah masuk ke dalam ruangan lantai 2.

Membuat Plafon Lebih Tinggi

Cara terakhir yaitu bisa membuat plafon lebih tinggi. Cara ini dapat mempengaruhi kenyamanan di lantai 2. Jika plafon terlalu rendah biasanya terasa lebih panas.

Plafon yang lebih tinggi biasanya dapat menahan udara panas sebelum dikeluarkan melalui ventilasi. Namun, ketinggian plafon tetap perlu disesuaikan dengan ukuran ruang dan desain rumah.

Kesimpulan

Penyebab lantai 2 rumah lebih panas karena lebih dekat dengan atap dan menerima paparan matahari lebih tinggi.

Kondisi ini bisa lebih parah jika ventilasinya kurang baik, material atap, insulasi yang minim, serta desain bukaan yang tidak optimal.

Dengan menggunakan ventilasi dan insulasi yang tepat dapat membuat ruang lantai 2 jadi lebih sejuk dan nyaman.

Lantai 2 rumah Anda terlalu panas? Konsultasikan bersama MBD Kontraktor untuk mendapatkan solusi desain dan konstruksi yang lebih nyaman!

Baca Juga : 7 Material Bangunan yang Tidak Menyerap Panas

Pertanyaan Umum (FAQ)

Mengapa lantai 2 rumah lebih panas?

Hal ini dikarenakan lebih dekat dengan atap dan menerima paparan sinar matahari lebih banyak.

Apakah jenis atap mempengaruhi suhu lantai 2?

Material dan desain atap dapat mempengaruhi seberapa banyak panas masuk ke ruang di bawahnya.

Apakah ventilasi dapat mengurangi panas di lantai 2?

Bisa. Ventilasi dapat membantu mengeluarkan udara panas dan meningkatkan sirkulasi udara.

Bagaimana cara mengurangi panas di lantai 2?

Anda bisa menggunakan insulasi atap, ventilasi, perlindungan pada jendela, dan material yang sesuai untuk mengurangi panas.

Apakah warna atap dapat mempengaruhi suhu rumah?

Ya. Warna atap yang lebih terang cenderung memantulkan lebih banyak radiasi matahari dibandingkan warna yang gelap.