Material Bangunan yang Tidak Menyerap Panas

7 Material Bangunan yang Tidak Menyerap Panas

Material Bangunan yang Tidak Menyerap Panas — Banyak orang mengira kalau rumah terasa panas disebabkan sinar matahari yang langsung masuk melalui bukaan jendela atau pintu. Padahal, penggunaan material bangunan juga bisa jadi penyebabnya.

Maka dari itu, sebelum membeli material bangunan ada baiknya Anda cek terlebih dahulu apakah material tersebut menyerap panas atau tidak.

Jika bingung, Anda bisa tanyakan langsung ke pegawai toko bangunan, apa saja jenis material bangunan yang tidak menyerap panas. Nantinya, mereka akan memberikan beberapa rekomendasi jenis materialnya.

Atau Anda bisa cek sendiri jenis material bangunan yang tidak menyerap panas di artikel MBD Kontraktor kali ini agar tidak salah pilih materialnya.

Baca Juga : 5 Tips Bikin Rumah Adem Tanpa AC, Dijamin Sejuk!

Mengapa Penggunaan Material Berpengaruh Pada Suhu Rumah?

Sebelum membahas jenis material bangunan yang tidak menyerap panas, ada baiknya Anda perlu tahu alasan mengapa penggunaan material sangat berpengaruh pada suhu rumah.

Dengan mengetahui alasan tersebut, Anda bisa lebih teliti lagi saat memilih material bangunan agar rumah tetap terasa nyaman dan adem tanpa harus selalu menggunakan AC.

Berikut beberapa alasan mengapa penggunaan material berpengaruh pada suhu rumah!

Setiap Material Punya Kemampuan Menyerap Panas yang Berbeda

Material Bangunan yang Tidak Menyerap Panas

Perlu Anda tahu, tidak semua material bangunan punya karakteristik yang sama. Ada material yang mudah menyerap panas, dan ada juga yang bisa memantulkan panas sehingga rumah lebih sejuk tanpa harus menggunakan AC atau kipas angin.

Contohnya, menggunakan atap tanpa adanya lapisan insulasi lebih mudah menghantarkan panas ke dalam rumah, dibandingkan atap yang sudah menggunakan lapisan insulasi.

Begitu juga penggunaan warna material, yang mana warna gelap biasanya lebih mudah menyerap panas dibandingkan warna terang.

Material Bisa Menentukan Kecepatan Perpindahan Panas

Material Bangunan yang Tidak Menyerap Panas

Setiap material bangunan memiliki tingkat konduktivitas termal yang berbeda-beda. Konduktivitas merupakan kemampuan material menghantarkan panas.

Material bangunan yang konduktivitasnya tinggi biasanya lebih cepat perpindahan panasnya. Sedangkan material dengan konduktivitas rendah lebih lambat perpindahan panasnya, sehingga rumah Anda lebih sejuk dan nyaman.

Contohnya, penggunaan hebel memiliki kemampuan insulasi yang lebih baik dibandingkan material dinding lainnya. Penambahan lapisan insulasi pada atap juga bisa mengurangi suhu panas yang masuk ke dalam rumah di siang dan sore hari.

Material Dapat Mempengaruhi Stabilitas Suhu Ruangan

Material Bangunan yang Tidak Menyerap Panas

Selain bisa menghantarkan panas, material juga bisa menyimpan suhu panas. Material dengan thermal mass yang baik mampu menyerap panas dan melepaskan suhu tersebut secara bertahap ketika suhu mulai menurun.

Hal ini membuat perubahan suhu di dalam rumah tidak berubah secara drastis. Sehingga suhu rumah lebih stabil, tidak terlalu panas saat siang, dan tidak terlalu dinding saat malam hari.

Agar rumah Anda lebih sejuk di siang dan sore hari, Anda bisa gunakan ventilasi silang dan konsep rumah tropis.

Material Berpengaruh pada Efisiensi Listrik Rumah

Material Bangunan yang Tidak Menyerap Panas

Bangunan rumah yang menggunakan material dengan insulasi yang baik biasanya lebih sedikit menggunakan listrik.

Jika rumah Anda sejuk, maka penggunaan AC tidak terlalu sering digunakan sehingga lebih hemat listrik. Kondisi ini dapat membantu Anda menghemat biaya operasional setiap bulan.

Maka dari itu, pilihlah material berkualitas agar rumah Anda lebih nyaman dan mampu menghemat penggunaan listrik.

Penggunaan Material yang Tepat Mampu Memberikan Kenyamanan

Rumah yang nyaman tidak hanya berdasarkan desain interior atau luas bangunan saja. Ruangan yang panas juga bisa membuat Anda jadi lebih mudah lelah, istirahat tidak nyaman, hingga menurunkan produktivitas.

Maka dari itu, saat membeli material bangunan ada baiknya Anda menyesuaikan dengan iklim di Indonesia. Misalnya:

  • Menggunakan atap berinsulasi
  • Menggunakan cat eksterior yang mampu memantulkan panas
  • Menggunakan kaca low-E
  • Menggunakan plafon yang berongga

Baca Juga : 8 Tips Tata Ruang Rumah Bikin Hunian Terasa Lebih Nyaman

7 Jenis Material Bangunan yang Tidak Menyerap Panas

Setelah mengetahui alasan mengapa penggunaan material bangunan bisa berpengaruh pada suhu rumah, sudah seharusnya Anda lebih teliti saat memilih material.

Berikut ini ada 7 jenis material bangunan yang tidak menyerap panas!

Material Bangunan

Kelebihan 

Cocok Digunakan Pada 

HebelMemiliki pori-pori udara yang dapat membantu menghambat perpindahan panas Dinding rumah 
Insulasi Aluminium Foil Memantulkan sinar panas matahari sebelum masuk ke ruangan Bawah atap 
Atap Metal Berlapis Insulasi Mengurangi suhu panas sekaligus tahan lama dan ringan Penutup atap
Kaca Low-EMengurangi sinar panas matahari namun tetap memasukkan cahaya alami ke dalam rumahJendela dan pintu kaca 
Cat Reflektif Panas Memantulkan sinar matahari sehingga permukaan bangunan tidak cepat panas Dinding dan atap 
Genteng Keramik Menyerap suhu panas lebih lambat dibanding beberapa jenis penutup atap lainnya, dan memiliki sirkulasi udara yang baik Atap rumah 
Panel Insulasi Memiliki lapisan inti insulasi yang mampu menahan panasDinding dan atap bangunan 

Baca Juga : 7 Cara Tata Ruang Rumah Minimalis Bikin Ruangan Lebih Luas

Kesimpulan

Memilih material bangunan yang tidak menyerap panas merupakan langkah paling penting agar rumah Anda lebih sejuk, nyaman, dan hemat energi.

Anda bisa tentukan material bangunan sejak awal pembangunan, sehingga bisa membuat rumah lebih nyaman sekaligus mengurangi penggunaan AC atau kipas angin.

Jika Anda berencana mau bangun rumah dengan material berkualitas yang disesuaikan dengan iklim tropis, MBD Kontraktor siap bantu Anda mulai dari tahap desain, pemilihan material, hingga proses pembangunan.

Hubungi tim MBD Kontraktor sekarang untuk konsultasi GRATIS dan wujudkan rumah impian yang nyaman untuk jangka panjang!

Baca Juga : 7 Inspirasi Rumah Minimalis Sederhana yang Bikin Nyaman!

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa saja material bangunan yang tidak menyerap panas?

Bata ringan, atap UPVC, kaca Low-E, kayu, dan cat reflektif panas merupakan material yang dikenal mampu mengurangi penyerapan panas pada bangunan.

Apakah hebel bisa buat rumah lebih sejuk dibanding bata merah?

Hebel memiliki kemampuan insulasi termal yang lebih baik sehingga lebih efektif menyerap panas. Namun, efektivitasnya tetap bergantung pada desain bangunan rumah secara keseluruhan. 

Atap apa yang paling cocok untuk rumah di daerah panas?

Atap UPVC, genteng keramik, atau atap metal yang dilengkapi insulasi merupakan pilihan yang tepat untuk membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah.

Apakah penggunaan kaca membuat rumah lebih panas?

Bisa, terutama jika menggunakan kaca bening biasa pada area yang terkena sinar matahari langsung. Penggunaan kaca Low-E atau kaca film dapat mengurangi panas tanpa mengurangi pencahayaan alami. 

Apakah memilih material yang tepat bisa mengurangi penggunaan AC?

Bisa. Material dengan kemampuan insulasi yang baik dapat menjaga suhu dalam ruangan lebih stabil sehingga kebutuhan penggunaan AC dapat berkurang dan penggunaan listrik jadi lebih hemat.