7 Tips Bangun Rumah Kecil Sederhana di Desa Biar Hemat Budget!

Rumah Kecil Sederhana di Desa
5
(4009)

Bangun rumah kecil sederhana di desa merupakan pilihan paling tepat jika Anda ingin menerapkan gaya hidup slow living atau sekedar menikmati masa pensiun.

Tak jarang orang-orang rela beli tanah di desa hanya untuk bangun rumah sederhana namun nyaman untuk kumpul bersama keluarga. Ada beberapa alasan mengapa mereka lebih memilih bangun rumah kecil sederhana di desa dibanding di kota, di antaranya:

  • Harga tanah yang lebih murah dibanding di kota
  • Biaya hidupnya lebih murah
  • Kualitas hidupnya lebih baik
  • Lingkungannya masih asri dan tidak terlalu banyak polusi
  • Akses menuju ke wisata alam lebih mudah dan dekat

Beberapa alasan tersebut tentunya sangat menguntungkan Anda karena tidak perlu banyak biaya untuk bangun rumah.

Walaupun memberikan keuntungan, Anda tetap perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum bangun rumah di desa agar tidak terkejut jika terjadi hal yang tidak diinginkan atau tidak sesuai rencana.

Selain harus mempertimbangkan beberapa hal, Anda juga perlu cari tahu tips bangun rumah kecil sederhana di desa agar pembangunan berjalan lancar sesuai rencana Anda.

Anda bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini sampai selesai untuk penjelasan lebih lengkap mengenai tips dan pertimbangan sebelum bangun rumah di desa agar bisa menghemat budget Anda.

Simak penjelasannya lebih lengkap di pembahasan berikut ini!

Baca Juga : 8 Trik Rumah Kecil Biar Terlihat Lebih Luas & Nyaman

Mau Bangun Rumah Kecil Sederhana di Desa? Ini 7 Tips Biar Anda Bisa Hemat Budget!

Bangun rumah di desa dan di kota tentunya memiliki perbedaan dari beberapa segi, mulai dari anggaran hingga tenaga kerja.

Makanya, sebelum bangun rumah di desa perlu cari tahu beberapa tipsnya biar anggaran pembangunan tidak melebihi budget Anda.

Simak 7 tips bangun rumah kecil sederhana di desa berikut ini!

Tentukan Desain Rumah Sejak Awal

Tips paling penting sebelum bangun rumah sudah pasti harus menentukan desain rumah sejak awal!

Hal tersebut dapat meminimalisir perubahan desain di tengah jalan, yang mana membutuhkan biaya tambahan yang tidak sedikit.

Jika Anda berencana bangun rumah di desa disarankan menggunakan desain yang sederhana dan simple, seperti rumah berbentuk persegi atau persegi panjang. Desain seperti itu biasanya lebih hemat biaya dan lebih mudah proses pengerjaannya.

Gunakan Ukuran Ruangan yang Efisien

Tata ruang yang tepat buat rumah kecil jadi lebih luas dan rapi. Anda juga bisa menggunakan ukuran ruang yang efisien sesuai kebutuhan, misalnya:

  • Kamar tidur yang tidak terlalu besar
  • Ruang tamu menyatu dengan ruang keluarga
  • Minim menggunakan sekat agar ruang lebih luas

Pada intinya, semakin sedikit penggunaan sekat, semakin hemat biaya material dan tenaga kerja!

Gunakan Material Lokal yang Berkualitas

Biar menghemat budget pembangunan, Anda bisa gunakan material bangunan lokal yang berkualitas. Biasanya, harga bahan bangunan lokal lebih murah karena biaya pengirimannya lebih murah. Berikut contohnya:

  • Batu bata lokal
  • Produsen material kayu di daerah sekitar
  • Pasir dan batu dari supplier terdekat

Walaupun lebih murah harganya, Anda tetap perlu pastikan kualitasnya bagus agar bangunan rumah tetap kokoh dan tahan lama.

Bangun Rumah Secara Bertahap

Jika budget terbatas, Anda bisa bangun rumah kecil sederhana di desa secara bertahap. Anda bisa fokus ke beberapa bagian utama seperti:

  • Pondasi bangunan
  • Struktur utama
  • 1-2 kamar tidur
  • Kamar mandi

Untuk bagian lain seperti dapur tambahan atau teras bisa dilanjutkan di kemudian hari jika dana Anda sudah terkumpul lagi.

Gunakan Tenaga Kerja Lokal

Jika Anda ingin menghemat biaya pembangunan, Anda bisa menggunakan tenaga kerja lokal di sekitar desa. Selain lebih murah, mereka juga lebih paham kondisi tanah dan lingkungan sekitar.

Maka dari itu, kalau ingin gunakan kontraktor atau pemborong pilihlah yang lokal karena mereka lebih paham dan lebih terkontrol.

Maksimalkan Pencahayaan Alami & Ventilasi

Lingkungan di desa biasanya masih asri, maka Anda bisa manfaatkan lingkungan tersebut dengan membuat bukaan besar dan ventilasi silang.

Dengan begitu, Anda bisa menghemat biaya listrik karena tidak terlalu sering menggunakan alat elektronik seperti lampu atau AC di pagi atau siang hari.

Membuat RAB yang Detail

Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah dokumen penting agar pembangunan rumah tetap sesuai budget Anda. Berikut rincian biaya yang ada di RAB:

  • Material
  • Upah tenaga kerja
  • Biaya tambahan tak terduga

Adanya RAB, Anda bisa mengontrol pengeluaran dan menghindari pemborosan biaya selama proses pembangunan berlangsung.

Baca Juga : 8 Tips Memilih Mitra Bangun Rumah Agar Tak Salah Pilih!

4 Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan Sebelum Bangun Rumah di Desa

Sebelum bangun rumah di desa, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu agar saat menyusun perencanaannya lebih mudah.

Berikut 4 hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum bangun rumah kecil sederhana di desa:

Akses Jalan & Transportasi

Rumah Kecil Sederhana di Desa

Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan sebelum bangun rumah di desa yaitu akses jalan menuju lokasi pembangunan.

Pastikan jalan menuju ke lokasi pembangunan lebar dan bisa dilalui kendaraan, khususnya truk dan pickup. Jika akses jalan terlalu sempit atau sulit dijangkau, yang ada biaya pembangunan bisa mahal karena biaya pengiriman material.

Selain itu, Anda perlu pertimbangkan akses transportasi sehari-hari. Apakah mudah menuju ke fasilitas umum, kantor, atau sekolah? Jangan sampai rumah sudah selesai dibangun tapi akses transportasinya mengalami kendala.

Ketersediaan Air Bersih

Rumah Kecil Sederhana di Desa

Air merupakan kebutuhan utama dalam pembangunan rumah. Di desa, biasanya tidak semua lokasi punya akses air bersih. Maka, Anda perlu pastikan apakah daerah tersebut punya sumber air atau tidak.

Jika tidak ada, Anda harus buat sumur bor dan perlu perhitungan juga kedalaman dan kualitas airnya. Untuk biaya pengeboran sumur cukup besar jika lokasinya sulit air.

Maka dari itu, pastikan ketersediaan air bersih saat survei agar tidak ada biaya tambahan saat pembangunan berlangsung.

Kondisi Tanah & Lingkungan Sekitar

Rumah Kecil Sederhana di Desa

Kondisi tanah sangat mempengaruhi kekuatan dan biaya struktur rumah. Tanah yang lembek atau berada di area rawa butuh pondasi khusus yang tentunya lebih mahal. Sebaliknya, tanah yang keras lebih aman dan terjangkau biayanya.

Selain itu, perhatikan juga resiko lingkungan seperti banjir, longsor, atau genangan air saat musim hujan. Jangan mudah tergiur beli tanah murah dan mengabaikan faktor keamanan jangka panjang.

Ketersediaan Material & Tukang

Rumah Kecil Sederhana di Desa

Berbeda dengan di kota, di desa pilihan tukang dan materialnya lebih terbatas. Maka dari itu, pastikan Anda mendapatkan tukang yang benar-benar berpengalaman dan terpercaya.

Kalau bisa hindari menggunakan tukang yang tidak jelas reputasi dan pengalamannya.

Selain itu, Anda bisa cek ketersediaan toko material terdekat. Jika harus mengambil material dari kota, biaya transportasi bisa mempengaruhi total anggaran pembangunan.

Kesimpulan

Membangun rumah kecil sederhana di desa bisa menghemat biaya jika dilakukan dengan perencanaan yang tepat.

Mulai dari desain yang simpel, pemilihan material lokal, hingga strategi pembangunan bertahap, semuanya berperan penting dalam menghemat biaya pembangunan.

Paling terpenting, jangan hanya fokus pada murahnya biaya, tapi juga pastikan kualitas bangunan tetap terjaga agar rumah nyaman dan tahan lama.

Bagi Anda yang ingin bangun rumah di desa daerah Medan, Anda bisa percayakan MBD Kontraktor yang terbukti berpengalaman dan terpercaya.

Ingin diskusi lebih lanjut? Anda bisa 📲 konsultasi GRATIS sekarang bersama tim profesional kami!

Baca Juga : Mau Bangun Rumah Budget 100 Juta? Ini Rincian Lengkapnya!

Pertanyaan Umum (FAQ)

Berapa biaya rata-rata bangun rumah kecil di desa?

Biaya bangun rumah kecil di desa bervariasi tergantung luas bangunan, material, dan lokasi. Umumnya berkisar mulai dari Rp2 juta – Rp4 juta per meter persegi untuk spesifikasi sederhana.

Apakah bangun rumah di desa lebih hemat dibanding di kota?

Ya, umumnya lebih hemat biaya karena harga tanah lebih murah, biaya tenaga kerja lebih rendah, dan material lokal lebih mudah didapat sehingga mengurangi biaya distribusi.

Material apa yang paling hemat untuk bangun rumah di desa?

Material lokal seperti batu bata, batako, kayu lokal, serta pasir dari daerah sekitar biasanya lebih hemat biaya. Namun tetap penting memastikan kualitasnya agar rumah tetap kuat dan tahan lama.

Apakah rumah kecil bisa tetap terasa luas dan nyaman?

Bisa. Dengan desain minimalis, penggunaan warna terang, minim sekat, serta pencahayaan alami yang maksimal, rumah kecil bisa terasa lebih lega dan nyaman untuk dihuni.

Apakah sebaiknya langsung bangun rumah selesai atau bertahap?

Jika budget terbatas, membangun secara bertahap adalah pilihan yang bijak. Prioritaskan struktur utama terlebih dahulu, lalu lanjutkan bagian tambahan saat dana sudah tersedia.

Seberapa bermanfaat postingan ini untuk Anda?

Klik bintang untuk memberikan penilaian Anda!

Berdasarkan penilaian 4009 orang, rating rata-rata saat ini: 5

Belum ada yang memberi suara. Jadilah yang pertama menilai postingan ini!

Karena kamu merasa tulisan ini bermanfaat...

Ikuti kami juga di media sosial, yuk!

Mohon maaf jika artikel ini kurang membantu

Bantu kami jadi lebih baik!

Apa yang bisa kami perbaiki dari tulisan ini?