Harga Material

Harga Material Online vs Offline: Selisihnya Bikin Kaget!

Harga Material — Teknologi yang semakin maju ternyata berdampak ke berbagai aspek, khususnya di bidang konstruksi. Kalau dulu Anda hanya bisa beli material langsung toko bangunan, sekarang ini Anda sudah bisa beli material bangunan secara online.

Adanya marketplace mempermudah Anda berbelanja material bangunan secara online. Anda bisa beli material yang stoknya habis atau tidak ada di toko bangunan. Jadi, Anda tak perlu khawatir kehabisan barang atau bingung mencari alternatif material bangunan.

Hanya saja, harga material online dan offline punya selisih harga yang cukup jauh berbeda.

Harga material di online dan offline yang berbeda mengharuskan Anda untuk lebih teliti lagi saat membeli material bangunan agar biaya pembangunan tidak membengkak saat proyek sedang berlangsung.

Jika Anda penasaran mengenai perbandingan harga material online dan offline, Anda bisa simak artikel MBD Kontraktor kali ini sampai selesai untuk cari lebih tahu perbandingan harga yang sebenarnya.

Baca Juga : Catat! Daftar Harga Material Bangunan Ini Sering Naik

Perbandingan Harga Material Online vs Offline yang Sebenarnya

Harga Material

Beli kebutuhan bangun atau renovasi rumah saat ini tak perlu repot lagi, Anda bisa gunakan 2 pilihan ingin belanja material secara online atau offline.

Hanya saja, belanja material secara online dan offline punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Kalau belanja bahan bangunan secara online, Anda bisa dapatkan material yang stoknya habis di toko bangunan. Sedangkan belanja secara offline, Anda bisa langsung beli bahan bangunan tanpa menunggu waktu lama.

Selain memiliki kelebihan dan kekurangan, beli bahan bangunan online dan offline harganya juga berbeda.

Jika Anda penasaran berapa perbandingan harga material online dan offline yang sebenarnya, Anda bisa simak pembahasan berikut ini untuk lebih detailnya, ya!

Material

Harga Online Harga Offline Selisih

Lebih Murah

Semen Tiga Roda 50 kg  Rp75.000 – Rp81.000 Rp57.000 – Rp70.000  Hingga Rp11.000 Offline
Semen Gresik 50 kg  Rp70.000 – Rp86.000  Rp55.000 – Rp70.000  Hingga Rp16.000 Offline
Besi Beton Polos 10 mm Rp76.000 – Rp88.000  Rp58.000 – Rp76.000  Hingga Rp12.000  Offline
Besi Beton Ulir 10 mm Rp80.000 – Rp90.000  Rp68.000 – Rp76.000  Hingga Rp14.000  Offline
Bata Ringan/Hebel per m³ Rp620.000 – Rp760.000  Rp580.000 – Rp700.000  Hingga Rp60.000 Offline
Keramik 40×40 per dus Rp58.000 – Rp85.000  Rp55.000 – Rp78.000  Hingga Rp7.000 Offline
Cat Tembok 25 kg Rp280.000 – Rp360.000  Rp300.000 – Rp380.000  Hingga Rp20.000 Online
Kran Air Stainless Rp45.000 – Rp120.000  Rp65.000 – Rp150.000  Hingga Rp30.000 Online
Lampu LED Rumah Rp18.000 – Rp65.000  Rp25.000 – Rp80.000 Hingga Rp15.000 Online
Stop Kontak Premium Rp25.000 – Rp75.000  Rp35.000 – Rp90.000 Hingga Rp15.000 Online

Perbandingan harga material bangunan di atas berdasarkan data marketplace, distributor, dan toko bangunan Indonesia.

Jika Anda bingung ingin mengutamakan beli material mana saja secara offline maupun online, Anda bisa simak pembahasan artikel berikut ini!

Harga Material yang Lebih Murah Dibeli Offline

Berikut 3 bahan bangunan yang lebih murah dibeli offline:

Semen Harga semen lebih murah beli langsung di toko bangunan atau distributor. Jika beli secara online, biaya pengiriman buat harga total jadi lebih mahal.
Besi beton Sama seperti semen, harga besi beton biasanya lebih murah jika dibeli langsung di toko bangunan. 

Alasan mengapa besi beton lebih mahal jika beli secara online karena bobotnya berat dan panjangnya 12 meter sehingga biaya pengiriman jadi lebih mahal.

Hebel & Pasir Material bata ringan dan pasir jauh lebih murah harganya jika beli langsung di toko bangunan.

Biasanya, toko bangunan punya armada sendiri sehingga biaya distribusi lebih murah dibandingkan beli di marketplace.

Baca Juga : Harga Material Bangun Rumah Naik? Ini Solusi Tepatnya

Harga Material yang Lebih Murah Dibeli Online

Berikut 3 bahan bangunan yang lebih murah dibeli online:

Peralatan elektrikal Barang seperti lampu LED, stop kontak, fitting lampu, atau saklar biasanya lebih murah jika dibeli online. Hal tersebut karena banyak distributor resmi yang menjual peralatan elektrikal di marketplace. Selain itu, barang elektrikal relatif lebih ringan sehingga ongkos kirimnya tidak terlalu mahal.
Kran & sanitary Untuk beli produk sanitary lebih disarankan beli di marketplace karena selalu ada diskon. Namun, Anda tetap cek kualitas dan keaslian produknya karena banyak barang KW yang bereda.
Cat tembok Harga material cat tembok lebih murah jika dibeli secara online karena selalu mendapatkan promo cashback atau voucher.

Jika Anda ingin beli eceran, disarankan beli secara online karena lebih hemat. Tapi kalau Anda ingin beli dalam jumlah banyak, Anda bisa beli langsung ke toko bangunan karena lebih murah.

Kesimpulan

Untuk material berat seperti semen, besi beton, pasir, dan bata ringan hampir selalu lebih murah harga material nya jika beli offline karena biaya pengiriman online sangat mahal.

Sebaliknya, harga material finishing dan elektrikal seperti lampu, stop kontak, kran, dan cat lebih murah harganya jika beli secara online karena banyak promo marketplace.

Pada intinya, strategi terbaik untuk menghemat budget bangun rumah yaitu membeli material secara online dan offline sesuai jenis materialnya.

Dengan perencanaan yang tepat, Anda bisa menghemat biaya sampai jutaan rupiah tanpa harus mengorbankan kualitas bangunan rumah.

Jika Anda berencana mau bangun rumah tanpa harus repot memikirkan harga material atau mencari bahan bangunan yang sesuai kebutuhan pembangunan rumah, Anda bisa percayakan MBD Kontraktor yang siap bantu Anda mulai dari awal perencanaan hingga selesai pembangunan.

Bagi Anda yang tertarik ingin diskusi lebih lanjut, Anda bisa konsultasi GRATIS sekarang juga bersama tim profesional kami untuk wujudkan hunian impian Anda!

Baca Juga : Mau Cek Harga Material Bangunan Sendiri? Begini Triknya!

Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah harga material bangunan online selalu lebih murah?

Tidak selalu. Material berat seperti semen, besi beton, pasir, dan bata ringan biasanya harganya lebih murah jika beli di toko offline karena biaya ongkir belanja online cukup mahal. Sedangkan material ringan seperti lampu, kran, dan stop kontak sering lebih murah di marketplace karena banyak promo dan cashback.

Material apa saja yang lebih baik dibeli secara offline?

Material struktur seperti semen, besi beton, pasir, batu, dan bata ringan umumnya lebih hemat biaya jika beli langsung di toko bangunan atau distributor karena bisa mendapatkan harga grosir dan ongkir lebih murah.

Apa keuntungan membeli material bangunan secara online?

Keuntungan utama membeli material online adalah lebih praktis, pilihan produk lebih banyak, mudah membandingkan harga material, dan sering tersedia promo diskon, cashback, hingga gratis ongkir untuk beberapa produk tertentu.

Bagaimana cara membandingkan harga material online dan offline dengan benar?

Jangan hanya melihat harga material saja. Hitung juga total biaya seperti ongkos kirim, biaya bongkar, risiko kerusakan barang, dan waktu pengiriman agar perbandingan lebih akurat.

Mana yang lebih cocok untuk proyek rumah skala besar?

Untuk proyek rumah skala besar, belanja online dan offline biasanya paling efisien. Material berat sebaiknya dibeli offline, sedangkan material finishing dan elektrikal bisa dibeli online untuk memanfaatkan promo marketplace.