Panduan Lengkap Renovasi Rumah Menjadi 2 Lantai Biar Kokoh & Tahan Lama

Renovasi Rumah Menjadi 2 Lantai
5
(7898)

Renovasi Rumah Menjadi 2 Lantai — Jumlah anggota keluarga yang semakin bertambah mengharuskan Anda untuk memperluas area rumah agar keluarga Anda tetap nyaman dan aman tinggal di rumah.

Anda bisa pilih ingin memperluas rumah dengan cara horizontal atau vertikal. Berikut perbedaan kedua jenis perluasan rumah tersebut:

Perluasan Horizontal (Samping/Belakang/Depan)

Perluasan Vertikal (Atas/Bertingkat)

➡️Menambah ruangan baru di lahan sisa, Anda bisa memperluas area dapur, membuat ruang keluarga baru, atau menambah kamar tidur

➡️Memperluas area dengan menggunakan konsep open space tanpa harus menambah sekat permanen seperti dinding

➡️Anda bisa menambah lantai dua atau mezanin. Jenis perluasan ini solusi paling tepat kalau Anda tidak punya lahan lagi. Perluasan vertikal butuh struktur pondasi yang kuat agar kokoh dan tidak mudah ambruk

Jika rumah Anda tidak punya lagi lahan sisa namun ingin memperluas area rumah, Anda bisa coba renovasi rumah menjadi 2 lantai!

Untuk renovasi rumah menjadi 2 lantai tentunya butuh persiapan matang dari awal agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan dan standar konstruksi berlaku.

Agar tidak bingung memulai renovasi rumah jadi 2 lantai dari mana, Anda bisa simak pembahasan artikel MBD Kontraktor kali ini lebih lengkap yang akan bahas panduan renovasinya.

Baca Juga : Rincian Harga Renovasi Rumah 2 Lantai Detail & Realistis

Mau Renovasi Rumah Menjadi 2 Lantai? Ini Panduan Lengkapnya!

Renovasi rumah tidak bisa dilakukan sembarangan, walaupun renovasinya skala minor tetap perlu panduan lengkapnya.

Apalagi jika Anda ingin renovasi rumah menjadi 2 lantai, pastinya butuh persiapan matang dan panduan lengkap dari awal sampai jadi.

Agar proses renovasi rumah jadi 2 lantai berjalan lancar dan aman, berikut beberapa panduan lengkap yang perlu Anda ketahui!

Struktur & Pondasi Harus Kuat Menahan Beban

Renovasi Rumah Menjadi 2 Lantai

Saat merenovasi rumah jadi dua lantai penting sekali untuk memastikan struktur bangunan dan pondasinya kuat menahan beban tambahan.

Biasanya, rumah satu lantai dibangun dengan perhitungan struktur yang berbeda dibandingkan rumah dua lantai.

Jika Anda menambahkan lantai baru, maka beban yang harus ditanggung oleh pondasi dan kolom struktur bertambah.

Kalau pondasi bangunan awalnya tidak dibuat untuk dua lantai berisiko mengalami keretakan bahkan bangunan rumah jadi rusak di kemudian hari.

Makanya penting sekali untuk melakukan pengecekan struktur bangunan rumah terlebih dahulu oleh kontraktor berpengalaman seperti MBD Kontraktor untuk menganalisis apakah pondasi bangunan rumah Anda masih cukup kuat atau perlu memperkuat struktur bangunannya.

Kalau struktur bangunannya kurang kuat, maka perlu lakukan penguatan terlebih dahulu seperti:

➡️Menambah kolom & balok
➡️Memperkuat pondasi bangunan rumah

Cara ini penting sekali dilakukan agar renovasi rumah Anda tetap aman untuk jangka panjang!

Mengurus Izin Bangunan (IMB / PBG)

Masih banyak orang yang mengabaikan perizinan saat melakukan renovasi rumah. Padahal, renovasi rumah menjadi 2 lantai butuh izin bangunan (IMB/PBG) karena renovasi tersebut sampai mengubah struktur bangunan.

Dengan mengurus perizinan sebelum memulai proses renovasi, Anda bisa menghindari berbagai masalah hukum di kemudian hari.

Tak hanya itu saja, pengurusan izin juga bisa memastikan apakah desain bangunan rumah Anda sudah sesuai dengan beberapa hal berikut ini atau belum:

➡️Aturan tata ruang
➡️Garis sempadan bangunan
➡️Ketentuan teknis lainnya yang berlaku di daerah Anda

Walaupun terlihat ribet, mengurus izin sejak awal justru membuat proses renovasi berjalan lebih lancar dan aman.

Perhatikan Posisi Tangga

Tangga merupakan bagian paling penting dalam rumah dua lantai. Jika penempatan tangganya tidak tepat bisa buat rumah jadi sempit dan mengurangi fungsi ruang utama.

Makanya, posisi tangga harus direncanakan dengan matang sejak awal. Biasanya, posisi tangga berada di area yang strategis sehingga mudah diakses tanpa ganggu aktivitas lantai bawah.

Selain itu, Anda bisa pilih ingin desain tangga seperti apa. Disarankan memilih desain yang hemat ruang namun tetap nyaman saat digunakan.

Berikut ini beberapa pilihan desain yang sering digunakan saat renovasi rumah jadi 2 lantai:

➡️Tangga lurus
➡️Tangga dengan bentuk huruf L
➡️Tangga spiral untuk rumah dengan ruang terbatas

Dengan perencanaan yang tepat buat rumah Anda tetap terasa luas walaupun menambah lantai!

Baca Juga : Cara Urus IMB Renovasi Rumah dengan Mudah

Cek Instalasi Listrik & Pipa

Renovasi Rumah Menjadi 2 Lantai

Saat menambah lantai baru, maka kebutuhan listrik dan air di rumah juga akan bertambah. Maka dari itu, sebelum renovasi dilakukan pastikan Anda periksa kembali instalasi listrik dan pipa lama terlebih dahulu.

Di beberapa kasus, kapasitas listrik di rumah satu lantai biasanya tidak cukup untuk kebutuhan rumah dua lantai. Anda perlu lakukan upgrade daya listrik agar semua peralatan elektronik bisa digunakan dengan aman.

Berlaku juga pada instalasi pipa air. Jalur pipa harus direncanakan dengan tepat agar distribusi air ke lantai dua tetap lancar dan tidak tersumbat.

Kalau instalasi listrik dan pipa air di rumah Anda sudah cukup lama, sebaiknya perlu diperbarui agar tidak menimbulkan masalah seperti korsleting atau gangguan aliran air yang tersumbat.

Pastikan Ventilasi & Pencahayaan Tetap Baik

Renovasi Rumah Menjadi 2 Lantai

Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat renovasi rumah menjadi 2 lantai yaitu membuat lantai pertama jadi gelap dan pengap!

Hal tersebut terjadi karena tambahan lantai di atas menutup akses cahaya alami yang masuk ke dalam rumah. Makanya penting sekali untuk merencanakan pencahayaan dengan tepat agar rumah tetap nyaman dihuni.

Untuk solusinya, Anda bisa menggunakan bukaan jendela tambahan atau beberapa elemen berikut:

➡️Skylight memungkinkan cahaya alami masuk dari bagian atap rumah
➡️Void membantu sirkulasi udara agar tetap lancar di dalam rumah

Dengan perencanaan ventilasi yang tepat buat rumah dua lantai tetap sejuk, terang, dan nyaman ditinggali.

Desain Fasad Harus Tetap Proporsional

Tak hanya aspek teknis yang harus diperhatikan, tampilan luar rumah juga perlu diperhatikan!

Kalau Anda menambah lantai dua, pastikan desain fasad rumah tetap proporsional dan sesuai dengan bangunan rumah yang lama.

Biasanya kesalahan yang sering terjadi saat renovasi rumah jadi 2 lantai yaitu bagian lantai dua terlihat seperti “menumpang” di atas bangunan lama karena desain yang tidak direncanakan dengan tepat.

Biar tampilan rumah Anda tetap selaras, desain fasad sebaiknya disesuaikan dengan konsep keseluruhan bangunan. Ada beberapa pertimbangan yang perlu Anda lakukan agar rumah 2 lantai terlihat estetik, yaitu:

➡️Pemilihan warna & material
➡️Bentuk bukaan jendela

Desain fasad yang tepat buat renovasi rumah jadi terlihat lebih modern dan menarik!

Membuat Akses Darurat

Panduan terakhir saat renovasi rumah menjadi 2 lantai yang tak kalah penting yaitu membuat akses darurat!

Rumah dua lantai disarankan punya jalur evakuasi agar saat terjadi keadaan darurat seperti gempa atau kebakaran anggota keluarga bisa keluar dari rumah dengan aman.

Ada beberapa solusi yang bisa Anda pertimbangkan yaitu:

➡️Membuat pintu tambahan
➡️Balkon yang bisa diakses dengan mudah
➡️Tangga darurat jika memungkinkan

Perencanaan akses darurat ini biasanya dianggap sepele, padahal sangat penting agar penghuni rumah lebih terjamin keamanannya.

Itulah beberapa panduan yang bisa Anda lakukan jika berencana mau renovasi rumah jadi 2 lantai!

Baca Juga : Renovasi Rumah Tanpa Bongkar Total, Apakah Bisa?

Bagi Anda yang ingin renovasi rumah, bisa percayakan MBD Kontraktor yang siap bantu wujudkan hunian impian Anda agar lebih nyaman dan aman untuk waktu panjang.

Proses pengerjaanya terstruktur sehingga Anda tak perlu lagi khawatir soal hasilnya!

Tertarik bekerja sama dengan MBD Kontraktor? Anda bisa konsultasi GRATIS sekarang bersama tim ahli kami.

Seberapa bermanfaat postingan ini untuk Anda?

Klik bintang untuk memberikan penilaian Anda!

Berdasarkan penilaian 7898 orang, rating rata-rata saat ini: 5

Belum ada yang memberi suara. Jadilah yang pertama menilai postingan ini!

Karena kamu merasa tulisan ini bermanfaat...

Ikuti kami juga di media sosial, yuk!

Mohon maaf jika artikel ini kurang membantu

Bantu kami jadi lebih baik!

Apa yang bisa kami perbaiki dari tulisan ini?