Tahapan Membangun Rumah — Bangun rumah tidak hanya sekedar bangun pondasi dan struktur saja. Ada tahapan lainnya yang juga sangat penting dan bisa membuat bangunan rumah makin kokoh dan tahan lama untuk jangka panjang.
Ada satu saja tahapan yang lewat bisa buat bangunan rumah cepat rusak, dan tentunya Anda perlu keluar biaya lagi untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
Agar tidak ada tahapan membangun rumah yang terlewat, Anda perlu lakukan perencanaan terlebih dahulu sebelum bangun rumah agar pengerjaannya terstruktur sesuai tahapan yang sudah direncanakan dari awal.
Jika ada kesalahan saat mengerjakan tahapan membangun rumah, yang ada hasil bangunan bisa jauh dari ekspektasi Anda.
Biar tidak mengalami kesalahan saat bangun rumah, Anda perlu simak pembahasan artikel MBD Kontraktor yang akan bahas lebih detail mengenai beberapa tahapan membangun rumah yang wajib Anda tahu!
Simak lebih lengkap penjelasannya di pembahasan berikut ini.
Baca Juga : 7 Tahapan Proses Bangun Rumah dari Nol hingga Jadi
Daftar isi
Toggle5 Tahapan Membangun Rumah yang Wajib Anda Tahu Sebelum Bangun Rumah!
Jika ada kesalahan kecil saja saat mengerjakan tahapan bangun rumah bisa buat Anda jadi rugi, mulai dari segi biaya hingga waktu.
Biar tidak melakukan kesalahan yang serupa, berikut ada 5 tahapan membangun rumah yang sebaiknya Anda hindari agar hasilnya sesuai keinginan Anda!
Atap Teras Jangan Terlalu Pendek

Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi dalam tahapan membangun rumah yaitu membuat atap teras terlalu pendek agar tampilan rumah terlihat minimalis.
Atap teras yang terlalu pendek buat air hujan mudah tampias ke area depan rumah. Akibatnya, lantai teras rumah jadi mudah basah dan licin. Bahkan furniture seperti kursi, meja, atau rak sepatu bisa kena air hujan karena atapnya terlalu pendek.
Ukuran atap teras yang ideal harus disesuaikan dengan kebutuhan aktivitas dan kondisi cuaca di daerah tempat tinggal Anda. Atap yang proporsional buat teras rumah tidak mudah tampias saat hujan dan nyaman digunakan setiap hari.
Tak hanya itu, atap teras yang panjang juga bisa melindungi pintu dan dinding rumah dari cuaca ekstrim sehingga lebih awet dalam jangka panjang.
Keramik Kamar Mandi Sebaiknya Full Sampai Atas

Dalam tahapan membangun rumah, area kamar mandi dianggap sebagai area sekunder sehingga banyak orang menghemat biaya pada bagian ini. Salah satunya dengan memasang keramik hanya setengah dinding saja.
Padahal cara tersebut bisa menimbulkan masalah di kemudian hari! Dinding kamar mandi yang tidak dipasang keramik lebih mudah lembab dan berjamur karena lebih sering kena air.
Hal tersebut tentunya buat tampilan kamar mandi jadi kurang bersih, dan kondisi tersebut buat cat cepat rusak dan mengelupas.
Berikut keunggulan menggunakan keramik kamar mandi full sampai atas:
- Tidak mudah lembab
- Mengurangi resiko dinding berjamur
- Lebih mudah dibersihkan
- Tampilan kamar mandi lebih rapi & elegan
Stop Kontak Harus Cukup & Posisinya Tepat

Banyak orang baru sadar kalau stop kontak sangat penting setelah rumah selesai dibangun.
Hal tersebut tentunya merupakan salah satu kesalahan besar dalam tahapan membangun rumah karena berhubungan langsung dengan kenyamanan sehari-hari.
Jika stop kontak yang dipasang kurang buat penghuni rumah jadinya menggunakan colokan tambahan atau terminal listrik.
Hal ini buat tampilan rumah jadi terlihat berantakan dan menimbulkan resiko korsleting jika penggunaan listrik berlebihan.
Maka dari itu, sebelum memulai pembangunan rumah ada baiknya tentukan terlebih dahulu titik stop kontak dengan menyesuaikan kebutuhan aktivitas di setiap ruangan.
Selain itu, posisi stop kontak juga harus strategis agar lebih mudah digunakan tanpa perlu kabel tambahan sehingga buat rumah jadi lebih rapi, nyaman, dan praktis digunakan sehari-hari.
Baca Juga : 6 Kesalahan Fatal Saat Membangun Rumah yang Telat Disadari!
Jangan Lupa Buat Area Gudang

Banyak orang menganggap sepele area gudang, padahal sangat penting dalam tahapan membangun rumah. Alasan mengapa banyak orang tidak membuat gudang karena ingin memperluas ruangan lainnya.
Padahal, seiring waktu barang di rumah Anda pastinya akan terus bertambah dan butuh area gudang untuk menyimpan berbagai barang.
Tanpa adanya area gudang buat rumah terlihat berantakan karena barang-barang berserakan di berbagai sudut ruangan.
Anda tidak harus buat area gudang yang besar. Anda bisa buat tempat penyimpanan kecil di bawah tangga atau ruangan minimalis juga membantu menjaga rumah tetap terlihat rapi.
Adanya area gudang buat tata ruang rumah lebih terorganisir dan nyaman dihuni dalam jangka panjang.
Dinding Bawah Tangga Jangan Cuma Dicat

Kesalahan ini juga sering terjadi dalam tahapan membangun rumah yaitu membiarkan area bawah tangga hanya menggunakan cat biasa saja.
Padahal bawah tangga termasuk area paling sering terkena gesekan kaki, sapu, atau barang lainnya. Akibatnya dinding cepat kotor dan cat lebih mudah rusaknya.
Solusi yang terbaik yaitu menggunakan material seperti keramik atau granit untuk bagian bawah tangga. Material tersebut jauh lebih tahan terhadap berbagai benturan dan lebih mudah dibersihkan.
Selain lebih tahan lama, menggunakan keramik atau granit juga buat tampilan rumah terlihat lebih premium dan rapi.
Walaupun hanya detail kecil, bawah tangga perlu dirancang dengan tepat agar menambah nilai estetik sekaligus mempermudah perawatan rumah sehari-hari.
Kesimpulan
Memahami tahapan membangun rumah bukan hanya soal proses konstruksi, namun juga tentang memikirkan kenyamanan untuk jangka panjang.
Banyak kesalahan kecil yang terlihat sepele ternyata berdampak besar setelah rumah mulai ditempati.
Mulai dari ukuran atap teras, keramik kamar mandi, posisi stop kontak, area gudang, hingga finishing bawah tangga semuanya perlu direncanakan dengan matang sejak awal.
Dengan perencanaan yang tepat, rumah tidak hanya terlihat bagus secara visual, tapi juga nyaman, rapi, dan lebih awet untuk digunakan bertahun-tahun.
Jika Anda berencana mau bangun rumah juga tapi bingung mulai tahapan membangun rumah dari mana, Anda bisa gunakan MBD Kontraktor sebagai partner bangun hunian impian Anda dengan proses terstruktur dan hasil yang presisi.
Tertarik ingin berdiskusi lebih lanjut? Anda bisa konsultasi GRATIS bersama tim profesional kami sekarang juga!
Baca Juga : Tahapan Membangun Rumah 2 Lantai yang Perlu Kamu Ketahui!
Pertanyaan Umum (FAQ)
| Apa saja tahapan membangun rumah yang paling penting? Tahapan membangun rumah yang paling penting meliputi perencanaan desain, penyusunan anggaran, pemilihan material, proses pembangunan, hingga tahap finishing. Perencanaan yang matang di awal sangat menentukan hasil akhir rumah. |
| Kenapa atap teras tidak boleh terlalu pendek? Atap teras yang terlalu pendek membuat air hujan lebih mudah tampias ke area depan rumah. Akibatnya, teras jadi cepat basah, licin, dan kurang nyaman digunakan sehari-hari. |
| Apakah keramik kamar mandi harus dipasang full sampai atas? Sebaiknya iya. Keramik full sampai atas lebih tahan lembab, mengurangi resiko jamur, lebih mudah dibersihkan, dan membuat tampilan kamar mandi terlihat lebih rapi. |
| Mengapa posisi stop kontak harus direncanakan sejak awal? Penempatan stop kontak yang tepat membuat rumah lebih praktis digunakan dan mengurangi penggunaan colokan tambahan yang bisa membuat ruangan terlihat berantakan. |
| Apakah gudang penting dalam rumah minimalis? Sangat penting. Gudang membantu menyimpan barang agar rumah tetap rapi dan tidak mudah penuh. Bahkan rumah minimalis tetap disarankan memiliki area penyimpanan khusus meskipun ukurannya kecil. |
Seberapa bermanfaat postingan ini untuk Anda?
Klik bintang untuk memberikan penilaian Anda!
Berdasarkan penilaian 2006 orang, rating rata-rata saat ini: 5
Belum ada yang memberi suara. Jadilah yang pertama menilai postingan ini!
Mohon maaf jika artikel ini kurang membantu
Bantu kami jadi lebih baik!
Apa yang bisa kami perbaiki dari tulisan ini?





